Pengembangan Pemahaman Konsep Bangun Ruang melalui Jaring-Jaring Kubus dan Balok
DOI:
https://doi.org/10.65244/jep.v2i1.550Keywords:
Pemahaman Konsep, Bangun Ruang, Jaring-Jaring Kubus dan Balok, Pembelajaran Geometri, Mahasiswa PGSDAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman konsep bangun ruang melalui pembuatan jaring-jaring kubus dan balok dalam proses pembelajaran. Pembelajaran bangun ruang pada mahasiswa PGSD membutuhkan cara yang dapat membantu mereka memahami bentuk secara lebih nyata dan mudah dibayangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang bersumber dari kajian literatur serta pengalaman pembelajaran di kelas. Pembuatan jaring-jaring kubus dan balok digunakan sebagai kegiatan belajar yang membantu mahasiswa memahami hubungan antara sisi, rusuk, dan titik sudut dengan lebih runtut. Melalui aktivitas ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep bangun ruang secara teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana bentuk tiga dimensi dapat dibentangkan menjadi dua dimensi. Pembahasan dalam artikel ini menunjukkan bahwa penggunaan jaring-jaring sebagai media pembelajaran dapat membantu memperkuat pemahaman konsep, membuat mahasiswa lebih aktif saat belajar, serta menjadikan proses pembelajaran geometri terasa lebih bermakna. Dengan demikian, pembuatan jaring-jaring kubus dan balok dapat menjadi salah satu alternatif cara mengajar yang efektif untuk memperdalam penguasaan materi bangun ruang pada mahasiswa PGSD.
Downloads
References
Heruman. (2014). Model pembelajaran matematika di sekolah dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhassanah, N., Sujadi, I., & Riyadi. (2014). Analisis Keterampilan Geometri Siswa Dalam Memecahkan Masalah Geometri Berdasarkan Tingkat Berpikir Van Hiele. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 2(1), 54–66.
Nurhasanah, F., Kusumah, Y. S., & Sabandar, J. (2017). Concept of Triangle: Examples of Mathematical Abstraction in Two Different Contexts. International Journal on Emerging Mathematics Education, 1(1), 53.
Rahmah, N. (2019). Pemahaman konsep bangun ruang pada pembelajaran matematika sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 4(2), 85–92.
Ruseffendi, E. T. (2006). Pengantar kepada membantu guru mengembangkan kompetensinya dalam pengajaran matematika. Bandung: Tarsito.
Suharta, I. G. P. (2018). Penguatan pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 11(1), 1–10.
Suharjana, A. (2008). Mengenal bangun ruang dan sifat-sifatnya di sekolah dasar. Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika.
Wahyudi. (2017). Penggunaan media konkret dalam pembelajaran geometri di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 3(1), 45–53.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.








