ETNOMATEMATIKA DALAM RUMAH ADAT BATAK SIMALUNGUN SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

Authors

  • Julaika Syifa Anindya Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Author
  • Safrida Napitupulu Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Author
  • Dalimawaty Kadir Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Author
  • Arrini Shabrina Anshor Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Author
  • Lia Afriyanti Nasution Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jgge.v2i1.534

Keywords:

Etnomatematika, Rumah Adat, Rumah Bolon Simalungun, Pembelajaran Kontekstual, Pendidikan Matematika

Abstract

Rumah adat merupakan wujud konkret dari sistem pengetahuan lokal yang berkembang dalam suatu masyarakat. Di dalamnya terkandung nilai budaya, filosofi hidup, serta prinsip-prinsip ilmiah yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satu warisan budaya yang sarat dengan makna filosofis dan matematis adalah Rumah Bolon Simalungun, rumah adat masyarakat Batak Simalungun di Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara budaya dan matematika yang tercermin dalam struktur, bentuk, pola bangunan, serta fungsi sosial Rumah Bolon Simalungun melalui pendekatan etnomatematika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dan analisis dokumen mini project. Hasil kajian menunjukkan bahwa Rumah Bolon Simalungun mengandung konsep-konsep matematika seperti bangun datar, bangun ruang, simetri, proporsi, trigonometri, dan pengukuran yang relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran matematika kontekstual di sekolah. Dengan demikian, rumah adat tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber belajar yang bermakna dalam mendukung pembelajaran matematika berbasis budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bishop, A. J. (1994). Cultural perspectives on mathematics education. Educational Studies in Mathematics, 26(2–3), 95–110. https://doi.org/10.1007/BF01273663⁠

D’Ambrosio, U. (2001). Ethnomathematics: Link between traditions and modernity. Rotterdam: Sense Publishers.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Rumah adat tradisional Sumatera Utara. Jakarta: Kemendikbud.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Rachmawati, I. (2020). Etnomatematika sebagai pendekatan pembelajaran matematika berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan Matematika, 14(2), 101–112.

Rosa, M., & Orey, D. C. (2016). Ethnomathematics and its diverse approaches for mathematics education. Cham: Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-30120-4⁠

Sibarani, R. (2012). Kearifan lokal: Hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.

Situmorang, S. (2018). Arsitektur tradisional Batak Simalungun dan nilai filosofisnya. Jurnal Arsitektur Nusantara, 7(1), 45–56.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Zhang, W., & Zhang, Q. (2010). Ethnomathematics and mathematics education. Journal of Mathematics Education, 3(2), 1–12.

Published

2026-03-05

How to Cite

ETNOMATEMATIKA DALAM RUMAH ADAT BATAK SIMALUNGUN SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL. (2026). Journal of Golden Generation Education, 2(1), 732 – 737. https://doi.org/10.65244/jgge.v2i1.534

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

1-10 of 127

You may also start an advanced similarity search for this article.