Mazhab Tafsir Syiah, Kelahiran dan Perkembangan, Sumber, Metode dan Karakteritik Tafsir, Tokoh-Tokoh Tafsir Syi’ah dan Karyanya
DOI:
https://doi.org/10.65244/jggr.v2i2.674Keywords:
Tafsir Syiah, Ahlul Bait, Imamah, Mazhab Tafsir, Al-MizanAbstract
Artikel ini mengkaji mazhab tafsir Syiah dengan menyoroti kelahiran dan perkembangannya, sumber-sumber penafsiran, metode serta karakteristiknya, dan tokoh-tokoh utama beserta karya-karyanya. Kajian ini penting karena penelitian tentang tradisi tafsir Syiah di Indonesia masih relatif terbatas, padahal tradisi ini memiliki posisi penting dalam sejarah intelektual Islam dan terus berkembang hingga masa modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui penelaahan terhadap kitab tafsir, karya ulama, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir Syiah lahir dari pengakuan terhadap otoritas Ahlul Bait dan doktrin imamah, lalu berkembang dari corak riwayat yang cenderung apologetik menuju bentuk penafsiran yang lebih rasional, linguistik, filosofis, dan dialogis. Sumber tafsir Syiah mencakup Al-Qur’an, riwayat Nabi dan imam Ahlul Bait, hadis internal Syiah, akal, serta ta’wil. Tokoh-tokoh seperti al-‘Ayyasyi, al-Qummi, al-Tusi, al-Tabarsi, dan Muhammad Husayn Tabataba’i menunjukkan dinamika tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir Syiah merupakan tradisi intelektual yang dinamis, berlapis, dan terus beradaptasi dalam ruang akademik serta dialog antar mazhab.
Downloads
References
Abidin, A. Z. (2018). Shi’ite ideology bias in Al-Qummi tafsir: Study of Ali Imran and Al-Nisa’ chapters. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 19(2), 185–197. https://doi.org/10.14421/esensia.v19i2.1594
Achmad, A. (2021). Telaah tafsir al-Mizan karya Thabathabai. Tafsere, 9(2), 248–263.
Akhdiat, & Jamarudin, A. (2022). Mengenal Tokoh-Tokoh Tafsir Syi’ah dan Karya Tafsirnya. Kalam: Jurnal Agama Dan Sosial Humaniora, 10(2), 103–120. https://journal.lsamaaceh.com/index.php/kalam/article/download/146/119
Al-Furqon, M. A. M., & Taqiyuddin, M. (2020). Metode tafsir batini Syiah: Sebuah telaah kritis. AL QUDS: Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, 4(2), 207–234. https://doi.org/10.29240/alquds.v4i2.1703
Al Amin, A., Sholeha, A., & Dasuki, A. (2025). Telaah Tafsir Al-Mizan (Syiah): Karakteristik dan Metodologi Tafsir Syiah. Jurnal Sains Student Research, 3(2), 494–503. https://doi.org/10.61722/jssr.v3i2.4345
Alfani, I. H. D. (2023). Takwil Al-Qur’an Syi’ah Isma’iliyah: Studi Penakwilan pada Kisah Nabi Isa As. Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin, 3(2), 198–209. https://doi.org/10.15575/jpiu.v3i2.24629
Alfi, A. M. (2018). Qira’at shadhah dalam tafsir Syiah: Studi term nikah mut’ah dan imam. AL ITQAN: Jurnal Studi Al-Qur’an, 4(1), 53–70. https://doi.org/10.47454/itqan.v4i1.679
Aljufri, A., & Aljufri, M. (2022). AL-TABARSI TOKOH TAFSIR KLASIK SYIAH MODERAT (468-548 H): Telaah atas kitab Majma’ al-Bayan fi Tafsir al-Qur’an. Al-Munir: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(2), 356–378. https://doi.org/10.24239/al-munir.v3i02.119
Anshori. (2022). Syi’ah dan tafsir al-Mizan fi tafsir al-Qur’an karya Muhammad Husein al-Tabataba’i. Jurnal Ulunnuha, 11(1), 76–94. https://doi.org/10.15548/ju.v11i1.1906
Dewi, O. S. (2016). Syiah: Dari kemunculannya hingga perkembangannya di Indonesia. Jurnal Studi Al-Qur’an, 12(2), 1–25. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jsq/article/download/3842/2861
Hopipah, E. N., Athoilah, M., & Sar’an, M. (2023). Telaah tafsir Syiah: Karakteristik dan metodologi tafsir Al-Mizan karya Allamah Thabathaba’i dan contoh penerapannya dalam hukum keluarga. TAFAKKUR: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(01), 50–67.
Ihsan, M. N. (2023). Dinamika tafsir dari sektarian ke moderat: Studi historis tafsir-tafsir Syi’ah. Jurnal Moderasi: The Journal of Ushuluddin and Islamic Thought, and Muslim Societies, 3(1), 68–93. https://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/moderasi/article/download/4826/2331/12662
Musolli. (2017). Ahlul Bayt perspektif Syiah dan Sunni: Studi tafsir Al-Mizan dan tafsir Tahrir wa Al-Tanwir. AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman, 4(1), 69–79. https://doi.org/10.33650/at-turas.v4i1.199
Nuraini, & Muhajirin. (2025). Genealogi kritik hermeneutik Sunni terhadap sekte Syiah: Analisis pemikiran Abdul Halim Mahmud. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 1240–1248. https://doi.org/10.63822/ggwb6k70
Ramadhani, M., Kerwanto, & Aini, P. H. (2025). Memahami Corak dan Metode Penafsiran Tafsir Syiah: Kajian Terhadap Tafsir Al-Qummi dan Tafsir Al-Mizan. EL-ADABI: Jurnal Studi Islam, 3(2), 1–13. https://doi.org/10.59166/el-adabi.v3i2.159
Saputra Harahap, I., Akbar, A., Hermanto, E., Muda Hasibuan, M., Al-Qur, I., dan Tafsir, an, Ushuluddin, F., & Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, U. (2025). Metode Tafsir dalam Perspektif Ulumul Qur’an: Pendekatan Konseptual dalam Pemahaman Ayat-Ayat Al-Qur’an. Diterima, 1(4), 615–625.
Sidik, A. A. (2022). Ideologi kalam dalam tafsir Al-Qur’an: Studi komparasi tafsir Sunni dan Syi’ah tentang kepemimpinan. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 2(4). https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/ALWATZIKHOEBILLAH/article/download/3436/2634/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Golden Generation Religious

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Religious agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Religious right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









