Strategi Entrepreneurial Leadership Kalapas dalam Menumbuhkan Ekosistem Industri di Lapas Kelas IIA Karawang
DOI:
https://doi.org/10.65244/jggm.v2i3.823Keywords:
Entrepreneurial Leadership, Kalapas, Lapas Industri, Pembinaan Kemandirian, Lapas KarawangAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran gaya kepemimpinan kewirausahaan (entrepreneurial leadership) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dalam menumbuhkan ekosistem industri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang. Sebagai salah satu wilayah pusat industri terbesar di Indonesia, Lapas Karawang memiliki tantangan sekaligus peluang besar untuk menyelaraskan program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan kebutuhan pasar eksternal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, penelitian ini menganalisis bagaimana orientasi kewirausahaan pemimpin yang mencakup inovasi, keberanian mengambil risiko proaktif, dan kemampuan membangun jejaring kemitraan dapat mengoptimalkan fungsi bengkel kerja (bengker) menjadi unit produksi yang produktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kewirausahaan Kalapas berhasil mentransformasi paradigma pembinaan konvensional menjadi ekosistem industri yang mandiri, yang dibuktikan dengan kontribusi nyata terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta pemberian premi (upah) kerja yang konsisten bagi WBP sebagai modal reintegrasi sosial.
Downloads
References
Dwiatmodjo, H. (2014). Transformasi sistem penjara menjadi sistem pemasyarakatan. Jurnal Hukum Jendela Keadilan, 1(2), 75–88. https://doi.org/10.33005/jhk.v1i2.102
Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (Edisi Ke-4). Pustaka Pelajar.
Hidayat, T., & Siregar, M. H. (2022). Pentingnya pelatihan kerja kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan dalam meminimalisir angka residivisme. Jurnal Hukum dan Pemasyarakatan, 9(3), 189–204. https://doi.org/10.21107/jhp.v9i3.876
Greenberg, D., McKone-Sweet, K., & Wilson, H. J. (2011). The entrepreneurial leader: Creating opportunity nowhere, now, and everywhere. Berrett-Koehler Publishers.
Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Miller, D. (1983). The correlates of entrepreneurship in three types of firms. Management Science, 29(7), 770–791. https://doi.org/10.1287/mnsc.29.7.770
Pratama, R. Y., & Ramadhan, F. (2023). Pembinaan kemandirian sebagai aktivitas produktif dalam menjaga stabilitas psikologis warga binaan pemasyarakatan. Jurnal Pemasyarakatan dan Penegakan Hukum, 4(1), 12–25. https://doi.org/10.33005/jpph.v4i1.405
Purwanto, S. (2020). Percepatan pelaksanaan kawasan industri Surya Cipta Karawang Provinsi Jawa Barat. Jurnal Teknik, 9(1), 45–58. https://doi.org/10.31000/jt.v9i1.388
Setyawan, A., & Muhtadi, A. (2021). Dampak overcrowding terhadap gangguan keamanan dan ketertiban di lembaga pemasyarakatan Indonesia. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 15(2), 245–260. https://doi.org/10.30641/kebijakan.v15i2.1122
Thornberry, N. (2006). Lead like an entrepreneur: Keeping the fire alive, becoming the innovator your company needs. McGraw-Hill Education.
Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Dhavin Sahidin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Multidisciplinary agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Multidisciplinary right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









