DEFENISI USHULUT TAFSIR, KAIDAH, DAN FUNGSINYA. SERTA TAFSIR AL-QUR’AN DENGAN SUNNAH DAN DENGAN QAUL SAHABAT

Authors

  • Ahmad Dasuki Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author
  • GT. M. Riyad Auni Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggm.v2i3.771

Keywords:

Ushul al-Tafsir, Kaidah Penafsiran, Tafsir Al-Qur’an, Sunnah, Pendapat sahabat

Abstract

Artikel ini membahas Ushul al-Tafsir dan kaidah-kaidahnya sebagai dasar penting untuk memahami serta menafsirkan Al-Qur’an dengan cara yang tepat dan sistematis. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai definisi, kaidah, fungsi, dan perkembangan Ushul al-Tafsir, dan juga untuk mengulas cara penafsiran Al-Qur’an yang melibatkan Al-Qur’an itu sendiri, Sunnah, dan pendapat para sahabat. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, melalui analisis terhadap Al-Qur’an, hadis, kitab tafsir, dan sumber-sumber lain yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ushul al-Tafsir adalah sekumpulan prinsip dan kaidah yang berfungsi sebagai panduan dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an, agar terhindar dari kekeliruan dalam pemahaman. Sejak zaman Rasulullah ﷺ dan para ulama setelahnya, cara penafsiran terus berkembang, termasuk penggunaan ayat Al-Qur’an, Sunnah, dan pendapat sahabat sebagai sumber utama dalam tafsir yang terintegrasi. Kaidah tafsir sangat penting sebagai dasar dalam memahami makna Al-Qur’an secara akurat, menyeluruh, dan sesuai konteks. Dengan demikian, mempelajari Ushul al-Tafsir dan kaidahnya menjadi hal yang esensial, baik dari segi akademik maupun praktik, untuk menjaga kemurnian makna Al-Qur’an dan menjadikannya selalu relevan sebagai pedoman hidup sepanjang masa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Sabuniy, al-Tibyan fi Ulum Al-Qur’an, 60; al-Zarkashiy, al-Burban fi ‘Ulum Al-Qur’an, Juz 1, 13;

Al-Zarqaniy, Manabil Irfan..., Juz II, 6-7; dalam al-Hasaniy, Zubdab.., al-Asbahaniy menyatakan pentingnya kedudukan tafsir dalam memahami Al-Qur’an, yakni: “karya termulia ialah buah kesanggupan menafsirkan Al-Qur’an”. Karena objek tafsir adalah kalamullah yang merupakan sumber hikmah dan tambang segala keutamaan.

Dr. A. Husnul Hakim IMZI, M.A. “KAIDAH TAFSIR” (Depok: Yayasan eLSiQ Tabarokarrahman).

Dr. Samsul Bahri, M. Ag “UṢŪL AL-TAFSĪR WA QAWĀʿIDUH Dasar dan Kaidah Penafsiran Al-Qur’an” (Banda Aceh: Bandar Publishing)

Jalaluddin As-Suyuthi, Al-ltgan fi Ulumil Qur’an.

M. Quraish Shihab” Kaidah Tafsir” (Jakarta: Lentera Hati)

Manna Khalil Al-Qaththan, Mababits fi Ulumil Qur’an, diterjemahkan oleh Mudzakir AS, Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an.

Published

2026-05-11

How to Cite

DEFENISI USHULUT TAFSIR, KAIDAH, DAN FUNGSINYA. SERTA TAFSIR AL-QUR’AN DENGAN SUNNAH DAN DENGAN QAUL SAHABAT. (2026). Journal of Golden Generation Multidisciplinary , 2(3), 190 – 209. https://doi.org/10.65244/jggm.v2i3.771

Similar Articles

1-10 of 98

You may also start an advanced similarity search for this article.