Adaptasi Nilai-Nilai Tasawuf di Ruang Digital: Analisis Etika Ikhlas, Sabar, dan Tawadhu' dalam Komunikasi Media Sosial

Authors

  • Nur Rahma Shanty Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk Author
  • Ali Asfiyak Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk Author
  • M. Sirojudin Alfin Abas Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk Author
  • Siti Isti’anah Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk Author
  • M. Romadhon Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk Author
  • Chafidz Kusnindar Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggm.v1i1.429

Keywords:

Tasawuf, Etika Komunikasi Digital, Media Sosial, Ikhlas, Sabar, Tawadhu

Abstract

Perkembangan media sosial di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, namun sekaligus melahirkan berbagai problem etika seperti ujaran kebencian, disinformasi, performativitas religius, dan polarisasi sosial. Berbagai pendekatan normatif, hukum, dan teknis yang ada dinilai belum sepenuhnya mampu menyentuh akar persoalan etika komunikasi digital yang bersifat batiniah dan spiritual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi dan adaptasi nilai-nilai tasawuf, yaitu ikhlas, sabar, dan tawadhu, sebagai fondasi etika komunikasi digital yang kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan atau library research, melalui analisis deskriptif-analitis dan normatif-konseptual terhadap literatur tasawuf klasik dan kontemporer serta kajian etika komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ikhlas berperan dalam membangun orientasi komunikasi yang berlandaskan kejujuran dan kemaslahatan, sabar berfungsi sebagai mekanisme pengendalian emosi dan ketahanan moral dalam merespons konflik serta arus disinformasi, sementara tawadhu mendorong sikap kerendahan hati epistemik dan dialog yang inklusif di ruang digital. Integrasi ketiga nilai tersebut membentuk kerangka etika komunikasi digital berbasis tasawuf yang bersifat holistik, spiritual, dan humanis. Meskipun menghadapi tantangan struktural akibat logika algoritmik dan budaya popularitas media sosial, pendekatan tasawuf menawarkan kontribusi penting dalam membangun komunikasi digital yang lebih beradab, bermakna, dan bertanggung jawab.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, D. I. K. (2022). Etika Komunikasi Dalam Media Sosial. Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 1(2), 1–15.

Afralia, A., Safitri, D., & Sujarwo. (2024). Analisis Penyebab Maraknya Cyberbullying di Era Digital pada Remaja. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(2), 70–80. https://doi.org/10.61404/jimi.v2i2.199

Anwar, K. (2023). Relevansi Nilai Tasawuf Sosial di Era Globalisasi Menurut Habib Husein Jafar. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi), 9(2), 212–230. https://doi.org/10.18784/smart.v9i2.2070

Alwi, M. R. F. (2024). Peran Tasawuf Dalam Kehidupan Masyarakat Modern. Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Tasawuf, 10(1), 62–74.

Basuki, U., & Setyawan, H. (2022). Langkah Strategis Menangkal Hoax: Suatu Pendekatan Kebijakan Dan Hukum. Jurnal Hukum Caraka Justitia, 2(1), 1. https://doi.org/10.30588/jhcj.v2i1.1033

Bayuseto, S., Himawan, I., Wahyudi, W., Husna, H., Kencana, W., Rofidah, R., Muhid, A., & Zahara, Z. (2023). Budaya Pop Dan Transformasi Identitas Muslim Di Era Digital. Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(6), 132–145.

Chang, W. (2018). Etika dan Etiket Komunikasi: Rahasia, Sadap-Menyadap, Ujaran Kebencian, Hoax. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Demir, Y. (2025). Digital Polarization And Social Media Algorithms. Journal of Digital Communication Studies, 8(1), 45–62.

Falach, G., & Assya'bani, R. (2022). Peran Akhlak Tasawuf Dalam Pembentukan Masyarakat Damai Dan Beradab. Refleksi Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam, 21(2), 191–206. https://doi.org/10.14421/ref.v21i2.3183

Fathulloh, Z. (2024). Etika Informasi di Era Digitalisasi dalam Perspektif Komunikasi Islam. Intisyaruna: Journal of Islamic Communication and Broadcasting, 1(1), 38. https://doi.org/10.54471/intisyaruna.v1i1.3016

Fitria, W., & Subakti, G. E. (2022). Era Digital dalam Perspektif Islam: Urgensi Etika Komunikasi Umat Beragama di Indonesia. Jurnal Penelitian Keislaman, 18(2), 143–157. https://doi.org/10.20414/jpk.v18i2.5196

Fitrawati, F. (2021). Tasawuf Sebagai Solusi dari Kosongnya Spiritualitas Pada Masyarakat Modern Akibat Perkembangan Teknologi. Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 24(2), 160–175.

