Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Toleransi Antarumat Beragama

Authors

  • Muci Herliyanto Sekolah Tinggi Agama Islam Natuna Author
  • Nurdian Setiawan Sekolah Tinggi Agama Islam Natuna Author
  • Vinni Helvionita Sekolah Tinggi Agama Islam Natuna Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jgge.v1i1.1071

Keywords:

Pendidikan Kewarganegaraan, toleransi, antarumat beragama, tinjauan sistematis, kerukunan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam membangun toleransi antarumat beragama, menganalisis tren penelitian, mengidentifikasi efektivitas, serta tantangan implementasinya. Menggunakan metode tinjauan sistematis literatur atas publikasi dalam lima tahun terakhir, studi ini menemukan peningkatan signifikan dalam perhatian akademis, mencapai puncak publikasi sembilan artikel pada 2023 dan delapan artikel pada 2025. PKn terbukti efektif menumbuhkan pemahaman kognitif tentang keberagaman, keterampilan berpikir kritis, dan sikap empatik, terutama pada mahasiswa yang umumnya menunjukkan tingkat toleransi sangat tinggi serta internalisasi nilai kerukunan. Lembaga pendidikan formal, didukung guru sebagai teladan dan fasilitator, mengintegrasikan nilai multikultural dan moderasi beragama dalam kurikulum, membentuk sikap inklusif. Namun, studi mengidentifikasi tantangan seperti kesenjangan antara pengetahuan teoretis dan perilaku praktis, munculnya sikap eksklusif pada mahasiswa, penurunan standar perilaku antaragama di beberapa periode, serta pengaruh lingkungan luar sekolah dan perbedaan latar belakang siswa. Faktor kearifan lokal dan kebijakan publik adaptif juga berperan penting. Studi ini berkontribusi dengan mensintesis literatur yang terfragmentasi, menyajikan gambaran holistik tentang dinamika PKn dalam konteks toleransi, dan menyoroti celah kunci untuk penelitian mendatang. PKn merupakan instrumen krusial, namun efektivitasnya sangat bergantung pada implementasi holistik, menuntut penelitian longitudinal dan kontekstual untuk menjembatani kesenjangan teori-praktik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Faisal Abdullah & Mamba'ul Munawarah (2023). The Role Of Religious Education Teacher Development On The Values Of Religious Tolerance At Sman 8 Pontianak. Sosioedukasi Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 12(1), 92–101. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v12i1.2157

Jainudin Abdullah & Rustam Hasim (2025). The Role Of PPKn Teachers In Instilling Religious Character Values In Students Of Sma Negeri 5 Ternate City. Sosioedukasi Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 14(1), 441–446. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v14i1.5415

Ahmad Habiburrohman Aksa & Muh. Luthfi Hakim (2023). Santri in the Frame of Religious Harmony. Santri Journal of Pesantren and Fiqh Sosial, 4(2), 131–142. https://doi.org/10.35878/santri.v4i2.958

Ratna Sari Dewi & Muslim Ansori (2023). Fostering Religious Harmony Through Islamic Boarding Schools At Islamic Boarding Schools Darussholah Iv And Dalilul Khoirot An-Nawawi Bangka Belitung. Miqot Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 47(2), 161. https://doi.org/10.30821/miqot.v47i2.992

Anton Abdul Fatah & Miftahul Huda (2023). Shaping Interfaith Perspectives: An Analysis Of Indonesian Youth Views On Trust, Social Interaction, And Political Inclinations Across Secondary School. Jurnal Sosiologi Reflektif, 18(1), 1–26. https://doi.org/10.14421/jsr.v18i1.2947

Herman, Dumaris E. Silalahi, Partohap Saut Raja Sihombing, Bloner Sinurat, Yanti Kristina Sinaga, Muktar Panjaitan, Christian Neni Purba, Bertaria Sohnata Hutauruk, David Togi Hutahaean, Tiarma Intan Marpaung, Marnala Pangaribuan, Lydia Purba, Bangun Munte & Tumpal Manahara Siahaan (2021). Strengthening Character Education Through School Culture At Smk Swasta Teladan Tanah Jawa. Abdi Dosen Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(2), 178. https://doi.org/10.32832/abdidos.v5i2.868

Shafa Alistiana Irbathy, Moh. Amiril Mukminin, Azim Abdurakhmanovich Yuldashev & Tri Wahyudi Ramdhan (2024). Developing a Religion Tolerance-Based Character Education Framework for Elementary School Students. Al-Adzka Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrsah Ibtidaiyah, 15(1), 37–54. https://doi.org/10.18592/aladzkapgmi.v15i1.14540

Dahlan Lamabawa, Saifuddin Amin, Amirah & Muktashim Billah (2025). Learning to Coexist: Education, Cultural Values, and Religious Harmony in Kedang Society. Dinamika Ilmu, 25(1), 81–97. https://doi.org/10.21093/di.v25i1.9946

Muh. Ramoen Manahung, Najamuddin Petta Solong, Rinaldi Datunsolang, Roy Hasiru & Apris A. Tilome (2022). The Strategy of Interfaith Education Figures in Managing Religious Tolerance in Banuroja Village, Gorontalo. Interdisciplinary Social Studies, 2(2), 1641–1650. https://doi.org/10.55324/iss.v2i2.329

Sulaiman Mappiasse & Hayadin (2022). Students’ Religious Tolerance: Comparing Muslim Students at Public Schools and Pesantren. Journal Of Indonesian Islam, 16(2), 326. https://doi.org/10.15642/jiis.2022.16.2.326-351

