Studi Tematik Ayat-Ayat Waris (Al-Mawaris) Sebagai Materi Pendidikan Islam Di Madrasah Dan Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.65244/jgge.v2i1.435Keywords:
Studi tematik ayat-ayat waris, Madrasah, PesantrenAbstract
Kajian mengenai ayat-ayat waris dalam Al-Qur’an merupakan bagian integral dari studi hukum Islam (fiqh al-mawārīṯ) yang memiliki posisi strategis dalam membentuk pemahaman keadilan sosial dalam pendidikan Islam. Artikel ini membahas secara tematik (mawḍhu’i”) ayat-ayat waris dalam Al-Qur’an dan relevansinya terhadap sistem pendidikan di madrasah dan pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik untuk menganalisis empat ayat utama waris: QS. an-Nisā’: 7,11,12, dan 176. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat tersebut mengandung nilai-nilai keadilan, tanggung jawab keluarga, dan penghargaan terhadap perempuan yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum madrasah dan pesantren. Pembelajaran faraidh tidak semata-mata berhenti pada aspek hukum dan perhitungan bagian, melainkan juga pada nilai-nilai spiritual dan sosial yang terkandung di dalamnya. Kebaruan (novelty) dari artikel ini terletak pada pengintegrasian tafsir tematik dengan pendekatan pedagogis kontekstual berbasis karakter Qur’ani yang dapat memperkuat literasi hukum Islam di lembaga pendidikan keagamaan.
Downloads
References
Al-Farmawi, A. H. (1977). Al-Bidayah fi al-Tafsir al-Maudhu„i. Kairo: Maktabah Wahbah.
Ibnu Mājah. (1952) Sunan Ibn Mājah. No. Hadis 2719, Kitab al-Farā’iḍ.
Disunting oleh Muhammad Fu'ād 'Abd al-Bāqī. Kairo: Dār Iḥyā’ al-Kutub al- ‘Arabiyyah.
Al-Maraghi, A. M. (1946). Tafsir al-Maraghi. Beirut: Dar Ihya’ at-Turats al-‘Arabi.
Al-Qurthubi, A. A. (2006). Al-Jami„ li Ahkam al-Qur‟an. Beirut: Dar al-Kutub al- ‘Ilmiyyah.
Ibnu Katsir, I. (1999). Tafsir al-Qur‟an al-„Azhim. Kairo: Dar al-Hadits.
Muhaimin. (2010). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Nata, A. (2001). Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Logos.
Shihab, M. Q. (1996). Wawasan Al-Qur‟an: Tafsir Maudhu„i atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan.
Zuhdi, M. H. (2018). Metode Tafsir Tematik: Pendekatan Kontemporer terhadap Al- Qur‟an. Yogyakarta: LKiS.
Shihab, M. Quraish. (2002). Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al- Qur'an. Jakarta: Lentera Hati.
Al-Qardhawi, Yusuf. (2001). Al-Ijtihad al-Mu'ashir baina al-Indhibath wa al-Infirath.
Kairo: Dar al-Tauzi' wa al-Nasyr al-Islamiyah.
Rahman, Afzalur. (1995). Qur'anic Sciences. London: The Muslim Schools Trust.
Tim Penyusun. (2020). Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab. Jakarta: Kementerian Agama RI. Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah, Kitab Al- Faraidh, Hadis No. 2719.
Al-Attas, (1993) Syed Muhammad Naquib. Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ISTAC.
Muhaimin, (2012) Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: Rajawali Pers.
Al-Qur’an dan Terjemahannya, (2020) Kementerian Agama Republik Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Golden Generation Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Education right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









