Adaptasi Nilai-Nilai Tasawuf di Ruang Digital: Analisis Etika Ikhlas, Sabar, dan Tawadhu' dalam Komunikasi Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.65244/jggm.v1i1.429Keywords:
Tasawuf, Etika Komunikasi Digital, Media Sosial, Ikhlas, Sabar, TawadhuAbstract
Perkembangan media sosial di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, namun sekaligus melahirkan berbagai problem etika seperti ujaran kebencian, disinformasi, performativitas religius, dan polarisasi sosial. Berbagai pendekatan normatif, hukum, dan teknis yang ada dinilai belum sepenuhnya mampu menyentuh akar persoalan etika komunikasi digital yang bersifat batiniah dan spiritual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi dan adaptasi nilai-nilai tasawuf, yaitu ikhlas, sabar, dan tawadhu, sebagai fondasi etika komunikasi digital yang kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan atau library research, melalui analisis deskriptif-analitis dan normatif-konseptual terhadap literatur tasawuf klasik dan kontemporer serta kajian etika komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ikhlas berperan dalam membangun orientasi komunikasi yang berlandaskan kejujuran dan kemaslahatan, sabar berfungsi sebagai mekanisme pengendalian emosi dan ketahanan moral dalam merespons konflik serta arus disinformasi, sementara tawadhu mendorong sikap kerendahan hati epistemik dan dialog yang inklusif di ruang digital. Integrasi ketiga nilai tersebut membentuk kerangka etika komunikasi digital berbasis tasawuf yang bersifat holistik, spiritual, dan humanis. Meskipun menghadapi tantangan struktural akibat logika algoritmik dan budaya popularitas media sosial, pendekatan tasawuf menawarkan kontribusi penting dalam membangun komunikasi digital yang lebih beradab, bermakna, dan bertanggung jawab.
Downloads
References
Abdullah, D. I. K. (2022). Etika Komunikasi Dalam Media Sosial. Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 1(2), 1–15.
Afralia, A., Safitri, D., & Sujarwo. (2024). Analisis Penyebab Maraknya Cyberbullying di Era Digital pada Remaja. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(2), 70–80. https://doi.org/10.61404/jimi.v2i2.199
Anwar, K. (2023). Relevansi Nilai Tasawuf Sosial di Era Globalisasi Menurut Habib Husein Jafar. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi), 9(2), 212–230. https://doi.org/10.18784/smart.v9i2.2070
Alwi, M. R. F. (2024). Peran Tasawuf Dalam Kehidupan Masyarakat Modern. Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Tasawuf, 10(1), 62–74.
Basuki, U., & Setyawan, H. (2022). Langkah Strategis Menangkal Hoax: Suatu Pendekatan Kebijakan Dan Hukum. Jurnal Hukum Caraka Justitia, 2(1), 1. https://doi.org/10.30588/jhcj.v2i1.1033
Bayuseto, S., Himawan, I., Wahyudi, W., Husna, H., Kencana, W., Rofidah, R., Muhid, A., & Zahara, Z. (2023). Budaya Pop Dan Transformasi Identitas Muslim Di Era Digital. Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(6), 132–145.
Chang, W. (2018). Etika dan Etiket Komunikasi: Rahasia, Sadap-Menyadap, Ujaran Kebencian, Hoax. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Demir, Y. (2025). Digital Polarization And Social Media Algorithms. Journal of Digital Communication Studies, 8(1), 45–62.
Falach, G., & Assya'bani, R. (2022). Peran Akhlak Tasawuf Dalam Pembentukan Masyarakat Damai Dan Beradab. Refleksi Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam, 21(2), 191–206. https://doi.org/10.14421/ref.v21i2.3183
Fathulloh, Z. (2024). Etika Informasi di Era Digitalisasi dalam Perspektif Komunikasi Islam. Intisyaruna: Journal of Islamic Communication and Broadcasting, 1(1), 38. https://doi.org/10.54471/intisyaruna.v1i1.3016
Fitria, W., & Subakti, G. E. (2022). Era Digital dalam Perspektif Islam: Urgensi Etika Komunikasi Umat Beragama di Indonesia. Jurnal Penelitian Keislaman, 18(2), 143–157. https://doi.org/10.20414/jpk.v18i2.5196
Fitrawati, F. (2021). Tasawuf Sebagai Solusi dari Kosongnya Spiritualitas Pada Masyarakat Modern Akibat Perkembangan Teknologi. Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 24(2), 160–175.
