Sifat - Sifat Teknis Beton Fast Track Dengan Pedel Sebagai Material Substitusi Semen Untuk Perkerasan Jalan
DOI:
https://doi.org/10.65244/jrph.v2i2.1106Keywords:
Fast Track, Pedel, Kuat Tekan, Kuat LenturAbstract
Beton Fast Track adalah beton yang cepat mengeras dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa digunakan sebagai landasan jalan raya. Beton dibuat menggunakan pasir dan semen, sehingga diperlukan bahan baru sebagai inovasi yang dapat menggantikan (substitusi) pasir dan semen. Oleh karena itu, dilakukan penelitian terhadap beton dengan menggunakan material lokal seperti Pedel sebagai bahan substitusi semen tanpa mengurangi mutu beton. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh Pedel sebagai material substitusi semen terhadap Kuat Tekan dan Kuat Lentur pada Beton Fast Track. Pada penelitian ini digunakan komposisi Pedel dengan persentase 0%, 5%, 10% dan 15% serta terdapat bahan tambah Superplasticizer Tipe F sebanyak 0,7% dari berat semen. Benda uji yang dibuat berupa Silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm serta Balok berdimensi penampang 15 cm x 15 cm dengan panjang 60 cm. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian Kuat Tekan dan Kuat Lentur terhadap Beton Fast Track dengan umur beton 3, 5 dan 7 hari. Hasil Pengujian Beton Fast Track menunjukkan Job Mix Design terbaik ada pada Variasi III (Pedel 10%) dengan Nilai Kuat Tekan sebesar 264,46 kg/cm2 dan Nilai Kuat Lentur sebesar 31,21 kg/cm2 pada beton umur 7 hari.
Downloads
References
Afif, A. (2019). Pengaruh Abu Batu Sebagai Substitusi Agregat Halus dan Penambahan Superplasticizer Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi. Yogyakarta: Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia.
Alfarosy, Riski Qory. (2018). Analisa Pengurangan Jumlah Semen Dengan Penambahan Fly Ash Dan Aktivator Alkalin Terhadap Kuat Tekan Dan Porositas Beton Dengan Faktor Air Semen 0,30. Jawa Timur: Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional Veteran.
Amalia. (2011). Studi Potensi Limbah Debu Pengolahan Baja (Dry Dust Collector) Sebagai Bahan Tambah Pada Beton. In Januari, 10(1): 75–82.
Dicky, Ramadhan., & Muhammad, F. (2022). Analisa Kuat Tekan Self Compacting Concrete Dengan Penambahan Superplasticizer Type F Dan Retarder Type D Pada Metode Fast Track. Semarang: Fakultas Teknik Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Djoko Setiyarto, Y., & Pradana, D. (2022). Pengaruh Penggunaan Zat Epoxy Terhadap Kuat Tekan Beton Normal. E-ISSN: 2775-4588, 3(1): 12–21.
Fadillah, Yuda., Wibowo., & Sunarmasto. (2017). Kajian Pengaruh Variasi Penambahan Bahan Accelerator Terhadap Parameter Beton Memadat Mandiri Dan Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi. Surakarta: Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Sebelas Maret.
Ferdiansyah, Muhaammad Andi Rizki., & Nurul Rochmah. (2022). Pengaruh Penggunaan Fly Ash Pada Mutu Tinggi Terhadap Nilai Kuat Tekan. Jurnal Ilmiah Semesta Teknika, 6(2): 82–89.
Hadori, Ahmad., Yudi, Pranoto., & Tommy, E. K. (2015). Pengujian Kuat Tekan Beton Dengan Penambahan Fly Ash Dan Admixture Superplasticizer. Jurnal Inersia, 7(1).
Haris, & Tahir, S. (2020). Study Eksperimental Kuat Tekan Beton dengan Mensubstitusikan Limbah Batu Bata Pada Semen. ISSN: 2581-1568 Siimo Engineering, 4(1): 39–51.
Herdiansyah., & Ria Pangaribuan, M. (2013). Pengaruh Batu Cadas (Batu Trass) Sebagai Bahan Pembentuk Beton Terhadap Kuat Tekan Beton. Jurnal Inersia, 5(2).
Jayanegara, K. F., dkk. (2019). Pengaruh Kuat Tekan Beton Menggunakan Fly Ash Dengan Bahan Tambah Superplasticizer. Bogor: Fakultas Teknik Universitas Pakuan.
Mu’minin, A., Amirul., & Umar. (2013). Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Beton Mutu Tinggi Dengan Variasi Ukuran Maksimum Agregat Kasar Slag Baja. Makassar: Politeknik Negeri Ujung Pandang.
Nurfitriani, N., Wibawa, T. P., & Amalia. (2019). Kualitas Beton Normal Dengan Penambahan Retarder. Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil, 1(1): 22–27.
Pratama, F. H. (2021). Pengaruh Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Kuat Tekan Beton K-225. Riau: Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian.
Putra, Daniel Mandala., & Darma Widjaja. (2015). Hubungan Kuat Tarik Belah Dengan Kuat Tekan Beton Ringan. Jurnal Inersia, 4(2): 76–88.
Rivai, M. A., & Kimi, S. (2019). Inovasi Beton Ramah Lingkungan.
Simanjuntak, D. M. (2022). Beton Mutu Tinggi Dengan Substitusi Fly Ash Pada Semen Dan Superplasticizer Sebagai Admixture Dan FAS 0,36 S/D 0,40. 1–11.
Simatupang, T. (2023). Serbuk Besi Sebagai Bahan Tambah Campuran Beton.
Suhardi, R. F., Firdaus, & Kasmuri, M. (2019). Pengaruh Penambahan Superplasticizer Tehadap Kuat Tekan Mortar Beton Geopolimer. 52–58.
Tarisa, E., Olivia, M., & Kamaldi, A. (2016). Durabilitas Beton Bubuk Kulit Kerang Di Lingkungan Air Laut. Jom FTEKNIK, 3(2).
Wikana, I., & Wantutrianus, Z. (2014). Pengaruh Pemakaian Fly Ash Dan Abu Batu Sebagai Pengganti Sebagian Semen Pada Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi.
Windayati, H. D., & Hadi, D. W. (2023). Analisa Campuran Green Material Sebagai Alternatif Pembuatan Bata Ringan Untuk Pekerjaan Dinding. E-Jurnal ITN, 12(1): 1–10.
Yuwono, A. C. (2020). Pemanfaatan Limbah Granit dan Fly Ash Dalam Penerapan Beton Mutu Tinggi Dengan Minim Semen Yang Ramah Lingkungan dan Ekonomis. 6–30.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naufal Hilmi Fahar, Tri Riskyanto, Rachmat Mudiyono, Juny Andry Sulistyo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Research and Public Horizons agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Research and Public Horizons right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.








