Analisis Konseptual Pembelajaran Geometri Bangun Datar Melalui Pendekatan Etnomatematika di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.65244/jep.v2i1.549Keywords:
Analisis Konseptual, Etnomatematika, Geometri Bangun Datar, Pemahaman Konseptual, Sekolah DasarAbstract
Pembelajaran geometri bangun datar pada jenjang sekolah dasar berperan penting dalam membentuk kemampuan berpikir spasial, visualisasi, dan pemahaman struktur matematis siswa. Dalam praktiknya, penyampaian materi masih sering berfokus pada penerapan rumus dan prosedur perhitungan sehingga siswa kurang memperoleh pemahaman terhadap makna konseptual dari setiap bentuk geometri. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah etnomatematika, yaitu pendekatan yang memanfaatkan unsur budaya sebagai konteks dalam menjelaskan konsep matematika formal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis konseptual terhadap pembelajaran geometri bangun datar melalui pendekatan etnomatematika di sekolah dasar. Metode yang digunakan berupa studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional yang relevan dengan tema kajian. Analisis difokuskan pada landasan teoretis, bentuk implementasi pembelajaran berbasis budaya, serta tantangan yang muncul dalam penerapannya. Hasil sintesis menunjukkan bahwa berbagai artefak budaya, seperti struktur bangunan tradisional, kerajinan anyaman, motif tekstil daerah, dan permainan tradisional, memiliki keterkaitan dengan konsep bangun datar dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman konseptual siswa. Meskipun demikian, keberhasilan penerapan pendekatan ini bergantung pada kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang sistematis dan kontekstual.
Downloads
References
Astuti, A. F., Yusup, R., & Fahmi, S. (2025). Implementasi etnomatematika pada anyaman bambu untuk peningkatan hasil belajar geometri bangun datar. Jurnal Cakrawala Pendas, 11(2), 215–228. https://doi.org/10.31949/jcp.v11i2.25954
Inzoni, I., & Agusdianita, N. (2023). Konsepsi geometri pada etnomatematika pane sebagai sumber belajar matematika di sekolah dasar. JURIDIKDAS: Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 5(3), 285–296. https://doi.org/10.33369/juridikdas.v5i3.21042
Kurino, Y. D., Herman, T., Turmudi, T., & Wahyudin, W. (2022). Eksplorasi etnomatematika rumah adat Panjalin pada materi konsep dasar geometri di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(1), 30–41. https://doi.org/10.31949/jcp.v8i1.1937
Maida, D. E., Putra, Z. H., Fendrik, M., & Zufriady, Z. (2025). Etnomatematika pada tabak Melayu Riau sebagai sumber belajar materi geometri di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 410–422. https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.33513
Nasiruddin, F. A. Z., & Jainuddin, J. (2023). Eksplorasi etnomatematika terhadap pola geometri bangun datar pada baju adat Cele Maluku. Aksioma: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 12(2), 145–156. https://doi.org/10.22487/aksioma.v12i2.4337
Nur Aini, F., & Sari, A. D. I. (2024). Implementasi etnomatematika dalam permainan materi geometri di sekolah dasar. ALENA: Journal of Elementary Education, 2(2), 95–108. https://doi.org/10.59638/jee.v2i2.153
Ain, S. Q., Lingga, L. J., Sakila, N., & Yoanda, W. (2023). Eksplorasi konsep geometri dalam kearifan lokal kain songket dan pakaian Melayu. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2), 210–221. https://doi.org/10.37329/ganaya.v8i2.4192
Putri, N. N. P., & Mariana, N. (2022). Etnomatematika pada Candi Sumur sebagai konsep geometri di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(4), 764–775. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitian-pgsd/article/view/45491
Putri, P. S. N., & Sudiman, B. (2022). Eksplorasi etnomatematika pada Candi Wringin Lawang terhadap konsep geometri bangun datar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(5), 1023–1034. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitian-pgsd/article/view/45931
Hariyadi, S. (2021). Analisis kesulitan siswa sekolah dasar dalam memahami konsep bangun datar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 133–144. https://doi.org/10.29407/jpdn.v7i2.15823
Cahyani, A., Anshor, A. S., Silalahi, B. R., & Napitupulu, S. (2020). Integrasi etnomatematika dalam pembelajaran geometri sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(1), 55–66. https://doi.org/10.30659/pendas.5.1.55-66
Rahayu, R., & Kartono, K. (2019). Pembelajaran geometri berbasis budaya lokal untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa sekolah dasar. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 10(2), 147–156. https://doi.org/10.15294/kreano.v10i2.18765
Sutrisno, S., & Mulyadi, M. (2018). Etnomatematika dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 3(2), 89–96. https://doi.org/10.26737/jpmi.v3i2.789
Rahmawati, D., & Suryanto, S. (2017). Pemahaman konsep geometri bangun datar siswa sekolah dasar. Jurnal Prima Edukasia, 5(1), 25–34. https://doi.org/10.21831/jpe.v5i1.8465
Utami, L., & Setiawan, R. (2016). Pendekatan kontekstual dalam pembelajaran geometri sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 23(1), 60–72. https://doi.org/10.17977/jpp.v23i1.5489
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.








