Dari Kampung ke Kota: Transformasi Solidaritas Mahasiswa Perantau Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.65244/jrph.v2i1.611

Keywords:

Solidaritas Sosial, Mahasiswa Perantau, Transformasi Sosial, Interaksi Sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi solidaritas sosial mahasiswa perantau Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan dari kehidupan kampung ke lingkungan kampus di kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 10 mahasiswa perantau yang telah tinggal di Kota Medan minimal dua tahun, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sosial di kampung bersifat kuat, emosional, dan kekeluargaan, yang tercermin dalam praktik gotong royong dan interaksi sosial yang intens. Sementara itu, di lingkungan kampus, solidaritas tetap ada namun mengalami perubahan menjadi lebih selektif, rasional, dan berbasis kepentingan. Perubahan ini dipengaruhi oleh perbedaan lingkungan sosial, tingkat heterogenitas, tuntutan akademik, serta perkembangan teknologi komunikasi. Meskipun demikian, mahasiswa tetap mempertahankan nilai-nilai kebersamaan sebagai bagian dari identitas sosial mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi solidaritas tidak menghilangkan nilai kebersamaan, tetapi mengubah bentuknya menjadi lebih adaptif terhadap konteks kehidupan perkotaan dan akademik. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian sosiologi pendidikan dan menjadi bahan evaluasi bagi institusi pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, S., & Nugroho, A. (2019). Peran interaksi sosial dalam membentuk karakter peserta didik di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Sosial, 6(2), 123– 134.

Durkheim, E. (1984). The division of labour in society (W. D. Halls, Trans.). Free Press. (Original work published 1893).

Faishal, Y. B. A., Ismanto, H. S., & Yulianti, P. D. (2014). Meningkatkan interaksi sosial melalui layanan penguasaan konten dengan media puzzle pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Semarang tahun pelajaran 2014/2015. Volume 1(1). Harahap, F. R. (2013).

Dampak urbanisasi bagi perkembangan kota di Indonesia. Jurnal Society, 1(1), 35–45.

Henslin, J. M. (2006). Sosiologi dengan pendekatan membumi. PT Gelora Aksara Pratama. Hofstede, G. (2011). Dimensionalizing cultures: The Hofstede model in context. Online Readings in Psychology and Culture, 2(1), 1–26. https://doi.org/10.9707/2307-0919.1014

Hutapea, M., & Harahap, R. (2022). Dual identity pada akun Instagram: Studi kasus mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Jurnal Solidarity, 10(2), 115–128. Universitas Negeri Medan.

Jayadi, K. (2015). Social solidarity in Indonesian society. Jurnal Komunitas, 7(1), 34–45.

Johnson, D. P. (1980). Teori sosiologi klasik dan modern. PT Gramedia Pustaka.

Johnson, D. P. (1994). Teori sosiologi klasik dan modern. Gramedia Pustaka. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). E-modul sosiologi. https://buku.kemdikbud.go.id

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi (Edisi revisi).

Rineka Cipta. Malik, R., Susanti, R., Hidir, A., Ihsan, M., & Dzulqarnain, M. F. (2025). Triangulasi dan analisis domain: Meningkatkan kredibilitas dan kedalaman penelitian kualitatif. KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(1), 33– 41.

Miles, M. B., Huberman, A. M., Rohidi, T. R., & Mulyarto. (1992). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru. Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press).

Mislia, M., Mahmud, A., & Manda, D. (2016). The implementation of character education through cultural values. Journal of Social Studies Education Research, 7(2), 52–68.

Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2014). Metodologi penelitian kualitatif. Pranadji, T. (2009). Penguatan kelembagaan gotong royong dalam perspektif sosial budaya bangsa. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 22(1), 61–72.

Putra, R., & Siregar, N. (2020). Solidaritas sosial mahasiswa perantau Sumatera Barat di Universitas Sumatera Utara. Jurnal Perspektif Sosiologi, 8(1), 45– 60. Universitas Sumatera Utara.

Purwanto, N. (2007). Psikologi pendidikan remaja. Rosdakarya. Ritzer, G. (2014). Teori sosiologi: Dari sosiologi klasik sampai perkembangan terakhir postmodern (S. Pasaribu, Trans.). Pustaka Pelajar.

Rohmah, B. N., & Purnama Sari, R. A. (2017). Tingkat perubahan kesejahteraan ekonomi keluarga buruh migran di Desa Panggungrejo Gondanglegi Malang. Jurnal Penelitian Ilmiah INTAJ, 1(1), 120–144. https://doi.org/10.35897/intaj.v1i1.79

Saputra, D., & Kurniawati, L. (2019). Solidaritas sosial mahasiswa asal Pulau Belitong dalam mempertahankan eksistensi IKPB Cabang Bangka. Jurnal Society, 7(2), 89–102. Universitas Bangka Belitung.

Siahaan, H. M. (1986). Pengantar ke arah sejarah dan teori sosiologi. Penerbit Erlangga.

Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.

Susilo, Nugraheni, I. L., Mentari, A., & Nurhayati. (2021). Analisis interaksi sosial terhadap perilaku masyarakat pasca konflik antar etnik di Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Civic Hukum, 6(1), 71–78.

Tönnies, F. (2001). Community and civil society (J. Harris & M. Hollis, Eds.). Cambridge University Press. (Original work published 1887).

Published

2026-04-09

How to Cite

Dari Kampung ke Kota: Transformasi Solidaritas Mahasiswa Perantau Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. (2026). Journal of Research and Public Horizons, 2(1), 117-126. https://doi.org/10.65244/jrph.v2i1.611

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.