PENGARUH PELATIHAN BERBASIS DIGITAL DAN PERENCANAANKARIR YANG DIPERSONALISASI TERHADAP KEMATANGAN KARIR KARYAWAN GENERASI Z PADA PT PANGERAN PUTRA SEJAHTERA MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.65244/jggeconomic.v2i1.390Keywords:
Pelatihan Berbasis Digital, Perencanaan Karir Dipersonalisasi, Kematangan Karir, Generasi ZAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan berbasis digital dan perencanaan karir yang dipersonalisasi terhadap kematangan karir karyawan Generasi Z di PT Pangeran Putra Sejahtera Medan. Latar belakang penelitian ini adalah adanya fenomena rendahnya kematangan karir pada karyawan muda yang ditandai dengan ketidakpastian rencana masa depan dan tingginya angka pengunduran diri dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada karyawan Generasi Z (kelahiran 1997-2012) dengan menggunakan teknik total sampling atau rumus Slovin. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak statistik. Hipotesis penelitian mengasumsikan bahwa baik pelatihan berbasis digital maupun perencanaan karir yang dipersonalisasi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap kematangan karir. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi manajemen perusahaan dalam merancang strategi pengembangan SDM yang relevan dengan karakteristik unik Generasi Z di era digital.
Downloads
References
Chen, & Wang. (2022). Digital Training Impact on Career Adaptability. Journal of Technology and Industry.
Dessler, G. (2020). Human Resource Management (Edisi Terbaru). Platform berbasis web dan aplikasi dalam organisasi.
Fitriani. (2021). Pengaruh Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Gen Z.
Greenhaus, J. H. (2018). Career Management. Personalisasi dan kontrol masa depan profesional.
Hidayat. (2020). Peran Manajemen Karir terhadap Kematangan Karir Karyawan.
Lestari, dkk. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Kematangan Karir di Era Digital.
Levinson. (2020). Career Development and Adaptability in Dynamic Environments.
Miller, & Lee. (2021). Customized Career Development for Gen Z Employees. Mixed Method Research.
Noe, R. A. (2017). Employee Training and Development. Self-paced learning melalui media digital.
Pratama. (2023). Personalized Career Path dalam Retensi Karyawan Muda.
Ramadhan. (2023). Efektivitas Gamification Learning pada Karyawan Start-up.
Roberts. (2022). Individualized Career Support in the Modern Workplace.
Saputra, dkk. (2022). Literasi Digital dan Kemandirian Karir Generasi Z.
Sari, & Wijaya. (2022). Pengaruh E-Learning terhadap Kesiapan Karir Gen Z.
Sharf, R. S. (2013). Applying Career Development Theory to Counseling. (Referensi teori Donald Super mengenai kematangan karir) .
Simamora, H. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia. Identifikasi tujuan dan jalur karir.
Thompson. (2020). The Role of Digital Mentoring in Career Maturity.
Zulkifli, & Amin. (2023). Analisis Pelatihan Daring dan Kompetensi Karyawan Medan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Golden Generation Economic

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Economic agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Economic right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









