UPAYA PENINGKATAN PELAYANAN PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG MELALUI SIMBG.PU.GO.ID GUNA MENDUKUNG PENDAPATAN (RETRIBUSI) ASLI DAERAH KOTA BOGOR

Authors

  • Fitka Adhitia Angga Larang Universitas Djuanda, Bogor Author
  • Saprudin Universitas Djuanda, Bogor Author
  • H. R. Oetje Subagdja Universitas Djuanda, Bogor Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jrph.v2i1.567

Keywords:

Persetujuan Bangunan Gedung, E-Government, SIMBG, Pelayanan Publik, Pendapatan Asli Daerah

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan komponen penting dalam mendukung pembangunan daerah dan penyelenggaraan pelayanan publik. Salah satu sumber PAD yang memiliki potensi signifikan adalah retribusi perizinan bangunan yang berasal dari Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelayanan perizinan bangunan, pemerintah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) sebagai platform digital yang bertujuan menyederhanakan prosedur administrasi serta meningkatkan transparansi pelayanan publik. Namun demikian, implementasi SIMBG di tingkat pemerintah daerah masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta koordinasi administratif antar instansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung melalui SIMBG di Kota Bogor, mengidentifikasi faktor-faktor kendala dalam pelaksanaannya, serta merumuskan strategi peningkatan pelayanan guna mendukung peningkatan pendapatan retribusi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMBG telah memberikan dampak positif terhadap efisiensi dan transparansi pelayanan PBG, namun masih terdapat berbagai hambatan seperti rendahnya pemahaman masyarakat terhadap sistem, kendala teknis dalam penggunaan aplikasi, serta koordinasi kelembagaan yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan sosialisasi publik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur, serta optimalisasi integrasi sistem digital guna meningkatkan efektivitas implementasi SIMBG. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pelayanan SIMBG berpotensi meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung peningkatan PAD melalui retribusi PBG di Kota Bogor.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.

Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2015). The new public service: Serving, not steering (4th ed.). New York: Routledge.

Dwiyanto, A. (2017). Manajemen pelayanan publik: Peduli, inklusif, dan kolaboratif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Grindle, M. S. (1980). Politics and policy implementation in the third world. Princeton: Princeton University Press.

Heeks, R. (2001). Understanding e-government for development. Manchester: Institute for Development Policy and Management.

Indrajit, R. E. (2006). Electronic government: Strategi pembangunan dan pengembangan sistem pelayanan publik berbasis teknologi digital. Yogyakarta: Andi.

Kurniawan, A. (2005). Transformasi pelayanan publik. Yogyakarta: Pembaruan.

Layne, K., & Lee, J. (2001). Developing fully functional e-government: A four stage model. Government Information Quarterly, 18(2), 122–136.

Mardiasmo. (2018). Otonomi dan manajemen keuangan daerah. Yogyakarta: Andi.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.

Moon, M. J. (2002). The evolution of e-government among municipalities. Public Administration Review, 62(4), 424–433.

OECD. (2014). Recommendation of the council on digital government strategies. Paris: OECD Publishing.

Osborne, S. P. (2010). The new public governance: Emerging perspectives on the theory and practice of public governance. London: Routledge.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Bangunan Gedung.

Rosenbloom, D. H., Kravchuk, R. S., & Clerkin, R. M. (2015). Public administration: Understanding management, politics, and law in the public sector (8th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

United Nations. (2020). United Nations e-government survey 2020: Digital government in the decade of action for sustainable development. New York: United Nations.

World Bank. (2016). Digital dividends. Washington DC: World Bank.

Published

2026-03-17

How to Cite

UPAYA PENINGKATAN PELAYANAN PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG MELALUI SIMBG.PU.GO.ID GUNA MENDUKUNG PENDAPATAN (RETRIBUSI) ASLI DAERAH KOTA BOGOR. (2026). Journal of Research and Public Horizons, 2(1), 85-93. https://doi.org/10.65244/jrph.v2i1.567

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.