Gunawan, I. A. N., S., & Shalahuddin, I. (2022). Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Gangguan Psikososial Pada Remaja: A Narrative Review. Jurnal Kesehatan, 15(1), 78–92. https://doi.org/10.23917/jk.v15i1.17426

Hanafi, R. I. (2021). Etika Berbicara Dalam Tafsir Al-Mishbah Karya M. Quraish Shihab. [Thesis, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri]. https://etheses.iainponorogo.ac.id/14780/

Harahap, N. R., Harahap, H. S., Jannah, F., & Srg, M. Q. (2022). Penerapan Nilai-Nilai Tasawuf Upaya Meningkatkan Akhlak Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Masa Kini. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(6), 13455–13465.

Hassim, M., Salim, K., & Ahmad, R. (2024). Hate Speech and Social Media Polarization in Southeast Asia. Asian Journal of Communication Studies, 12(3), 78–95.

Hidayati, N. (2020). Spiritualitas Jawa dan Tasawuf: Titik Temu Kearifan Lokal dan Islam. Jurnal Tasawuf, 8(1), 34–51.

Hidayati, S. (2022). Simplifikasi Pesan Dakwah Sufistik di Media Sosial: Analisis Risiko Komodifikasi. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an Dan Al-Hadits, 16(2), 201–215.

Hidayati, S., Nurdiniawati, N., & Ilham, I. (2023). Adab Berinteraksi di Media Sosial menurut Al-Quran dan Sunnah. Jurnal Penyelidikan Islam dan Kontemporari (JOIRC), 6(11), 1–12.

Istiqomah, I. (2020). Budaya Pop Dan Komodifikasi Spiritualitas dalam Identitas Muslim Muda. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 8(2), 112–128.

Khomsinnudin, K., Pangeran, G. B., Tamyiz, A., Wulandari, C. E., & Firdaus, F. A. (2024). Modernitas dan Lokalitas: Membangun Pendidikan Islam Berkelanjutan. Journal of Education Research, 5(4), 4418–4428. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1523

Larasaty, R. (2022). Kebebasan Bersuara dan Batas-Batasnya dalam Media Sosial: Perspektif Etika Islam. Jurnal Komunikasi dan Studi Media, 14(2), 156–171.

Marwa, A., & Fadhlan, M. (2021). Ujaran Kebencian di Media Sosial Menurut Perspektif Islam. al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 4(1). https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v4i1.140

Muqsonah, N. B., & Hudha, M. C. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Menangkal Dampak Negatif Media Sosial Pada Remaja Di Pacitan. ALSYS, 5(3), 407–423. https://doi.org/10.58578/alsys.v5i3.5510

Mutiara, K., et al. (2024). Etika Komunikasi Dalam Penggunaan Media Sosial di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 1(2), 204–217.

Mukhroman, M. I., Farisi, A., & Nuriana, F. (2024). Dakwah Sufistik di Era Digital: Transformasi Pesan Spiritual dalam Format Platform. Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat, 4(3), 112–135. https://doi.org/10.29300/nuansa.v12i2.2759

Muvid, M. B. (2023). Aktualisasi Zikir Tasawuf Sebagai Metode Pendidikan Spiritual, Moral dan Sosial Bagi Masyarakat Postmodern. Refleksi, 22(2), 303–322. https://doi.org/10.15408/ref.v22i2.31155

Nasaruddin, N. (2022). Metode Pengajaran Dalam Perspektif Al-Quran (Tinjauan Q.S. An-Nahl Ayat 125). Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 6(2). https://doi.org/10.52266/

Nasution, S. (2019). Tasawuf dan Peranannya dalam Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurdiansyah, B. E., Syahadji, A. M., & Mubarok, I. (2023). Pentingnya Etika Komunikasi Dalam Memperkuat Organisasi Tinjauan Agama Islam. Student Scientific Creativity Journal, 2(1), 10–23.

Nuriana, F., & Salwa, S. (2024). Media Sosial Sebagai Bahasa Komunikasi Spiritual: Teori dan Praktik. Jurnal Komunikasi Islam, 15(1), 89–106.

Nurasih, W. (2019). Hate Speech dalam Masyarakat Post Truth. MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur'an Dan Tafsir, 4(2), 220–231. https://doi.org/10.24090/maghza.v4i2.3305

Parhan, M., Jenuri, J., & Islamy, M. R. F. (2021). Media Sosial dan Fenomena Hoax: Tinjauan Islam dalam Etika Bekomunikasi. Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 59–80.

