PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI

Authors

  • Yessica Nathania Nababan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jgge.v2i1.242

Keywords:

kecerdasan emosional, anak usia dini, pengasuhan

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana kecerdasan emosional anak usia dini dapat berkembang melalui proses pembelajaran, pola pengasuhan, serta interaksi sosial yang terjadi di lingkungan keluarga dan sekolah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi pada anak usia 4–6 tahun, guru PAUD, serta orang tua sebagai pendamping utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kecerdasan emosional anak muncul melalui serangkaian aktivitas belajar yang mengarah pada pengendalian emosi, kemampuan bersosialisasi, dan pembentukan perilaku positif. Dalam praktiknya, guru memanfaatkan kegiatan bermain, bercerita, serta percakapan sederhana untuk menanamkan nilai emosional, sedangkan orang tua memberikan dukungan melalui komunikasi yang penuh empati, contoh perilaku baik, dan pengasuhan yang konsisten. Keberhasilan proses ini turut ditunjang oleh kesiapan pendidik, keterlibatan aktif keluarga, serta lingkungan belajar yang mendukung. Namun demikian, penelitian juga menemukan beberapa kendala seperti karakter anak yang berbeda-beda, ketidakteraturan pendampingan di rumah, serta keterbatasan sarana pembelajaran. Penelitian ini menegaskan perlunya kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk memastikan proses pengembangan kecerdasan emosional berlangsung efektif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Goleman, D. (2019). Kecerdasan Emosional: Mengapa EQ Lebih Penting daripada IQ. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. hlm. 1–400.

Hidayati, N. (2022). “Peran Guru dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini”. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Nusantara, Vol. 5 No. 2, hlm. 77–89. Malang: Universitas Negeri Malang.

Lestari, D. & Wulandari, M. (2021). “Strategi Pengasuhan Positif terhadap Regulasi Emosi Anak”. Jurnal Psikologi Perkembangan Indonesia, Vol. 4 No. 3, hlm. 112–130. Bandung: Universitas Padjadjaran Press.

Mulyasa, E. (2020). Pendidikan Anak Usia Dini dalam Perspektif Kurikulum Merdeka Belajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada. hlm. 1–250.

Sari, Y. & Pratama, A. (2023). “Hubungan Lingkungan Keluarga dan Kemampuan Regulasi Emosi Anak di TK Negeri”. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 7 No. 1, hlm. 345–360. Medan: Yayasan Cendekia.

Suwandi, H. (2018). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pustaka Rahmat. hlm. 1–300.

Utama, R. (2022). “Model Pembelajaran Sosial Emosional dalam Pengembangan Self-Management Anak Usia 5–6 Tahun”. Jurnal Pendidikan dan Pembinaan Anak (JPPA), Vol. 6 No. 2, hlm. 201–215. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya Press.

Published

2026-01-05

How to Cite

PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI. (2026). Journal of Golden Generation Education, 2(1), 404 – 413 . https://doi.org/10.65244/jgge.v2i1.242

Similar Articles

11-20 of 25

You may also start an advanced similarity search for this article.