Pemberdayaan Perempuan Pesisir melalui Inovasi Batik Mangrove dan Kontribusinya terhadap SDGs: Studi Kasus Sima Batik Desa Tanjung Rejo, Percut Sei Tuan, Deli Serdang

Authors

DOI:

https://doi.org/10.65244/jfshe.v1i2.818

Keywords:

batik mangrove, pemberdayaan perempuan, pesisir, pewarna alami, SDGs, Tanjung Rejo

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi mangrove sebagai bahan pewarna alami batik, menganalisis strategi pemberdayaan perempuan pesisir melalui inovasi batik mangrove, dan mengkaji kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian dilaksanakan pada 25 April 2026 di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap satu narasumber kunci yaitu Ibu Hamida (42 tahun), pemilik usaha Sima Batik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan mangrove Tanjung Rejo seluas 600–602 hektar memiliki potensi besar sebagai sumber pewarna alami batik dari bagian akar, batang, dan dahan yang mengandung tanin tinggi. Dengan efisiensi bahan baku 10 kg per tahun, usaha ini menghasilkan rata-rata 20–30 lembar kain batik per bulan dengan harga jual Rp250.000 per lembar, melibatkan 6 tenaga kerja perempuan lokal, dan menjangkau konsumen dari instansi pemerintah pusat hingga wisatawan. Analisis SWOT menunjukkan bahwa keunggulan utama produk terletak pada keunikan pewarna alami dan nilai ekologisnya, meski terkendala keterbatasan tenaga kerja dan ketergantungan cuaca. Usaha batik mangrove ini terbukti berkontribusi nyata terhadap SDG 1 (tanpa kemiskinan), SDG 8 (pekerjaan layak), SDG 12 (konsumsi dan produksi bertanggung jawab), SDG 14 (kehidupan bawah laut), dan SDG 15 (kehidupan di darat), menjadikannya model pemberdayaan berbasis ekosistem yang relevan untuk dikembangkan di wilayah pesisir lainnya.

Author Biographies

  • Ilen Sartika Madala Duha, State University of Medan

    Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Negeri Medan

  • Siti Hajar Sahari , State University of Medan

    Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Negeri Medan

  • Nazwa Amelia Putri , State University of Medan

    Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Negeri Medan

References

ABDURRAAFI’ MAUDUDI DERMAWAN. (2011). PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI KEGIATAN EKONOMI KREATIF.

Adhani, L., Siti Komariah, N., & Andini, N. (2025). Mangrove Exploration In Eco-Friendly, Sustainable Competitive Batik. In International Journal of Environmental Sciences (Vol. 11, Number 4). https://theaspd.com/index.php

Anggraeni Rahmasari, & Indah Noviandari. (2024). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR EKOWISATA MANGROVE GUNUNG ANYAR BERBASIS EKONOMI KREATIF UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN. Develop, 8(1), 59–65. https://doi.org/10.25139/dev.v8i1.7969

Begum, F., Lobry de Bruyn, L., Kristiansen, P., & Islam, M. A. (2025). What factors influence women’s participation in co-management? A case study of Sundarban mangrove forest management in Bangladesh. Journal of Environmental Planning and Management, 68(14), 3337–3362. https://doi.org/10.1080/09640568.2024.2346600

Cahyo Wulandari. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Pengelolaan Ekosistem Mangrove Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, Dan Teknologi Tepat Guna, 3(2), 301–314. https://doi.org/10.22146/parikesit.v3i2.26316

Chuku, E. O., Effah, E., Adotey, J., Abrokwah, S., Adade, R., Okyere, I., Aheto, D. W., Kent, K., Osei, I. K., Omogbemi, E. D., Adité, A., Ahoedo, K., Sankoh, S. K., Soro, Y., Wélé, M., Saine, D. F., & Crawford, B. (2022). Spotlighting Women-Led Fisheries Livelihoods Toward Sustainable Coastal Governance: The Estuarine and Mangrove Ecosystem Shellfisheries of West Africa. Frontiers in Marine Science, 9. https://doi.org/10.3389/fmars.2022.884715

Firdaus, F., Setyono, P., Gravitiani, E., & Liquiddanu, E. (2025). Key Drivers and Barriers to Circular Economy Practices in the Global Textile and Fashion Industries: Sustainable Strategies for the Indonesian Batik Industry. International Journal of Sustainable Development and Planning, 20(1), 327–346. https://doi.org/10.18280/ijsdp.200130

Fuady, M., Buraida, Kevin, M. A., Farrel, M. R., & Triaputri, A. (2025). Mangrove Forest Conservation for Disaster Mitigation and Community Welfare in Banda Aceh: a Sustainable Development Goals (SDG’s) Approach. Journal of Lifestyle and SDGs Review, 5(3), e04787. https://doi.org/10.47172/2965-730x.sdgsreview.v5.n03.pe04787

Gede Suasridewi, D., Jacob Paul Latupeirissa, J., Made Yuda Suryawan, I., Natashya, R., Mufida, I., & Supriyani, A. (2024). TRANSFORMASI EKONOMI DAN SOSIAL: DAMPAK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI INDONESIA BERDASARKAN KAJIAN LITERATUR.