Putri, V. P., Rahmawati, S. F., Zia, A., & Fakultas, Z. (2024). Kajian Terhadap Penggunaan Internet Terkait Etika Bersosial Media Dengan Melihat Hukum Di Indonesia Dalam Melindungi Masyarakatnya. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat, 2(1), 1–19.

Putri, Y. S. (2022). Spiritualitas Generasi Z dalam Tasawuf Buya Hamka: Relevansi Tasawuf Dalam Menjaga Keseimbangan Spiritual. Atlas: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan, 12(2), 178–195.

Rahmawati, A. (2020). Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tawadhu' Dalam Tafsir Al-Misbah. [Thesis, IAIN Walisongo]. Retrieved from repository.walisongo.ac.id

Rohman, M., & Arjuna, M. H. M. (2024). Memaknai tasawuf sebagai paradigma pemikiran Islam klasik dan modern. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 10(2), 145–162.

Safaat, A. W. (2024). Konsep Zuhud menurut Syekh Abdul Qodir Al Jailani: Studi Kitab Tafsir Al-Jailani. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Studies, 8(1), 45–68.

Salsabila, A. R., Ramadhani, A. P., Ramdini, E. H., Husna, F. N., Sadiyah, S. S. N., Aini, Z. Q., & Nugraha, D. M. (2024). Menciptakan Perdamaian Melalui Etika Bermedia Sosial. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora, 2(1), 69–80.

Setianto, A., Hanistya, R., & Prahadevi, P. (2023). Remaja, Media Sosial Dan Ujaran Kebencian: Studi Konsumsi Online Religious Content Di Banten. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 125–145.

Shamsuddin, A. H., Sa'ari, C. Z., Abidin, M. S. Z., Sallam, A. S. M., Asmawi, N., & Wahab, M. K. (2024). E-Learning Integration of Tasawuf in Islamic Education: A Bibliometric Study. Journal of Advanced Research in Applied Sciences and Engineering Technology, 24(3), 112–128.

Syukur, M. A. (2012). Sufi Healing: Terapi dalam Literatur Tasawuf. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Taufiq, A., Himawan, I., & Wahyudi, W. (2022). Peran Media Sosial Sebagai Ruang Ekspresi Identitas Muslim Muda. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 9(1), 78–95.

Toyibah, S., et al. (2024). Ikhlas Dalam Perspektif Psikologi Islam dan Relevansinya terhadap Kesehatan Mental. Jurnal Psikologi Islami, 11(1), 34–52.

Wahid, A., & Maskhuroh, L. (2024). Tasawuf Dalam Era Digital: Menjaga Kesadaran Spiritual di Tengah Arus Teknologi. ILJ: Islamic Learning Journal, 2(1), 55–73.

Wahyuni, T. S., & Tanzil, S. (2024). Optimalisasi Sosial Media Untuk Penguatan Karakter Religius Pada Anak. Muqoddima: Jurnal Pemikiran dan Riset Sosiologi, 5(1), 12–19.

Wanti, E. A., & Subiyantoro, S. (2022). Manajemen Evaluasi (Muhasabah) Diri. JURNAL LENTERA: Kajian Keagamaan, Keilmuan Dan Teknologi, 21(2), 221–235.

Wijaya, R. (2023). Kontekstualisasi Zuhud di Era Medsos. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an Dan Al-Hadits, 17(1), 23–36.

Wijaya, K. C., & Wisudawati, A. W. (2024). Peran Media Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Religius Pada Anak. Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(8), 1199–1209.

Zarkasyi, H. F. (2019). Tasawuf sebagai Landasan Etika Pendidikan Islam. Yogyakarta: Gema Insani Press.

Zahara, Z., Bayuseto, S., Himawan, I., Rofidah, R., Muhid, A., & Husna, H. (2020). Transformasi Identitas Muslim di Era Digital: Studi tentang Interaksi Budaya Pop dan Nilai-Nilai Islam. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 7(3), 234–251

Published

2025-04-27

How to Cite

Adaptasi Nilai-Nilai Tasawuf di Ruang Digital: Analisis Etika Ikhlas, Sabar, dan Tawadhu’ dalam Komunikasi Media Sosial. (2025). Journal of Golden Generation Multidisciplinary , 1(1), 1-17. https://doi.org/10.65244/jggm.v1i1.429

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 74

You may also start an advanced similarity search for this article.