Persepsi Guru PAUD terhadap Penggunaan Media Digital dalam Pembelajaran: Tinjauan dari Perspektif Psikologi Perkembangan

Authors

  • Eska Hifdiyah Sahal UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Mayasari Universitas Sebelas April image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jgge.v2i1.197

Keywords:

Persepsi Guru, Media Digital, PAUD, Psikologi Perkembangan, Sumedang

Abstract

Integrasi teknologi digital ke dalam ranah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah memicu pergeseran paradigma yang mendalam dalam cara pendidik memahami proses belajar mengajar. Laporan penelitian ini menyajikan analisis komprehensif mengenai persepsi guru PAUD terhadap penggunaan media digital, dengan mengambil studi kasus di TKIT Sholahuddin Al Ayyubi, Sumedang. Melalui lensa psikologi perkembangan, laporan ini mengevaluasi bagaimana alat-alat digital memengaruhi domain kognitif, sosial-emosional, dan motorik anak pada fase krusial "Masa Emas." Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, memanfaatkan teknik analisis data interaktif untuk mengeksplorasi narasi dan pengalaman nyata para pendidik di lapangan.  Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru-guru di TKIT Sholahuddin Al Ayyubi memandang media digital sebagai instrumen ganda: sebagai katalisator motivasi dan literasi yang efektif, namun juga sebagai sumber risiko potensial terhadap perkembangan sosial dan kesehatan fisik anak. Berdasarkan perspektif sosiokultural Lev Vygotsky, media digital diidentifikasi mampu menyediakan scaffolding dalam Zone of Proximal Development (ZPD), khususnya melalui metode digital storytelling yang memperkaya kemampuan bahasa ekspresif. Namun, dari perspektif kognitif Jean Piaget, terdapat kekhawatiran mengenai kesesuaian konten digital dengan tahap pra-operasional anak yang masih membutuhkan interaksi konkret. Laporan ini juga menyoroti tantangan sistemik berupa keterbatasan literasi digital guru dan infrastruktur, serta upaya strategis Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui platform Sumedang Simpati Academy (SSA) untuk meningkatkan kompetensi digital pendidik. Kesimpulan dari laporan ini menekankan perlunya model integrasi teknologi yang seimbang, berpusat pada anak, dan didukung oleh kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua guna memastikan bahwa penggunaan media digital selaras dengan tugas-tugas perkembangan anak yang holistik.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Sage Publications.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Satriana, M., dkk. (2022). Persepsi Guru PAUD terhadap Pembelajaran Online. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1).

Rahayu. (2021). Dampak Gadget terhadap Perkembangan Motorik Anak. BookChapter Anak.

Nisaa, R. D. (2024). Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Anak Usia Dini. Daiwi Widya Jurnal Pendidikan, 11(1).

Najah, S. (2024). Persepsi Pedagogi Digital pada Pelaksanaan Digital Storytelling Guru PAUD. ECRJ, 7(2).

Etnawati, S. (2021). Implementasi Teori Vygotsky Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan, 22(2).

Najah, S. (2024). Digital Storytelling in Developing Expressive Language Skills in Early Childhood.

Juwantara, R. A. (2019). Analisis Teori Perkembangan Kognitif Piaget pada Tahap Anak Usia Operasional Konkret. Al-Adzka.

Piaget, J., & Inhelder, B. (1969). The Psychology of the Child. Basic Books.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. (2024). Program Akselerasi Kompetensi Guru: Sumedang Simpati Academy (SSA).

Aguswan. (2020). Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini: Berbasis Kajian Teoretis dan Studi Empiris.

Nisa', L. (2020). Pemanfaatan Teknologi Dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Thufula, 8(1).

Sumedang Tandang. (2023). Profil TKIT Sholahuddin Al-Ayyubi Sumedang Selatan.

Ningrum, R. S., & Wardhani, J. D. (2022). Persepsi Guru terhadap Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Video. Jurnal Obsesi, 6(6).

American Academy of Pediatrics. (2016). Media Use Guidelines for Families and Updated AAP Media Recommendations.

Hidayati. (2023). Impact of Digital Exposure on Early Childhood Language Development: Role of Family Communication.

