Peran Tokoh Agama dalam Memperkuat Moderasi Beragama terhadap Khilafiyah dan Perbedaan Mazhab di Indonesia

Authors

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggr.v2i1.337

Keywords:

Tokoh Agama, Moderasi Beragama, Khilafiyah, Mazhab, Harmoni Sosial

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan keberagaman agama dan budaya memiliki potensi konflik yang bersumber dari perbedaan pemahaman keagamaan dalam Islam, khususnya pada persoalan khilafiyah dan perbedaan mazhab. Permasalahan yang bersifat cabang ini kerap melampaui ranah teologis dan berkembang menjadi konflik sosial akibat politisasi agama dan penyebaran narasi eksklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis tokoh agama dalam memperkuat moderasi beragama sebagai upaya mencegah eskalasi konflik berbasis khilafiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan melalui analisis literatur keislaman klasik dan kontemporer serta kajian sosial keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan sebagai penafsir keagamaan kontekstual, pendidik publik, fasilitator dialog, dan penjaga narasi moderasi, termasuk di ruang digital. Strategi utama yang ditemukan meliputi penguatan pemahaman fikih perbedaan, pemanfaatan tradisi keislaman lokal, serta peneguhan etika perbedaan pendapat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa tokoh agama memiliki peran sentral dalam menjaga harmoni sosial, namun efektivitasnya sangat ditentukan oleh kapasitas keilmuan, integritas moral, dan kemampuan merespons tantangan masyarakat kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussalam, M. (2020). Khilafiyah: Antara Sunnah, Bid'ah, dan Tafsir Historis. LKiS.

Al-Jaziri, 'Abd al-Rahman al-. (n.d.). Al-Fiqh 'Ala al-Madhahib al-Arba'ah. Dar al-Fikr.

Al-Suyuti, Jalal al-Din. (n.d.). Tabyin al-Miknas min al-Lams 'An al-Qaul bi al-Qadim wa al-Jadid. Maktabah al-Tijariyyah.

Anwar, M. Z. (2018). Fiqh al-Ikhtilaf: The Ethical Framework of Religious Pluralism in Indonesian Islam. Studia Islamika, 25(3), 395–430. https://doi.org/10.15408/sdi.v25i3.8365

Azra, A. (2021). Mengapa Kita Membutuhkan Islam Moderat? Kompas.

Fauzi, A., & Rahman, M. A. (2021). The Algorithm of Hate: Social Media and Religious Intolerance in Indonesia. Journal of Digital Communication and Society, 4(1), 45–67.

Gus Baha’. (2022). Hukum Kalender Hijriah vs Gregorian [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=JEmxaH8oE7g

Hamka. (1982). Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Pustaka Panjimas.

Hasyim, S. (2017). Islam Nusantara: Genealogi, Konsep, dan Aplikasi. Pustaka Belajar.

Hefner, R. W. (2000). Civil Islam: Muslims and Democratization in Indonesia. Princeton University Press.

Hidayat, K. (2022). Negara dan Moderasi Beragama: Kebijakan dan Tantangan. RajaGrafindo Persada.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Modul Moderasi Beragama. Pusat Kerukunan Umat Beragama dan Pembinaan Masyarakat.

Majelis Ulama Indonesia (MUI). (2015). Surat Edaran MUI Nomor: KEP-644/MUI/IX/2015 tentang Pedulilah kepada Orang Lain. Jakarta: MUI.

Majelis Ulama Indonesia (MUI). (2015). Fatwa tentang Keabsahan Shalat di Belakang Imam yang Berbeda Mazhab. Jakarta: MUI Pusat.

Nashir, H. M. (2018). Islam Rahmatan Lil 'Alamin: Moderasi, Keindonesiaan, dan Kemanusiaan. Suara Muhammadiyah.

Nashir, H. (2018). Teologi Wasathiyyah: Membangun Moderatisme Beragama di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rohman, T. A. (2019). Transnasionalisme Gerakan Salafi di Indonesia: Sebuah Telaah Sosiologis. Jurnal Sosiologi Religius, 21(2), 155-176.

Ricklefs, M. C. (1991). A History of Modern Indonesia, ca. 1300 to the Present. London: Macmillan.

Siradj, S. A. (2020). Defend Islam Nusantara: Refleksi dan Aksi Nahdlatul Ulama. LKiS.

Sjah, M. I. (2018). Etika Berbeda: Meninjau Kembali Konsep Al-Ikhtilaf fi al-Fiqh. Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis, 20(1), 55-74.

Slama, M. (2019). The Salafis in Aceh, Indonesia: A New Chapter in the Local-Global Nexus. Modern Asian Studies, 53(5), 1389–1420. https://doi.org/10.1017/S0026749X18000217

Syafiq, M. A. (2020). Ustadz Abdul Somad and the Politics of Muslim Identity in Indonesia. Indonesia and the Malay World, 48(140), 89–106. https://doi.org/10.1080/13639811.2020.1715721

Van Bruinessen, M. (1995). *Kitab Kuning: Pesantren dan Tarekat: Tradisi-tradisi Islam di Indonesia. Mizan.

Published

2026-01-18

How to Cite

Peran Tokoh Agama dalam Memperkuat Moderasi Beragama terhadap Khilafiyah dan Perbedaan Mazhab di Indonesia. (2026). Journal of Golden Generation Religious, 2(1), 59-69. https://doi.org/10.65244/jggr.v2i1.337

Similar Articles

1-10 of 12

You may also start an advanced similarity search for this article.