Konflik Antaragama, Resolusi dan Rekonsiliasi

Authors

  • Alexsa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara image/svg+xml Author
  • Tasya Amanda Universitas Islam Negeri Sumatera Utara image/svg+xml Author
  • Hani Wulan Sari Lingga Universitas Islam Negeri Sumatera Utara image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggr.v2i1.290

Keywords:

konflik antaragama, resolusi, rekonsiliasi

Abstract

Penelitian ini mengkaji konflik antaragama di Indonesia dengan fokus pada faktor penyebab, bentuk penyelesaian, serta upaya rekonsiliasi yang ditempuh. Konflik keagamaan tidak semata-mata muncul karena perbedaan keyakinan, tetapi juga dipengaruhi oleh aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Dalam banyak kasus, agama justru dijadikan simbol atau alat legitimasi dari pertentangan yang sebenarnya berakar pada persoalan struktural lain. Penyelesaian konflik di masyarakat yang majemuk menuntut pendekatan yang adil, terbuka melalui dialog, serta berlandaskan nilai kemanusiaan. Lebih jauh, rekonsiliasi dipandang sebagai langkah penting untuk memulihkan kepercayaan antar kelompok sekaligus membangun perdamaian yang berkelanjutan. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menunjukkan bahwa konflik, resolusi, dan rekonsiliasi merupakan tiga aspek yang saling berkaitan erat dan perlu dipahami secara menyeluruh agar tercipta harmoni dalam kehidupan masyarakat plural.

Downloads

Download data is not yet available.

References

ALIM ROSWANTORO. (2018). RESOLUSI KONFLIK DALA MASYARAKAT RELIGIUS INDONESIA. 8, 302.

Heydemans, N. A., & Langi, F. M. (2019). Rekonsiliasi Pemuda dengan Alam. Jurnal Studi Pemuda, 8(2), 156. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.48448

Ismail, R. (2020). Resolusi Konflik Keagamaan Integratif: Studi Atas Resolusi Konflik Sosial Keagamaan Ambon. Living Islam: Journal of Islamic Discourses, 3(2). https://doi.org/10.14421/lijid.v3i2.2458

Manar, F. dan D. G. (2004). ANATOMI KONFLIK SOSIAL DI JAWA TENGAH: Studi Kasus Konflik Penistaan Agama di Temanggung Fitriyah dan Dzunuwanus Ghulam Manar. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 2(2), 18–30.

Philpott, D. (2011). Religion, Reconciliation, and Transitional Justice: The State of the Field. SSRN Electronic Journal, October. https://doi.org/10.2139/ssrn.1417034

Regus, M. (2020). Jurnal Politik Interreligious Conflicts in Post-Authoritarian Indonesia : Assumptions , Causes , and Implications Interreligious Conflicts in Post- Authoritarian Indonesia : Assumptions , Causes , and Implications. 5(2). https://doi.org/10.7454/jp.v5i2.1013

Rumbi, F. P., & Sulle, Y. (2024). Rekonsiliasi dan Pengampunan. Indonesian Journal of Theology, 12(2), 225–248. https://doi.org/10.46567/ijt.v12i2.467

Sabiruddin. (2024). The Challenges of Conflict Resolution in Efforts to Achieve Peace in Syria. Mondial,JurnalHubunganInternasional, 1(1), 59–74.

Sintha Wahjusaputri. (2015). Religion Conflicts in Indonesia Problems and Solutions. Sociology Study, 5(12). https://doi.org/10.17265/2159-5526/2015.12.004

Widjaja, I. (2025). Evangelism Mission in the Trap of Christianization Issues : An Attempt to Restore an Inclusive Alternative Evangelism Model in Diverse Indonesia. 8(1), 1–13.

Zain, A. (2023). Religious : Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Building Bridges , Not Walls : Navigating Inter-Religious Conflict Over Worship Spaces in Aceh Singkil , Indonesia. 7249.

Published

2026-01-18

How to Cite

Konflik Antaragama, Resolusi dan Rekonsiliasi. (2026). Journal of Golden Generation Religious, 2(1), 49-58. https://doi.org/10.65244/jggr.v2i1.290

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.