Analisis Faktor yang Memengaruhi Terbentuknya Permukiman Kumuh di RW 4 kelurahan Bandengan

Authors

  • Fitri Dwi Lestari Sultan Agung Islamic University image/svg+xml Author
  • Ardiana Yuli Puspitasari Sultan Agung Islamic University image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jrph.v2i2.1129

Keywords:

Permukiman kumuh, Faktor Fisik, Faktor Non-fisik, Kampung Nelayan, Analisis Faktor

Abstract

Kelurahan Bandengan merupakan kawasan pesisir di Kecamatan Kendal yang memiliki potensi sebagai kampung nelayan dan penghasil olahan hasil laut. Namun, wilayah ini juga menghadapi permasalahan permukiman kumuh dan banjir rob yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan. RW 4 merupakan kawasan dengan klasifikasi kumuh berat serta memiliki tingkat kerawanan banjir rob yang tinggi. Kondisi tersebut diperparah oleh rendahnya kualitas infrastruktur, seperti jalan lingkungan, drainase, dan pengelolaan persampahan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya permukiman kumuh di RW 4 Kelurahan Bandengan Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis CFA (Confirmatory Factor Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya permukiman kumuh di RW 4 Kelurahan Bandengan dibagi menjadi faktor fisik dan nonfisik. Faktor fisik meliputi kualitas bangunan, infrastruktur, dan geografis. Adapun faktor nonfisik meliputi kondisi sosial, ekonomi, budaya, legalitas lahan & kelembagaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arajuo, C. M., Astuti, W., & Yudana, G. (2023). Faktor Penyebab Permukiman Kumuh di Kawasan Semanggi, Kota Surakarta. Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, 155-169.

Hariyanto, A. (2008). STRATEGI PENANGANAN KAWASAN KUMUH SEBAGAI UPAYA MENCIPTAKAN LINGKUNGAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN YANG SEHAT (Contoh Kasus : Kota Pangkalpinang). Bandung: Jurnal PWK Unisba.

Krisandriyana, M., Astuti, W., & Fitriarini, E. (2019). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI SURAKARTA. Desa-Kota, 24-33.

Kusnaeni, A. (2022). KAJIAN KARAKTERISTIK PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN BANDENGAN KECAMATAN KOTA KENDAL KABUPATEN KENDAL. Semarang: USM Science.

Prayitno, B. (2014). Skema Inovatif Penanganan Permukiman Kumuh. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Putra, K. E., & Andriana, M. (2017). FAKTOR PENYEBAB PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN BAGAN DELI BELAWAN KOTA MEDAN. Jurnal Arsitektur dan Perkotaan, 97-104.

Putri, G. T., Karmilah, M., & Rahman, B. (2023). Tipologi Permukiman Kumuh Pesisir. Jurnal Kajian Ruang, 72-104.

Saputra, W., Sukmaniar, & Hermansyah, M. H. (2022). PERMUKIMAN KUMUH PERKOTAAN: PENYEBAB, DAMPAK DAN SOLUSI. Jurnal Ilmu Lingkungan, 12-17.

Surtiani, E. E. (2006, Agustus 15). Undip Repository. Retrieved from UNDIP Website: https://eprints.undip.ac.id/15530/

Published

2026-10-23

How to Cite

Analisis Faktor yang Memengaruhi Terbentuknya Permukiman Kumuh di RW 4 kelurahan Bandengan . (2026). Journal of Research and Public Horizons, 2(2), 109-124. https://doi.org/10.65244/jrph.v2i2.1129

Similar Articles

21-28 of 28

You may also start an advanced similarity search for this article.