Pengelolaan Ekosistem Mangrove Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir Rob Di Wilayah Pesisir

Authors

  • Dewi Ilma Universitas Islam Sultan Agung Semarang Author
  • Eppy Yuliani Universitas Islam Sultan Agung Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jfshe.v1i2.796

Keywords:

Ekosistem, Konservasi, Mangrove, Mitigasi, Pesisir

Abstract

Dalam menghadapi peningkatan frekuensi dan intensitas bencana alam di wilayah pesisir, pendekatan holistik menjadi kunci dalam mengurangi risiko. Salah satu solusi yang menarik adalah memanfaatkan kawasan ekosistem mangrove yang memiliki peranan vital dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mencegah banjir rob, memperlambat laju air, melindungi pantai dari abrasi, serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna laut. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan terhadap ekosistem mangrove yang bisa menjadi upaya penting dalam mitigasi bencana banjir rob di wilayah pesisir. Tantangan utama adalah kurangnya pengelolaan dan kesadaran baik masyarakat maupun perangkat daerah akan potensi ekosistem mangrove yang dapat membantu meningkatkan kualitas air, meningkatkan biodiversitas serta dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir. Melalui metode penulisan artikel berupa tinjauan literatur dan studi kasus yang relevan, artikel ini menawarkan solusi efektif dalam membangun ketahanan lokal terhadap bencana alam di masa depan yang berkelanjutan. Hasil penulisan menunjukkan bahwa pengelolaan terhadap ekosistem mangrove dapat diterapkan di wilayah pesisir sebagai upaya mitigasi bencana banjir rob dan meningkatkan kemampuan masyarakat setempat dalam menghadapi bencana. Dengan adanya penulisan artikel ini, diharapkan masyarakat, komunitas pecinta alam, dan pemerintah setempat dapat memahami pentingnya perlindungan lingkungan dan berpartisipasi aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Author Biographies

  • Dewi Ilma, Universitas Islam Sultan Agung Semarang

    Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Islam Sultan Agung Semarang

  • Eppy Yuliani, Universitas Islam Sultan Agung Semarang

    Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Islam Sultan Agung Semarang

References

Adiyoso, W. (2018). Manajemen Bencana : Pengantar & Isu-Isu Strategis. Jakarta: Bumi Aksara.

Afriyani, A. Y. (2018). Pengelolaan Ekosistem Mangrove Melalui Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. Tegal: Widyasiawara BPP.

Atmosudirdjo, P. (2005). Manajemen Dasar Pengertian dan Masalah. Jakarta: Rineka Cipta.

Christanto, J. (2014). Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Jakarta.

Dahuri, J. R. (2001). Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir Dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: Pradnya Paramita.

Debby Pattimahu, A. K. (2017). Sustainable Mangrove Forest Management Analysis (a case study from Dusun Taman Jaya, West Seram Regency, Maluku). International Journal Of Applied Engineering Research.

Desfandi, M. (2014). Urgensi Kurikulum Pendidikan Kebencanaan Berbasis Kearifan Lokal Di Indonesia. Sosio Didaktika.

Harada, F. I. (2002). Experimental Study on the Effect in Reducing Tsunami by the Coastal Permeable Structures. International Offshore and Polar Engineering Conference.

Hockings, S. S. (2006). Evaluating Effectiveness A Framework For Assessing Management Effectiveness Of Protected Areas 2nd Edition. IUCN, Gland, Switzerland and Cambridge, UK.

Ikhsyan, N. M. (2017). Analisis Sebaran Dampak dan Adaptasi Masyarakat Terhadap Banjir Rob di Kecamatan Semarang Timur dan Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Jurnal GeoEco, 145-156.

Imran, I. E. (2016). Inventarisasi Mangrove di Pesisir Pantai Cemare Lombok Barat. JUPE.

Joko Christanto, M. R. (2011). Gempa Bumi, Kerusakan Lingkungan, Kebijakan dan Strategi Pengelolaan. Yogyakarta: Liberty.

Khambali. (2017). Manajemen Penanggulangan Bencana. Yogyakarta: ANDI (Anggota IKAPI).

Khristanto, J. (2011). Gempa Bumi, Kerusakan Lingkungan, Kebijakan dan Strategi Pengelolaan. Yogyakarta Liberty.

Kordi, M. G. (2012). Ekosistem Mangrove :Potensi, Fungsi dan Pengelolaan. Jakarta: Rineka Cipta.

Kuswandono. (2017). Role Of Coordinating Ministry Of Maritime Affairs In Sustainable Management Of Indonesian Mangrove And Its Ecosystem. International Conference on Mangrove Ecosystems. Bali.

Manurung, R. (2009). Prinsip-Prinsip Pengelolaan Lingkungan, Dalam Buku Materi Pokok Manajemen Pembangunan dan Lingkungan. Jakarta.

Senoaji, G. &. (2016). Peranan Ekosistem Mangrove di Pesisir Kota Bengkulu Dalam Mitigasi Pemanasan Global Melalui Penyimpanan Karbon. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 327-333.

Slamet Abadi, K. S. (2022). Pemberdayaan Komunitas Kreasi Alam Bahari Tangkola Melalui Penanaman Mangrove Dengan Sistem Pola Rumpun Berjarak. Jurnal Pengabdian Masyarakat.

Turisno, S. R. (2018). Peran Serta Masyarakat Dan Kewenangan Pemerintah Dalam Konservasi Mangrove Sebagai Upaya Mencegah Rob dan Banjir Serta Sebagai Tempat Wisata. Masalah-Masalah Hukum.

Wiryono. (2013). Pengantar Ilmu Lingkungan. Bengkulu: Pertelon Media.

Wisnu Putra Danarto, R. M. (2019). Kajian Pengelolaan Ekosistem Mangrove Sebagai Sarana Pengurangan Risiko Bencana Di Kota Semarang. Prosiding Seminar Nasional Geotik.

Yanelis Prasenja, A. T. (2017). Analisis Keberlanjutan Ekosistem Mangrove Untuk Kegiatan Ekominawisata di Pulau Lumpur Sidoarjo. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis.

Published

2026-05-23

How to Cite

Pengelolaan Ekosistem Mangrove Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir Rob Di Wilayah Pesisir. (2026). Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution, 1(2), 68-85. https://doi.org/10.65244/jfshe.v1i2.796