Mazhab Tafsir Ilmi dalam Tradisi Penafsiran Al-Qur’an: Kajian atas Perkembangan, Metode, dan Tokoh-Tokohnya
DOI:
https://doi.org/10.65244/jggm.v2i3.705Keywords:
Mazhab Tafsir Ilmi, Ayat Kauniyah, Metode Tafsir, Studi Al-Qur’anAbstract
Kajian tentang mazhab tafsir ilmi penting dikembangkan karena menunjukkan hubungan antara Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan dalam tradisi penafsiran Islam. Penelitian ini berangkat dari pertanyaan mengenai bagaimana kelahiran dan perkembangan mazhab tafsir ilmi, apa sumber dan metode yang digunakannya, siapa tokoh-tokohnya, serta mengapa corak ini penting dikaji dalam studi Al-Qur’an kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan historis tafsir ilmi, menganalisis sumber dan metodenya, mengidentifikasi tokoh-tokoh utama beserta karya-karyanya, serta menegaskan urgensinya dalam kajian tafsir modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui telaah literatur dari jurnal, buku, dan karya tafsir yang relevan, lalu dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir ilmi merupakan corak penafsiran yang memadukan wahyu, akal, dan ilmu pengetahuan untuk memahami ayat-ayat kauniyah. Kesimpulannya, mazhab tafsir ilmi memiliki posisi penting dalam studi Al-Qur’an kontemporer selama digunakan secara proporsional, kritis, dan tetap berpijak pada kaidah tafsir.
Downloads
References
Afifah, A., & Nurhidayah, L. (2023). Tafsir ‘ilmi dalam perspektif ulama klasik dan kontemporer. Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.62109/ijiat.v4i1.33
Afifi, M., & Syauqani, S. (2024). Menelisik dimensi kontemporer dari Tafsir Al Manar karya Muhammad Abduh dan Muhammad Rasyid Ridha. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Quran dan Tafsir, 9(1).
Arifin, M. S. (2025). Epistemologi tafsir ilmi dalam Tafsir Al-Muntakhab. Musala: Jurnal Pesantren dan Kebudayaan Islam Nusantara, 4(1), 1–19. https://doi.org/10.37252/jpkin.v4i1.1351
Fahimah, S., & Lestari, D. A. (2023). Al-Jawahir fi Tafsiril Al-Qur’anil Karim karya Thanthawi Jauhari: Kajian tafsir ilmi. Al Furqan, 6(1).
Gani, M. S. (2024). Tafsir ‘ilmi dalam Tafsir Al-Maraghi: Studi pada ayat-ayat Juz ‘Amma. Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies, 3(2).
Nafisah, M. (2023). Tafsir ilmi: Sejarah, paradigma dan dinamika tafsir. Al-Fanar: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 6(2), 63–80. https://doi.org/10.33511/alfanar.v6n2.63-80
Nuralita, F. I., & Badruzaman, A. (2025). Tafsir ilmi perlindungan lingkungan terhadap ekologi dan keadilan lingkungan. Journal of Qur'an and Hadith Studies, 14(1), 245–260.
Putra, R. M., Jawhariyah, W., & Komarudin, E. (2024). Dinamika perkembangan tafsir ‘ilmi di Indonesia. Malay Studies: History, