Analisis Mitos Larangan Duduk di Depan Pintu dalam Perspektif Islam Hitam Ali Syariati

Authors

  • Muhammad Raihannur Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author
  • Muhammad Hafizh Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggm.v2i3.752

Keywords:

Mitos, Pamali, Sosiologi Agama, Ali Syariati

Abstract

Mitos larangan duduk di depan pintu merupakan bentuk pamali yang masih hidup dalam masyarakat Indonesia dan tetap diwariskan di tengah perubahan sosial. Artikel ini berangkat dari pertanyaan tentang makna sosial mitos tersebut, faktor yang menyebabkan keberlanjutannya, serta cara menganalisisnya dalam perspektif Islam Hitam Ali Syariati. Kajian ini bertujuan menjelaskan makna sosial larangan duduk di depan pintu, menguraikan alasan mitos itu tetap bertahan, dan menafsirkan relevansi sosial-keagamaannya. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka, sedangkan pendekatan yang dipakai ialah Islam Hitam dengan landasan teoritis Ali Syariati. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui penelaahan literatur tentang pamali, mitos, budaya, dan pemikiran Syariati. Hasil Kajian menunjukkan bahwa mitos ini tidak sekadar berisi ancaman mistis, tetapi berfungsi sebagai media pendidikan adab, kontrol sosial, dan penanaman akhlak. Kesimpulannya, larangan duduk di depan pintu dapat dipahami sebagai tradisi moral yang relevan secara sosial-keagamaan sepanjang tidak diyakini sebagai kebenaran gaib yang mutlak

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Muhammad Raihannur, Universitas Islam Negeri Palangka Raya

    Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Palangka Raya

  • Muhammad Hafizh , Universitas Islam Negeri Palangka Raya

    Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Palangka Raya

References

Adnan, G. (2020). Sosiologi agama: Memahami teori dan pendekatan. Ar-Raniry Press.

Aida, A., Fuady, M. N., & Noor, H. (2024). Nilai pendidikan Islam pada kepercayaan pamali bagi orang hamil di Desa Lehai Kecamatan Dusun Hilir Kalimantan Tengah. Al-Manba, 9(2), 27–34.

Aisah, & Asyari, M. (2024). Penerapan dan pengaruh budaya pamali atau pantangan adat dalam lingkup masyarakat Islam Universitas Lambung Mangkurat. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(2), 448–461.

Arif, I. F., & Listiana, A. (2023). Analisis peranan pamali masyarakat adat Sunda terhadap perkembangan moral anak usia dini. JECED: Journal of Early Childhood Education and Development, 5(1), 31–53.

Erawati, D. (2017). Peranan sosialisasi nilai kebersamaan dalam upaya menanggulangi konflik beragama dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Palangka Raya. PALITA: Journal of Social-Religion Research, 2(1), 1–14.

Fitri, A. A., & Ningsih, A. R. (2024). Pantang larang masyarakat Desa Aliantan Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 28091–28106.

Indiani, D., & Andriyani, N. (2024). Tradisi pantang larang di masyarakat Melayu Indragiri Hilir: Tinjauan semiotika Roland Barthes. Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 3(1), 11–21.

Ismah, I. (2020). Studi Islam dengan pendekatan sosiologis (Pemikiran Ali Syari’ati). Al-Munqidz: Jurnal Kajian Keislaman, 8(1), 139–156.

Majid, A. (2020). Sosiologi agama: Menyelami pemahaman berbagai masyarakat beragama. SEARFIQH.

Masni, N., Astari, S., Antoni, R. S., Desyandri, & Muhammadi. (2024). Mitos-mitos dalam kepercayaan masyarakat. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1).

Meirani, S., Irawan, D., Suhardi, & Malik, A. (2025). Analisis semiotik mitos pantang larang masyarakat Sekanak Raya Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Belakang Padang Kota Batam. Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora, 9(2), 685–691.

Rahmadina, A., Harahap, E. P., & Yusra, H. (2025). Makna mitos dalam tradisi Mandi Safar di Desa Air Hitam Laut Kabupaten Tanjab Timur. Jurnal Idiomatik, 8(1), 25–33.

Riyanto, P. I. (2021). Agama dan perubahan sosial perspektif Ali Syariati. JAWI, 4(2), 83–104.

Sadat, A., & Yusuf, M. (2020). Pamali culture of Polewali community in West Sulawesi and appreciation of Islamic jurisprudence. El Harakah: Jurnal Budaya Islam, 22(2), 263–283. https://doi.org/10.18860/eh.v22i2.9372

Sanjaya, S., Budiman, A., & Sondarika, W. (2025). Implementasi nilai-nilai budaya pamali sebagai ketahanan sosial dan budaya masyarakat Panjalu Kabupaten Ciamis. JAMASAN: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 1(3), 346–369.

Sari, P. P., Aziz, D., Ruliani, Gadeng, A. N., & Zahara, A. (2025). Mitos atau fakta larangan membawa payung ke sawah di Gampong Dayah Bluek Kecamatan Meurah Mulia Kabupaten Aceh Utara? Journal of Demography, Ethnography, and Social Transformation, 5(1), 10–18.

Zaman, A. R. B. (2021). Humanistik dan teologi pembebasan Ali Syariati: Telaah atas pemikiran Ali Syariati dan kontribusinya terhadap kajian Islam kontemporer. Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman, 20(2), 86–95.

Published

2026-05-20

How to Cite

Analisis Mitos Larangan Duduk di Depan Pintu dalam Perspektif Islam Hitam Ali Syariati. (2026). Journal of Golden Generation Multidisciplinary , 2(3), 241 – 255. https://doi.org/10.65244/jggm.v2i3.752

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

41-50 of 54

You may also start an advanced similarity search for this article.