MEMBANGUN KOTA YANG TAHAN IKLIM: PERAN DESAIN KOTA YANG RESILIENT DALAM MENGHADAPI KRISIS IKLIM
DOI:
https://doi.org/10.65244/jfshe.v1i2.919Keywords:
Desain kota, Resilient City, Krisis iklimAbstract
Perubahan iklim yang semakin parah membawa dampak signifikan terhadap kehidupan manusia di seluruh dunia. Perubahan iklim yang ekstrem seperti peningkatan suhu global, cuaca yang tidak menentu, dan bencana alam yang semakin sering terjadi, mengharuskan kota-kota di seluruh dunia untuk beradaptasi dan mempersiapkan diri. Perencanaan desain kota yang berkelanjutan merupakan salah satu solusi adaptasi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, yaitu dengan membangun Resilient City yang memaksimalkan delapan (8) elemen fisik dalam perancangan dan desain kota, yaitu tataguna lahan, tata bangunan, sirkulasi dan perparkiran, ruang terbuka, jalur pejalan kaki, aktivitas pendukung, preservasi dan konservasi, serta rambu dan penanda. Penelitian ini dillakukan dengan tujuan untuk mengetahui keterkaitan antara desain kota yang tangguh dan perannya dalam menanggulangi krisis iklim dan menciptakan ketahanan di perkotaan (City Resilience). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel yang dicetuskan oleh Rockefeller Foundation & ARUP (2014) yaitu Urban systems/ Infrastructure and environment (Sistem infrastruktur perkotaan dan lingkungan), Leadership and strategy (kepemimpinan dan strategi), dan Preventive (pencegahan) yang dicetuskan oleh Y. Jabareen (2013) karena variabel tersebut bisa menggambarkan konsep perencanaan desain kota sesuai dengan teori dasar ketahanan kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran desain kota tangguh sangat dibutuhkan dalam menghadapi krisis iklim saat ini. Contoh-contoh kota seperti Copenhagen yang mengadopsi konsep The Carbon Neutral, Tokyo dan Rotterdam yang mengadopsi konsep The Biophilic City , dan menunjukkan bahwa penerapan desain kota yang resilient dapat membawa manfaat besar dalam menghadapi tantangan bencana, ekonomi, lingkungan dan sosial.
References
Shirvani, Hamid. 1985. The Urban Design Process. Michigan : Van Nostrand Reinhold (8 elemen urban design)
Land use and transport in Denmark. (n.d.). Centre For Public Impact (CPI). Retrieved August 6, 2023, from https://www.centreforpublicimpact.org/case-study/land-use-and-transport-denmark
Sustainability in Copenhagen. (n.d.). Wonderful Copenhagen. Retrieved August 6, 2023, from https://www.wonderfulcopenhagen.com/wonderful-copenhagen/international-press/sustainability-copenhagen
What has made Copenhagen the green capital of the world? (2021). Tomorrow City. Retrieved August 6, 2023, from https://tomorrow.city/a/what-has-made-copenhagen-the-green-capital-of-the-world.
Nederlandse Spoorwegen (NS) - Official Website
Lee, K., Chun, H., & Song, J. (2018). New Strategies for Resilient Planning in response to Climate Change for Urban Development. Procedia Engineering, 212(2017), 840846. https://doi.org/10.1016/j.proeng.2018.01.108
Mirti Chand, A. V. (2018). Place Based Approach to plan for Resilient Cities: A local government perspective. Procedia Engineering, https://doi.org/10.1016/j.proeng.2018.01.021 212(2017), 157–164.
Orleans Reed, S., Sutarto, R., Thinphanga, P., Singh, D., Toan, V. C., & Friend, R. (2013). Environment “Shared learning” for building urban climate resilience – experiences from Asian cities. and Urbanization, https://doi.org/10.1177/0956247813501136 25(2), 393–412.
Patton, C.V., and Sawicki, D.S., 1986, “Basic Methods of Policy Analysis and Planning”, Prentice-Hall, Englewood Cliffs, New Jersey.
Pemerintah Kota Semarang. (2016). Strategi Ketahanan Kota Semarang. Retrieved From Www.100rcsemarang.Org Pu, B., & Qiu, Y. (2016). Emerging Trends and New Developments on Urban Resilience: A Bibliometric Perspective. Current Urban Studies, 04(01), 36–52. https://doi.org/10.4236/cus.2016.41004
R. Foundation, Kerangka ketahanan kota-Indeks Ketahanan Kota, Yayasan Rockefeller dan ARUP, 2014.
Keberlanjutan . Kopenhagen, Denmark. (nd). Diperoleh pada tanggal 22 April 2022, dari https://urbanlifecopenhagen.weebly.com/sustainability.html
Copenhagen Wind Energy . WWF. (nd). Diperoleh pada tanggal 22 April 2022, dari https://wwf.panda.org/wwf_news/?204595%2FCopenhagen-wind-energy
Editorial. (20 April 2020). Kopenhagen beralih ke listrik, Arriva Denmark akan menglistriki satu rute dengan Bus VDL . Bus Berkelanjutan. Diakses tanggal 22 April 2022, dari https://www.sustainable-bus.com/news/copenhagen-arriva-sweden-electric-bus-rout-vdl-citea/
Lloyd-Smith, H. (2021, 20 April). KTT wali kota dunia C40 menobatkan Kopenhagen sebagai salah satu kota terhijau di Eropa . Wallpaper*. Diperoleh pada 22 April 2022, dari https://www.wallpaper.com/architecture/copenhagen-c40-world-mayors-summit
Kota Berketahanan Iklim: Pedoman Dasar Pengurangan Kerentanan terhadap Bencana Tokyo, yang diterbitkan oleh World Bank
Desouza, Kevin C., and Trevor H. Flanery. 2013. “Designing, Planning, and Managing Resilient Cities: A Conceptual Framework.” Cities 35:89–99. https://doi.org/10.1016/j.cities.2013.06.003.
Hayam, Al Saati, Ibrahim Rebwar, and H. Al-Saati Nabeel. 2020. “Assessing the Resilience of a City in Relation to Its Healthy Urban Systems: A Case Study of Baghdad City.” In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. Vol. 870. Institute of Physics Publishing. https://doi.org/10.1088/1757-899X/870/1/012015.
Jabareen, Yosef. 2013a. “Planning the Resilient City: Concepts and Strategies for Coping with Climate Change and Environmental Risk.” Cities 31 (April):220–29. https://doi.org/10.1016/j.cities.2012.05.004.
———. 2013b. “Planning the Resilient City: Concepts and Strategies for Coping with Climate Change and Environmental Risk.” Cities 31 (April):220–29. https://doi.org/10.1016/j.cities.2012.05.004.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Faiza Nurwirastari, Mila Karmilah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
