POLA PEMANFAATAN LAHAN AGROFORESTRI SEBAGAI MITIGASI EROSI TANAH DI DESA SAMBAK KECAMATAN KAJORAN KABUPATEN MAGELANG
DOI:
https://doi.org/10.65244/jfshe.v1i2.797Keywords:
Pemanfaatan Lahan, Agroforestri, Mitigasi, Erosi TanahAbstract
Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang merupakan wilayah perbukitan dengan kondisi lereng curam yang rentan mengalami erosi tanah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, serta pola pemanfaatan lahan yang kurang memperhatikan konservasi tanah. Salah satu upaya mitigasi yang diterapkan masyarakat adalah melalui sistem agroforestri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan lahan agroforestri dan non-agroforestri, menganalisis kontribusi pola tanam agroforestri terhadap mitigasi erosi tanah, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi erosi tanah di Desa Sambak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis komparatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi, wawancara, dan studi literatur. Analisis difokuskan pada kondisi vegetasi, penggunaan lahan, dan karakteristik fisik lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola agroforestri di Desa Sambak didominasi oleh sistem agrisilvikultur pola multistrata dengan vegetasi utama berupa pinus, mahoni, kopi, dan tanaman bawah berupa rumput-rumputan. Kawasan agroforestri memiliki penutupan lahan yang lebih rapat dibandingkan lahan non-agroforestri sehingga mampu mengurangi limpasan permukaan, memperkuat struktur tanah, dan menekan erosi tanah. Faktor-faktor yang memengaruhi erosi tanah meliputi kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, vegetasi, dan penggunaan lahan. Dengan demikian, agroforestri berperan penting dalam mitigasi erosi tanah dan mendukung pengelolaan lahan berkelanjutan di Desa Sambak.
References
I. BUKU
Arsyad, S. (2010). Konservasi Tanah dan Air. Bogor: IPB Press.
Elfis. (2024). Agroforestri. Pekanbaru: UIR Press.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hardjowigeno, S. (2015). Ilmu tanah. Akademika Pressindo.
Karnawati, D. 2005. Bencana Alam Gerakan Massa Tanah di Indonesia. Yogyakarta: UGM Press.
Machali, I. (2021). Metode penelitian kuantitatif: Panduan praktis merencanakan, melaksanakan, dan analisis dalam penelitian kuantitatif. UIN Sunan Kalijaga Press.
Moleong, L. J. (2023). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Sarwono, J. (2010). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Graha Ilmu.
Soehatman, R. (2011). Manajemen risiko: Konsep, teknik, dan aplikasi. PT Gramedia.
Turner, A.K., & Schuster, R.L. (1996). Landslides: Investigation and Mitigation. Washington DC: National Academy Press.
II. JURNAL
Amanda, R., et al. (2019). Analisis penerapan sistem agroforestri dalam meningkatkan konservasi lahan. Jurnal Pengelolaan Lingkungan, 10(2), 45-53.
Andriansyah, R., Hidayah, A.K., Tirkaamiana, M.T. (2021). Studi Tentang Pemanfaatan Lahan Dengan Pola Agroforestry Pada Kebun Belimbing Di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Sebrang. Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 1-15.
Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Borrelli, P., Robinson, D. A., Panagos, P., Lugato, E., Yang, J. E., Alewell, C., et al. (2021). Land use and climate change impacts on global soil erosion by water (2015-2070). Proceedings of the National Academy of Sciences, 118(17).
CIFOR-ICRAF. (2023). Agroforestry's Contribution to Livelihoods and Carbon Sequestration in East Africa: A Systematic Review. CIFOR Publications.
FAO. (2020). Land Use and Land Cover Classification System. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.
FAO. (2021). Soil erosion: the greatest challenge for sustainable soil management. Rome: Food and Agriculture Organization.
Ganis, Chatarina, Ratna Wardani, M. Si, Heru Sigit, B. S. Murti, and S. Si. The Role Of Agroforestri In Landslide Risk Reduction At Menoreh Hills (Case Study In Giritengah Village). http://etd.repository.ugm.ac.id/.
Hakim, L., & Kusnadi, D. (2021). Prinsip-prinsip pemanfaatan lahan dalam pembangunan berkelanjutan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 13(1), 45-56.
Handayani, R., & Yusuf, M. A. (2020). Strategi pemanfaatan lahan untuk mitigasi bencana tanah longsor di kawasan perbukitan. Jurnal Lingkungan dan Kebencanaan, 9(1), 45-53.
Hilalia, N. N., Warsono, H., & Astuti, R. S. (2022). Efektivitas Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan Agroforestri. Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, 12(1), 43-56.
IPCC. (2021). Climate Change 2021: The Physical Science Basis. Cambridge University Press.
Irwanto, I., et al. (2024). Sosialisasi sistem agroforestri untuk meningkatkan kesuburan tanah dan pendapatan masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 12-20.
Kayoga, Y., Walangita, H. D., & Kaide, R. P. (2018). Agroforestri Pola Kebun Campuran Di Desa Warembungan Kecamatan Pineleng Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Ilmu Kehutanan dan Pertanian, 1-7.