Getzner, M., & Islam, M. S. (2020). Ecosystem services of mangrove forests: Results of a meta-analysis of economic values. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(16), 1–13. https://doi.org/10.3390/ijerph17165830

Heni Irawati, Novi Luthfiyana, Imra, Triyana Wijayanti, Andi Izza Naafilah, & Sari Wulan. (2020). Aplikasi Pewarnaan Bahan Alam Mangrove Pada Kain Batik Sebagai Diversifikasi Usaha Masyarakat. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 285–292. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v4i2.3982

Januar Noor, R., Imran Lapong dan, M., & Kabangnga, A. (2021). PEMANFAATAN EKOSISTEM MANGROVE BERBASIS SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) DI DESA SANJAI KABUPATEN SINJAI.

Jatinurcahyo, R., Yulianto, A., Pertama Sari, A. B., Yogyanti, D. W., & Hadi, W. (2025). From Tradition to Innovation: Diversifying Natural-Dye Batik in a Cultural Pioneer Village, Triharjo, Pandak, Bantul Yogyakarta. SHS Web of Conferences, 226, 01004. https://doi.org/10.1051/shsconf/202522601004

Kusumaryoko, P., & Pratikto, H. (2026). Internationalization of Indonesian Eco-Print Batik: Drivers, Barriers, and Global Market Opportunities.

Kwartiningsih, E., Agung, W. W., Pranolo, S. H., Haningtyas, V., Hidayat, R., & Roy Jurusan Teknik Kimia, I. S. (2015). PENGAMBILAN ZAT WARNA ALAMI DARI BUAH MANGROVE SPESIES RHIZOPHORA MUCRONATA UNTUK PEWARNA BATIK RAMAH LINGKUNGAN. http://www.depkes.go.id

Nugroho, Z. B., Cahyandito, M. F., Astari, A. J., Dede, M., Abdoellah, O. S., Fadilah, K., & Sunardi, S. (2022). Preliminary Development of Indicators for Assessing the Sustainability of Indonesia’s Natural-Dye-Based Batik Industry. International Journal of Sustainable Development and Planning, 17(7), 2097–2107. https://doi.org/10.18280/ijsdp.170710

Nur Kusuma Dewi, Nana Kariada TM, & Fidia Febriana. (2016). KONSEP GREEN ECONOMIC MELALUI PENYEDIAAN PEWARNA ALAMI BATIK DARI TANAMAN MANGROVE.

Puspitasari, L., Rustam, ;, Adawiyah, R., Iqbal, M., Prayoga, C., Bawan, D. P., Agim Nastiar, A., Berau, U. M., & Kunci, K. (2025). KONSERVASI MANGROVE UNTUK KETAHANAN EKOSISTEM DAN EKONOMI PESISIR.

Setiajiati, F., Syalsyabila, S., Pribadi, H., Poetra, R. A., Fauziah, I., & Novitasari, S. (2023). Feasibility of Mangrove Forest Products as Fabric Natural Dyes in Garut Regency. Journal of Regional and Rural Development Planning, 7(3), 326–335. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2023.7.3.326-335

Simarmata, K., Widhagdha, M. F., Pradipta, G., Aditya, R., & Saipullah. (2023). Realizing Gender Equality in Coastal Areas: Conservation of Critical Land and Empowerment of Women. Asean Social Work Journal, 11(1), 63–73. https://doi.org/10.58671/aswj.v11i1.40

Wahyuni, H. S., Diswandi, D., & Baiq Saripta Wijimulawiani. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Konservasi Mangrove di Tengah Pembangunan Infrastruktur KEK Mandalika: Studi Kasus di Desa Mertak. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 5(3), 2958–2968. https://doi.org/10.56799/ekoma.v5i3.14552

Published

2026-06-20

How to Cite

Pemberdayaan Perempuan Pesisir melalui Inovasi Batik Mangrove dan Kontribusinya terhadap SDGs: Studi Kasus Sima Batik Desa Tanjung Rejo, Percut Sei Tuan, Deli Serdang. (2026). Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution, 1(2), 172-187. https://doi.org/10.65244/jfshe.v1i2.818

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.