Hendraningrat, D., & Fauziah, P. (2022). Media Pembelajaran Digital untuk Stimulasi Motorik Halus Anak. Jurnal Obsesi, 6(1).

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.

Irhandayaningsih, A. (2022). Analisis Kemampuan Literasi Digital Guru PAUD pada Masa Pandemik. Jurnal Obsesi, 6(4).

Buulolo, F. A., dkk. (2023). Pengaruh Penggunaan Media Audiovisual Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan. Khirani, 1(3).

Kalantari, et al. (2023). Exploring the use of digital storytelling technology at home. International Journal of Child-Computer Interaction.

Nurelah, E., & Nuraeni, L. (2024). Digital Storytelling: Penerapan Media Pembelajaran Bahasa Reseptif. Ceria Digital Storytelling.

Yumarni. (2022). Pengaruh Gadget terhadap Kesehatan Anak secara Keseluruhan.

World Health Organization (WHO). (2019). Guidelines on Physical Activity, Sedentary Behaviour and Sleep for Children under 5 Years of Age.

Suhartika, S., dkk. (2024). Persepsi Guru PAUD terhadap Penggunaan Teknologi dalam Proses Asesmen. ICENI.

Riadil, I. G., dkk. (2020). Persepsi Guru Paud Terhadap Sistem Pembelajaran Daring Melalui WhatsApp. PAUDIA, 9(2).

Mulyana, R. (2014). Model Analisis Interaktif Miles, Huberman, dan Saldana.

Hutami, M. S., & Nugraheni, A. S. (2020). Metode Pembelajaran Melalui WhatsApp Group. Jurnal Penelitian PAUD, 9(1).

Maulida, T. S. (2021). Pengaruh Media Audio Visual dan Kemampuan Membaca Permulaan.

Sulasmianti, N. (2020). Pemanfaatan Video Keteladanan Dalam Pertumbuhan Karakter. Jurnal Obsesi.

Siregar. (2022). Bahaya Radiasi dan Dampak Negatif Gadget pada Anak Usia Dini.

Lawal, K. (2025). The Psychological Impact of Interactive Digital Media on Cognitive and Social Development.

Tatminingsih. (2020). Pemilihan Aplikasi yang Tepat untuk PAUD dan Tahap Perkembangan.

Maureen, I., et al. (2020). Neural and Cognitive Processes in Digital Storytelling Interaction.

Danoebroto. (2015). Konsep Zona Perkembangan Proksimal dan Scaffolding dalam Pembelajaran.

Kurniasari, A., & Prima, E. (2020). Pendekatan Bertahap dalam Pembelajaran Bahasa Sesuai Perkembangan.

Triastuti, D. A. (2025). Impact of Digital Media on Character Development and Social Skills.

Otoluwa, et al. (2022). Interactive Media in Storytelling and Verbal Expression.

Mardalena, et al. (2020). Kaitan Kemampuan Kognitif dengan Penggunaan Gadget pada Anak.

BPK RI. (2024). Peraturan Bupati Sumedang No 50 Tahun 2024 tentang Rencana Aksi Daerah.

Agus, R. (2019). Pelatihan Media Pembelajaran Daring untuk Peningkatan Kompetensi Guru.

BBPMP Jabar. (2024). Hasil Penilaian Capaian Literasi dan Numerasi Rapor Pendidikan Kabupaten Sumedang.

Domoff, et al. (2019). Excessive Screen Time and Detrimental Impacts on Children's Development.

Zarra-Nezhad, et al. (2024). Active Involvement of Stakeholders in Social-Emotional Learning (SEL) Programs.

Kemendikbud. (2020). Panduan Pembelajaran PAUD di Masa Pandemi COVID-19.

Published

2025-12-29

How to Cite

Persepsi Guru PAUD terhadap Penggunaan Media Digital dalam Pembelajaran: Tinjauan dari Perspektif Psikologi Perkembangan. (2025). Journal of Golden Generation Education, 1(2), 248 – 260 . https://doi.org/10.65244/jgge.v2i1.197

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

31-40 of 93

You may also start an advanced similarity search for this article.