Kurniawan, A., Prasetyo, B., & Hidayat, R. (2023). Analisis Kerawanan Erosi Tanah Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Wilayah Perbukitan. Jurnal Geografi Lingkungan Tropik, 7(2), 120-131.
La, N., Catacutan, D. C., Roshetko, J. M., Mercado, A. R., Tran, H. M., Vu, T. H., Thuong, P. H., Do, V. H., & Phuong, N. M. (2016). Agroforestry guide for sloping lands in Northwest Viet Nam. World Agroforestry Centre (ICRAF).
Mertani, D. (2024). Evaluasi keberlanjutan sistem agroforestri dalam mitigasi bencana. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 8(1), 33-41.
Molla, Abiot, and Gonfa Kewessa. (2019). Carbon Stock of Indigenous Agroforestry Practices in Dellomenna District Southeast Ethiopia: Implication for Climate Change Mitigation. doi:10.7176/JEES.
Molla, B. (2019). The role of agroforestery on household income of rural communities: the case of Soddo Zuria Woreda; South Ethiopia. Global Journal of Human-Social Science Research, 19(3), 38-48.
Muddarisna, N., Yuniwati, E., Masruroh, H., & Aulia, O. (2020). Local Agroforestry as Landslide Mitigation in the Gede Catchment in Malang Regency. European Alliance for Innovation. doi:10.4108/eai.18-7-2019.2290363.
Mulyani, A., & Rachman, A. (2019). Potensi sistem agroforestri dalam konservasi tanah dan air di lahan terdegradasi. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(1), 15-25.
Naharuddin. (2017). Peran agroforestri dalam konservasi lahan pada daerah aliran sungai. Jurnal Agroland, 24(2), 123-130.
Nair, P. K. R. (1993). An introduction to agroforestry. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.
Neuman, W. L. (2021). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches (8th ed.). Pearson Education.
Nugraha, D., Wicaksono, A., & Permatasari, N. (2022). Pendugaan Laju Erosi Tanah pada Kawasan Lereng Menggunakan Pendekatan USLE. Jurnal Tanah dan Konservasi, 18(1), 45-56.
Nugroho, T., Yuliani, D., & Hartono, A. (2022). Analisis perubahan penggunaan lahan terhadap potensi bencana alam di dataran tinggi. Jurnal Tata Ruang dan Lingkungan, 14(1), 45–56. https://doi.org/10.31289/jtrl.v14i1.12345
Panagos, P., Ballabio, C., Borrelli, P., Meusburger, K., Klik, A., Rousseva, S., et al. (2022). Mapping and assessment of soil erosion in Europe. Environmental Science & Policy, 130, 1-13.
Permana, S., Lubis, N. A., Dalimunte, S. M., Maulia, T., Pratama, A., & Sirait, F. N. A. (2024). Analisis penerapan agroforestri dengan kota berbasis smart environment sebagai mitigasi banjir di Kota Medan. Jurnal Perencanaan Wilayah, 15(1), 23-34.
Pratama, Y., Sari, D., & Lestari, F. (2023). Pemanfaatan SIG dalam Analisis Kerawanan Erosi Tanah di Kawasan Perbukitan. Jurnal Geospasial Indonesia, 5(1), 88-97.
Pratiwi, I. A., Sunartomo, A. F., & Suciati, L. P. (2019). Penerapan Berbagai Pola Agroforestri Hutan Rakyat di Kabupaten Lumajang dan Potensi Pendapatannya. UNEJ e-Proceeding.
Putra, R. F., & Siregar, R. (2021). Kajian pengelolaan lahan berbasis keberlanjutan di daerah perbukitan. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 8(2), 134-145. https://doi.org/10.22146/jgl.v8i2.123456
Putri, A., Rahman, M., & Hidayah, S. (2021). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kerawanan Erosi Tanah pada Wilayah Lereng. Jurnal Lingkungan dan Bencana Alam, 6(3), 211-220.
Quandt, A., Neufeldt, H., & Gorman, K. (2023). Climate Change Adaptation through Agroforestry: Opportunities and Gaps. Current Opinion in Environmental Sustainability, 60. https://doi.org/10.1016/j.cosust.2022.101244
Rachman, L. M., Hidayat, Y., Tarigan, S. D., Sitorus, S. P., Fitri, R., & Ain, A. Q. (2020). The Effect of Agroforestry System on Reducing Soil Erosion in Upstream Ciliwung Watershed. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. doi:10.1088/17551315/556/1/012010.
Rahman, F., Nugroho, H., & Wijayanti, D. (2021). Pendekatan Universal Soil Loss Equation (USLE) dalam Estimasi Erosi Tanah. Jurnal Konservasi Sumberdaya Alam, 9(2), 67-76.
Rahmat, A., et al. (2020). Pengaruh vegetasi terhadap kestabilan lereng dalam mitigasi longsor. Jurnal Kehutanan Tropika, 8(2), 77-85.
