Penerapan Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.65244/jgge.v2i1.455Keywords:
Discovery Learning, Sekolah Dasar, Keterampilan SosialAbstract
Keterampilan sosial merupakan kompetensi penting bagi siswa sekolah dasar untuk dapat berinteraksi secara efektif, bekerja sama, dan mengembangkan hubungan interpersonal yang positif. Model pembelajaran Discovery Learning menjadi salah satu pendekatan inovatif yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran sehingga mereka terdorong untuk menemukan pengetahuan melalui pengalaman langsung. Tulisan ini bertujuan mengkaji konsep Discovery Learning, urgensinya dalam pembelajaran di sekolah dasar, strategi implementasi, serta dampak jangka panjangnya terhadap keterampilan sosial siswa. Dengan pendekatan studi literatur, artikel ini mengintegrasikan teori-teori konstruktivistik dan hasil penelitian yang relevan. Kajian menunjukkan bahwa Discovery Learning mampu meningkatkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, empati, pengelolaan konflik, dan pemecahan masalah sosial. Model ini tidak hanya berpengaruh terhadap peningkatan proses pembelajaran di kelas, tetapi juga mendukung pembentukan karakter sosial dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penerapan Discovery Learning direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang relevan dalam mendukung paradigma Merdeka Belajar pada Pendidikan dasar.
Downloads
References
Arends, R. I. (2012). Learning to Teach (9th ed.). New York: McGraw-Hill.
Bruner, J. S. (1961). The act of discovery. Harvard Educational Review, 31(1), 21–32.
Bruner, J. S. (1966). Toward a Theory of Instruction. Harvard University Press.
Fauziah, D. (2020). Pengaruh model Discovery Learning terhadap keterampilan sosial siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 144–155.
Goleman, D. (2000). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. New York: Bantam Books.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
Huda, M. (2015). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2015). Models of Teaching (9th ed.). Pearson Education.
Kemendikbud. (2021). Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan Implementasi. Jakarta: Kemendikbudristek.
Lester, F. K. (2013). Thoughts about research on problem-solving instruction. Educational Studies in Mathematics.
Putri, A. N. (2021). Penerapan Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi siswa. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 8(3), 202–215.
Rahmawati, S. (2019). Model pembelajaran penemuan untuk meningkatkan interaksi sosial siswa SD. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 35–48.
Sari, L. M. (2022). Implementation of discovery learning for improving students’ social-emotional competence in elementary schools. International Journal of Educational Research, 4(2), 77–89.
Slavin, R. E. (2018). Educational Psychology: Theory and Practice (12th ed.). Boston: Pearson.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Trianto. (2017). Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi dan Implementasinya. Jakarta: Bumi Aksara.
Uno, H. B., & Mohamad, N. (2019). Belajar dengan Pendekatan PAILKEM. Jakarta: Bumi Aksara.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Woolfolk, A. (2016). Educational Psychology (13th ed.). Pearson.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Golden Generation Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Education right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









