PARADOKS DIGITALISASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK: ANALISIS KORELASIONAL BOTTLENECK PELAYANAN, KEPUASAN PASIEN DAN AKURASI DATA DI PUSKESMAS KOTA BATU KABUPATEN BOGOR

Authors

  • Dadang Darmawan Program Magister Administrasi Publik, Universitas Djuanda Bogor Author
  • Rita Rahmawati Program Magister Administrasi Publik, Universitas Djuanda Bogor Author
  • Saprudin Program Magister Administrasi Publik, Universitas Djuanda Bogor Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggm.v2i2.642

Keywords:

Rekam Medis Elektronik, Bottleneck Pelayanan, Kepuasan Pasien, Akurasi Data, Digital Era Governance, Puskesmas

Abstract

Transformasi digital melalui implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Kota Batu, Kabupaten Bogor, yang semula bertujuan meningkatkan efisiensi pelayanan publik, justru memunculkan paradoks berupa bottleneck sistemik dalam alur pelayanan klinis. Penelitian ini bertujuan menguji korelasi antara waktu tunggu sebagai indikator bottleneck dengan kepuasan pasien serta akurasi dan kelengkapan data rekam medis. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif korelasional dengan 379 responden (purposive/proportionate random sampling), data dikumpulkan melalui kuesioner Likert, observasi langsung, dan audit data RME periode Juli– Oktober 2025. Hasil menunjukkan korelasi negatif signifikan antara waktu tunggu dengan kepuasan pasien (Beta = −0,32; p < 0,01; R² = 0,21) dan antara waktu tunggu dengan akurasi data (r = −0,45; p < 0,05). Rata-rata durasi input RME mencapai 9,5 menit per pasien tanpa skrining awal, dengan puncak waktu tunggu 72 menit pada periode 08:31–09:30 WIB. Kondisi tekanan tinggi mendorong petugas melakukan plotting data yang mengancam integritas rekam medis. Penelitian menegaskan bahwa digitalisasi tanpa process re-engineering dan penyesuaian kapasitas SDM menjadikan teknologi sebagai beban administratif. Rekomendasi mencakup penyederhanaan antarmuka RME, demand management pada jam puncak, dan pengembangan sistem self-service skrining terintegrasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggara, S. (2014). Kebijakan Publik. Bandung: Pustaka Setia.

Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2003). The New Public Service: Serving, Not Steering. Armonk, NY: M.E. Sharpe.

Dunleavy, P., Margetts, H., Bastow, S., & Tinkler, J. (2006). Digital Era Governance: IT Corporations, the State, and E-Government. Oxford: Oxford University Press.

Erlang, A. K. (1909). The Theory of Probabilities and Telephone Conversations. Nyt Tidsskrift for Matematik.

Goldratt, E. M. (1990). Theory of Constraints. Great Barrington, MA: North River Press. Kementerian Kesehatan RI. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang

Rekam Medis. Jakarta: Kemenkes.

Khasanah. (2021). Kesiapan Penerapan RME di Puskesmas Cirebon. Poltekkes Malang Online Journal.

Kristina, L., Rahmawati, R., & Salbiah, E. (2018). Peningkatan Kualitas Pelayanan IMB dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor di Wilayah Kecamatan Bogor Timur. Jurnal Governansi, 4(1), 33–44. https://doi.org/10.30997/jgs.v4i1

Langingi, A. R. C., & Pongantung, H. (2025). Identification of the Quality of EMR in Improving Health Services. Nusantara Global E-Journal.

Lipsky, M. (2010). Street-Level Bureaucracy: Dilemmas of the Individual in Public Service (30th Anniversary Ed.). New York: Russell Sage Foundation.

Maulana, I., Rahmawati, R., & Salbiah, E. (2017). Pengaruh Kepemimpinan Kepala UPT Puskesmas terhadap Kinerja Pegawai Puskesmas Ciawi Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor. Jurnal Governansi, 3(1), 31–40. https://doi.org/10.30997/jgs.v3i1.811

Munispa, S., Amri, C., & Rahmawati, R. (2016). Studi tentang Kualitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Ciawi Kabupaten Bogor. Jurnal Governansi, 2(2), 93–101.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1985). A Conceptual Model of Service Quality and Its Implications for Future Research. Journal of Marketing, 49(4), 41–50.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A Multiple-Item Scale for Measuring Consumer Perceptions of Service Quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat. Jakarta: Kemenpan-RB.

Pollitt, C., & Bouckaert, G. (2011). Public Management Reform: A Comparative Analysis (3rd ed.).

Oxford: Oxford University Press.

Rafi, M., Rahmawati, R., & Purnamasari, I. (2023). Kualitas Pelayanan Program Jemput Bola pada Pembuatan Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor. Karimah Tauhid, 2(6), 3202–3212.

Rahmawati, R., Fitriyana, D., Pratidina, G., & Seran, G. G. (2024). Efektivitas Pelayanan Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor. Karimah Tauhid, 3(2).

Rismawan, A., & Renaningtyas, N. (2023). Analisis Efektivitas E-Medical Record pada Waktu Tunggu Pasien. Jurnal Universitas Pahlawan.

Rosita, et al. (2024). Quality Evaluation on EMR in Primary Health Care. Duta Bangsa University. Rukmana, I., Rahmawati, R., & Salbiah, E. (2020). Efektivitas Penilaian Kinerja Berbasis E-Kinerja di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian. Jurnal Governansi, 6(1)

Saprudin & Dewi Miranti, D. (2024). Kepemimpinan Ideal untuk Pelayanan Kesehatan Optimal di Rumah Sakit Umum Daerah Cibinong Menurut Ibnu Khaldun. Administratie: Jurnal Administrasi Publik, 6(1), 45–53.

Saprudin, Fauzan, M. A., Alfiana, M. A., & Arrofih, M. N. (2026). Penerapan Fungsi Pengorganisasian dalam Organisasi Sektor Publik: Studi pada Dinas Sosial Kota Bogor. Karimah Tauhid, 5(1).

Setiyoko & Perwirani. (2025). Analisis Hambatan Implementasi RME di Puskesmas Kaliangkrik.

Jurnal Universitas Pahlawan.

Sopian, & Setiatin. (2024). Implementasi RME terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Linggar.

Journal.piksi.ac.id.

Tengku, M., Rahmawati, R., Purnamasari, I., & Salbiah, E. (2023). Efektivitas Pelayanan Izin Berusaha Berbasis Online Single Submission. Jurnal Governansi, 9(2), 144–150. https://doi.org/10.30997/jgs.v9i2

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM.

Waliyondi, G., Maruapey, M. H., & Saprudin. (2025). Implementasi Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Administrasi Publik di Rumah Tahanan Kelas I Depok. Ranah Research Journal, 7(4), 2545–2556. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i4

Zakiah, R. U., Rahmawati, R., & Salbiah, E. (2024). Pengaruh Penerapan Program Layanan Publik melalui Aplikasi Akses Layanan Instan (ASINAN) Kota Bogor terhadap Efektivitas Layanan Publik. Karimah Tauhid, 3(4).

Published

2026-04-11

How to Cite

PARADOKS DIGITALISASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK: ANALISIS KORELASIONAL BOTTLENECK PELAYANAN, KEPUASAN PASIEN DAN AKURASI DATA DI PUSKESMAS KOTA BATU KABUPATEN BOGOR. (2026). Journal of Golden Generation Multidisciplinary , 2(2), 627 – 636. https://doi.org/10.65244/jggm.v2i2.642

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 94

You may also start an advanced similarity search for this article.