Rahmawati, E., Suryanto, P., & Kurniawan, T. (2022). Mitigasi Erosi Tanah Berbasis Konservasi Vegetatif pada Kawasan Lereng. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, 4(2), 144-153.
Rahmawati, T., & Prasetyo, L. B. (2020). Analisis pemanfaatan lahan berbasis kesesuaian dan daya dukung lingkungan. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 12(1), 32-40.
Rendra, P. P. R., Sulaksana, N., & Alam, Y. C. S. S. Optimalisasi Pemanfaatan Sistem Agroforestri Sebagai Bentuk Adaptasi Dan Mitigasi Tanah Longsor. Bulletin of Scientific Contribution, 14.
Rice, R. A., & Greenberg, R. (2000). Cacao cultivation and the conservation of biological diversity. Ambio, 29(3), 167–173. Royal Swedish Academy of Sciences.
Robbi, M., et al. (2022). Peran agroforestri dalam konservasi tanah dan air di daerah lereng. Jurnal Agroforestri Indonesia, 4(1), 55-63.
Saputra, R., Hidayat, N., & Lestari, A. (2024). Peran Agroforestri dalam Mitigasi Erosi Tanah pada Wilayah Perbukitan. Jurnal Agroforestri Indonesia, 12(1), 25-36.
Sari, D. A. P., Karyati, T., & Handayani, T. (2022). Agroforestry sebagai upaya konservasi tanah di lahan perbukitan. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 11(1), 55-64.
Sari, N., Wibowo, E., & Prakoso, Y. (2024). Pengaruh Tutupan Vegetasi terhadap Tingkat Erosi Tanah di Kawasan Lereng. Jurnal Ekologi dan Lingkungan, 10(1), 55-66.
Sari, P. N., Nurhasanah, R., & Putra, D. P. (2021). Kajian pemanfaatan lahan terhadap potensi longsor di daerah lereng pegunungan. Jurnal Geografi dan Bencana, 5(2), 88-97.
Senoaji, G., Hidayat, M. F., Anwar, G., Lukman, A. H., Susanti, E., et al. Revegetasi Lahan Miring Dengan Agroforestri Tanaman Unggulan Lokal Untuk Mengurangi Erosi Dan Peningkatan Ekonomi Di Desa Arga Indah I, Bengkulu Tengah. doi:10.33369/icomes.v2i1.2
Siregar, F. A., & Wulandari, T. (2022). Efektivitas penggunaan sistem agroforestri terhadap penurunan risiko longsor. Jurnal Penanggulangan Bencana, 10(2), 77-86.
Smith, A. R., Munsell, J. F., & Dollinger, J. (2021). Silvopasture: A systematic review of barriers and opportunities in the US. Forest Ecology and Management, 497, 119469. https://doi.org/10.1016/j.foreco.2021.119469
Supriyanto, S., et al. (2020). Peran agroforestri dalam mitigasi bencana longsor di wilayah perbukitan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 89-98.
Suryanto, P., Wulandari, C., & Rachmat, A. (2021). Efektivitas sistem agroforestri dalam mengendalikan erosi dan longsor di daerah lereng curam. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 10(1), 13-22. https://doi.org/10.37569/jpw.v10i1.200
Suwardi, Supardi, Y., & Yuniati, E. (2023). Diversity of home garden plants and their contribution to promoting sustainable livelihoods for local communities living near Serbajadi protected forest in Aceh Timur region, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 24(8), 4223-4232. https://doi.org/10.13057/biodiv/d240846
Syarifuddin, A., & Ibnu, M. (2022). Analisis faktor penyebab longsor berbasis kondisi fisik lahan. Jurnal Geosains, 7(1), 15-24.
Taillandier, P., et al. (2023). Agroforestry systems for sustainable land management and climate resilience. Environmental Advances.
Urbanus, U., et al. (2021). Evaluasi sistem agroforestri terhadap keberlanjutan lingkungan. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 6(2), 120-128.
Utami, P., Andayani, S., & Haryono, D. (2021). Efektivitas Konservasi Vegetatif dan Mekanik dalam Pengendalian Erosi Tanah. Jurnal Konservasi Tanah Indonesia, 15(2), 98-109.
Wibowo, A., Santoso, R., & Lestari, M. (2022). Analisis Hubungan Vegetasi terhadap Tingkat Kerawanan Erosi Tanah. Jurnal Geografi Fisik Indonesia, 8(1), 33-42.
Widiastuti, R., Yulianti, E., & Prasetyo, L. B. (2023). Efektivitas agroforestri dalam mitigasi bencana tanah longsor di daerah perbukitan. Jurnal Lingkungan dan Kebencanaan, 8(1), 44-55. https://doi.org/10.21043/jlk.v8i1.109283
Yuliana, D., & Arifin, B. (2023). Integrasi sistem agroforestri dalam pengelolaan lahan berbasis risiko bencana. Jurnal Ketahanan Lingkungan, 5(1), 33-41.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