Khalid Hasan Minabari, Adiyana Adam, Kartini Limatahu, Kamarun M. Sebe & Nurjannah Silawane (2025). Perception of Pai Iain Ternate Students on the Concept of Religious Tolerance and Moderation: Between Curriculum Narrative and Campus Social Reality. Electronic Journal of Education Social Economics and Technology, 6(1), 1178–1183. https://doi.org/10.33122/ejeset.v6i1.576

Mohamad Anas, Destriana Saraswati, M. Alifudin Ikhsan & Noveria Anggraeni Fiaji (2025). Acceptance of "the Others" in religious tolerance: Policies and implementation strategies in the inclusive city of Salatiga Indonesia. Heliyon, 11(2), e41826. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2025.e41826

Mustafa (2023). Strengthening Religious Moderation through the Role of Civics Teachers. Qalamuna Jurnal Pendidikan Sosial dan Agama, 15(1), 227–242. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v15i1.2448

Nasriandi, Hadi Pajarianto & Makmur (2023). One World, Many Religions: The Local Wisdom Value And Social Religious Organizations In Strengthening Tolerance. Al-Qalam, 29(1), 112. https://doi.org/10.31969/alq.v29i1.1224

Ulfatun Ni’mah, Try Susanti, Arham Junaidi Firman, Saifaldin Idris Onia & Nova Asvio (2023). The Role of Guidance and Counseling Teacher in Developing Students’ Religious Moderation Behavior at Madrasah. Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan), 7(1), 1–16. https://doi.org/10.47766/idarah.v7i1.931

Wahyudin Noe, Novia Wahyu Wardhani, Sitirahia Hi Umar & Rasid Yunus (2021). Realizing multiculturalism and social integration in Banuroja community. Jurnal Civics Media Kajian Kewarganegaraan, 18(1), 82–96. https://doi.org/10.21831/jc.v18i1.37983

Firly Nazilah Putri & Rido Putra (2025). Implementation of Values of Tolerance Between Religions at Sma Negeri 1 Padang. Literacy International Scientific Journals of Social Education Humanities, 4(2), 367–372. https://doi.org/10.56910/literacy.v4i2.2312

Bambang Arif Rahman (2022). Islamic revival and cultural diversity; pesantren’s configuration in contemporary Aceh, Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 12(1), 201–229. https://doi.org/10.18326/ijims.v12i1.201-229

Muhammad Reza, Naufal Fahmi Habibullah Naufal & Muhammad Yamin (2025). Study on the Application of Tolerance and Religious Harmony in Primary School. Etdc Indonesian Journal of Research and Educational Review, 5(1), 503–512. https://doi.org/10.51574/ijrer.v5i1.4470

Yakobus Adi Saingo, Simon Kasse, Umar Ali & Agustinus Bunga (2023). Internalisasi Nilai Kerukunan Umat Beragama Oleh Guru Pak Dalam Memperkuat Solidaritas Sosial Siswa. Jurnal Ilmiah Global Education, 4(4), 2690–2705. https://doi.org/10.55681/jige.v4i4.1479

Rohmat Mulyana Sapdi, Novia Elok Rahma Hayati & Nur Ali (2022). The Implementation of Religious Moderation in the Public University of Malang. J-Pai, 8(2). https://doi.org/10.18860/jpai.v8i2.17933

Ikhwan Sawaty & Elihami (2024). Educational Strategies for Mitigating Religion-Based Conflict Potential in Indonesia: A Qualitative Multiple-Case Study Across Urban and Rural Communities. Edumaspul - Jurnal Pendidikan, 8(2), 25–31. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v8i2.280

Rahayu Subakat (2025). Harmonization of Religious Moderation on the Aceh-Sumatra Border and Local Traditions. Al-Tahrir Jurnal Pemikiran Islam, 25(1), 173–190. https://doi.org/10.21154/altahrir.v25i1.10428

Sulvinajayanti, Ramli & Wahyuddin (2025). Conflict Prevention through Cultural Synergy Model (Cpcsm): Collaborative Roles of Opinion Leaders in Sustaining Religious Harmony in Parepare and Tana Toraja. Inject (Interdisciplinary Journal of Communication), 10(2), 191–232. https://doi.org/10.18326/inject.v10i2.4768

Ignasius Suswakara, Anselmus Dore Woho Atasoge, Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum & Eduardus Raja Para (2024). Fostering Religious Tolerance in Catholic Religious Education: A Study of Policy Impact in Indonesia. Edukasi Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 22(2), 221–244. https://doi.org/10.32729/edukasi.v22i2.1826

Djoko Rohadi Wibowo (2024). Integrasi Nilai-nilai Multikulturalisme dalam Pembelajaran Ips untuk Membangun Sikap Toleran Pada Siswa Mi/Sd. Auladuna Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(02), 112–125. https://doi.org/10.62097/ad.v6i02.1998

Zaki Zamzami (2024). The Value of Tolerance in Tanbih Implemented through the Covert Curriculum at the Suryalaya Islamic Boarding School, Tasikmalaya. Temali Jurnal Pembangunan Sosial, 7(1), 9–18. https://doi.org/10.15575/jt.v7i1.30684

Barsihannor Zuhri, Gustia Tahir, Arbianingsih & Aksa (2023). Religious Moderation of Millennial Generation at Islamic Higher Education in Eastern Indonesia. Al-Tahrir Jurnal Pemikiran Islam, 23(2), 293–325. https://doi.org/10.21154/altahrir.v23i2.6911

Published

2025-06-30

How to Cite

Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Toleransi Antarumat Beragama. (2025). Journal of Golden Generation Education, 1(1), 133 – 151. https://doi.org/10.65244/jgge.v1i1.1071

Similar Articles

11-20 of 91

You may also start an advanced similarity search for this article.