Gunawan, I. A. N., S., & Shalahuddin, I. (2022). Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Gangguan Psikososial Pada Remaja: A Narrative Review. Jurnal Kesehatan, 15(1), 78–92. https://doi.org/10.23917/jk.v15i1.17426
Hanafi, R. I. (2021). Etika Berbicara Dalam Tafsir Al-Mishbah Karya M. Quraish Shihab. [Thesis, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri]. https://etheses.iainponorogo.ac.id/14780/
Harahap, N. R., Harahap, H. S., Jannah, F., & Srg, M. Q. (2022). Penerapan Nilai-Nilai Tasawuf Upaya Meningkatkan Akhlak Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Masa Kini. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(6), 13455–13465.
Hassim, M., Salim, K., & Ahmad, R. (2024). Hate Speech and Social Media Polarization in Southeast Asia. Asian Journal of Communication Studies, 12(3), 78–95.
Hidayati, N. (2020). Spiritualitas Jawa dan Tasawuf: Titik Temu Kearifan Lokal dan Islam. Jurnal Tasawuf, 8(1), 34–51.
Hidayati, S. (2022). Simplifikasi Pesan Dakwah Sufistik di Media Sosial: Analisis Risiko Komodifikasi. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an Dan Al-Hadits, 16(2), 201–215.
Hidayati, S., Nurdiniawati, N., & Ilham, I. (2023). Adab Berinteraksi di Media Sosial menurut Al-Quran dan Sunnah. Jurnal Penyelidikan Islam dan Kontemporari (JOIRC), 6(11), 1–12.
Istiqomah, I. (2020). Budaya Pop Dan Komodifikasi Spiritualitas dalam Identitas Muslim Muda. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 8(2), 112–128.
Khomsinnudin, K., Pangeran, G. B., Tamyiz, A., Wulandari, C. E., & Firdaus, F. A. (2024). Modernitas dan Lokalitas: Membangun Pendidikan Islam Berkelanjutan. Journal of Education Research, 5(4), 4418–4428. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1523
Larasaty, R. (2022). Kebebasan Bersuara dan Batas-Batasnya dalam Media Sosial: Perspektif Etika Islam. Jurnal Komunikasi dan Studi Media, 14(2), 156–171.
Marwa, A., & Fadhlan, M. (2021). Ujaran Kebencian di Media Sosial Menurut Perspektif Islam. al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 4(1). https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v4i1.140
Muqsonah, N. B., & Hudha, M. C. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Menangkal Dampak Negatif Media Sosial Pada Remaja Di Pacitan. ALSYS, 5(3), 407–423. https://doi.org/10.58578/alsys.v5i3.5510
Mutiara, K., et al. (2024). Etika Komunikasi Dalam Penggunaan Media Sosial di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 1(2), 204–217.
Mukhroman, M. I., Farisi, A., & Nuriana, F. (2024). Dakwah Sufistik di Era Digital: Transformasi Pesan Spiritual dalam Format Platform. Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat, 4(3), 112–135. https://doi.org/10.29300/nuansa.v12i2.2759
Muvid, M. B. (2023). Aktualisasi Zikir Tasawuf Sebagai Metode Pendidikan Spiritual, Moral dan Sosial Bagi Masyarakat Postmodern. Refleksi, 22(2), 303–322. https://doi.org/10.15408/ref.v22i2.31155
Nasaruddin, N. (2022). Metode Pengajaran Dalam Perspektif Al-Quran (Tinjauan Q.S. An-Nahl Ayat 125). Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 6(2). https://doi.org/10.52266/
Nasution, S. (2019). Tasawuf dan Peranannya dalam Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurdiansyah, B. E., Syahadji, A. M., & Mubarok, I. (2023). Pentingnya Etika Komunikasi Dalam Memperkuat Organisasi Tinjauan Agama Islam. Student Scientific Creativity Journal, 2(1), 10–23.
Nuriana, F., & Salwa, S. (2024). Media Sosial Sebagai Bahasa Komunikasi Spiritual: Teori dan Praktik. Jurnal Komunikasi Islam, 15(1), 89–106.
