OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN KOSONG (PEKARANGAN RUMAH) MENJADI LAHAN PRODUKTIF DI KELURAHAN UMBAN SARI, KECAMATAN RUMBAI, KOTA PEKANBARU
DOI:
https://doi.org/10.65244/jned.v1i2.955Keywords:
pemberdayaan masyarakat, lahan produktif, lahan pekarangan, ketahanan pangan, urban farmingAbstract
Pemanfaatan lahan kosong di kawasan permukiman menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung pembangunan lingkungan yang berkelanjutan. Pekarangan rumah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi lahan produktif melalui budidaya tanaman hortikultura, tanaman obat keluarga, maupun kegiatan pertanian rumah tangga lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pemanfaatan lahan kosong (pekarangan rumah) menjadi lahan produktif di Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru berdasarkan perspektif Community Empowerment. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah Informan A(54 tahun), warga yang aktif memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi lahan produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan telah memberikan manfaat berupa peningkatan ketahanan pangan keluarga, pengurangan pengeluaran rumah tangga, peningkatan kualitas lingkungan, dan penguatan hubungan sosial masyarakat. Namun demikian, masih terdapat berbagai kendala seperti keterbatasan pengetahuan budidaya, minimnya akses terhadap sarana produksi, serta kurangnya pendampingan yang berkelanjutan. Berdasarkan analisis lima dimensi Community Empowerment yang meliputi enabling, empowering, protecting, supporting, dan maintaining, optimalisasi pemanfaatan lahan kosong telah berjalan cukup baik meskipun masih memerlukan dukungan dari pemerintah dan masyarakat agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
References
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/research-design/book255675
Food and Agriculture Organization. (2020). Urban food systems and COVID-19: The role of cities and local governments in responding to the emergency. FAO. https://www.fao.org/documents/card/en/c/cb0407en
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Pedoman pemanfaatan pekarangan pangan lestari (P2L). Badan Ketahanan Pangan. https://www.pertanian.go.id
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik (Edisi revisi). Alfabeta.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/qualitative-data-analysis/book246128
Mulyani, S., & Kurniawan, A. (2021). Pemanfaatan lahan pekarangan dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga di wilayah perkotaan. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(2), 115–126.
Nugroho, A., & Rahmawati, D. (2021). Optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga pada masa pandemi. Jurnal Ketahanan Pangan, 5(1), 45–56.
Prasetyo, B. (2019). Urban farming sebagai strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat perkotaan. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 15(3), 210–221. https://doi.org/10.14710/pwk.v15i3.24567
Putri, R. A., & Yuliana, N. (2023). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan lahan pekarangan produktif berbasis pemberdayaan. Jurnal Penyuluhan, 19(1), 35–47. https://doi.org/10.25015/19202312345
Sanyé-Mengual, E., Specht, K., Krikser, T., Vanni, C., Pennisi, G., Orsini, F., & Gianquinto, G. (2019). Social acceptance and perceived ecosystem services of urban agriculture in southern Europe. Sustainability, 11(18), 5016. https://doi.org/10.3390/su11185016
Suharto, E. (2017). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (Cetakan ke-6). Refika Aditama.
Suryana, D. (2020). Penguatan kapasitas masyarakat dalam pengembangan pekarangan pangan berkelanjutan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 88–99.
United Nations. (2022). World urbanization prospects 2022: Summary of results. United Nations Department of Economic and Social Affairs. https://population.un.org/wup
Widodo, S. (2022). Urban farming dan kontribusinya terhadap pembangunan lingkungan berkelanjutan di kawasan perkotaan. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 6(2), 142–153.
World Bank. (2021). Food security and urban agriculture in developing countries. World Bank Group. https://www.worldbank.org
Yuliana, N., Putri, R. A., & Hidayat, M. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 8(1), 22–34.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vaica Nestra Lucia Br Manalu, Cristmes Grecya Yolanda Banurea, Elly Nielwaty (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