Nurasih, W. (2019). Hate Speech dalam Masyarakat Post Truth. MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur'an Dan Tafsir, 4(2), 220–231. https://doi.org/10.24090/maghza.v4i2.3305
Parhan, M., Jenuri, J., & Islamy, M. R. F. (2021). Media Sosial dan Fenomena Hoax: Tinjauan Islam dalam Etika Bekomunikasi. Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 59–80.
Putri, V. P., Rahmawati, S. F., Zia, A., & Fakultas, Z. (2024). Kajian Terhadap Penggunaan Internet Terkait Etika Bersosial Media Dengan Melihat Hukum Di Indonesia Dalam Melindungi Masyarakatnya. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat, 2(1), 1–19.
Putri, Y. S. (2022). Spiritualitas Generasi Z dalam Tasawuf Buya Hamka: Relevansi Tasawuf Dalam Menjaga Keseimbangan Spiritual. Atlas: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan, 12(2), 178–195.
Rahmawati, A. (2020). Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tawadhu' Dalam Tafsir Al-Misbah. [Thesis, IAIN Walisongo]. Retrieved from repository.walisongo.ac.id
Rohman, M., & Arjuna, M. H. M. (2024). Memaknai tasawuf sebagai paradigma pemikiran Islam klasik dan modern. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 10(2), 145–162.
Safaat, A. W. (2024). Konsep Zuhud menurut Syekh Abdul Qodir Al Jailani: Studi Kitab Tafsir Al-Jailani. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Studies, 8(1), 45–68.
Salsabila, A. R., Ramadhani, A. P., Ramdini, E. H., Husna, F. N., Sadiyah, S. S. N., Aini, Z. Q., & Nugraha, D. M. (2024). Menciptakan Perdamaian Melalui Etika Bermedia Sosial. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora, 2(1), 69–80.
Setianto, A., Hanistya, R., & Prahadevi, P. (2023). Remaja, Media Sosial Dan Ujaran Kebencian: Studi Konsumsi Online Religious Content Di Banten. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 125–145.
Shamsuddin, A. H., Sa'ari, C. Z., Abidin, M. S. Z., Sallam, A. S. M., Asmawi, N., & Wahab, M. K. (2024). E-Learning Integration of Tasawuf in Islamic Education: A Bibliometric Study. Journal of Advanced Research in Applied Sciences and Engineering Technology, 24(3), 112–128.
Syukur, M. A. (2012). Sufi Healing: Terapi dalam Literatur Tasawuf. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Taufiq, A., Himawan, I., & Wahyudi, W. (2022). Peran Media Sosial Sebagai Ruang Ekspresi Identitas Muslim Muda. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 9(1), 78–95.
Toyibah, S., et al. (2024). Ikhlas Dalam Perspektif Psikologi Islam dan Relevansinya terhadap Kesehatan Mental. Jurnal Psikologi Islami, 11(1), 34–52.
Wahid, A., & Maskhuroh, L. (2024). Tasawuf Dalam Era Digital: Menjaga Kesadaran Spiritual di Tengah Arus Teknologi. ILJ: Islamic Learning Journal, 2(1), 55–73.
Wahyuni, T. S., & Tanzil, S. (2024). Optimalisasi Sosial Media Untuk Penguatan Karakter Religius Pada Anak. Muqoddima: Jurnal Pemikiran dan Riset Sosiologi, 5(1), 12–19.
Wanti, E. A., & Subiyantoro, S. (2022). Manajemen Evaluasi (Muhasabah) Diri. JURNAL LENTERA: Kajian Keagamaan, Keilmuan Dan Teknologi, 21(2), 221–235.
Wijaya, R. (2023). Kontekstualisasi Zuhud di Era Medsos. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an Dan Al-Hadits, 17(1), 23–36.
Wijaya, K. C., & Wisudawati, A. W. (2024). Peran Media Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Religius Pada Anak. Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(8), 1199–1209.
Zarkasyi, H. F. (2019). Tasawuf sebagai Landasan Etika Pendidikan Islam. Yogyakarta: Gema Insani Press.
Zahara, Z., Bayuseto, S., Himawan, I., Rofidah, R., Muhid, A., & Husna, H. (2020). Transformasi Identitas Muslim di Era Digital: Studi tentang Interaksi Budaya Pop dan Nilai-Nilai Islam. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 7(3), 234–251
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Golden Generation Multidisciplinary

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Multidisciplinary agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Multidisciplinary right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









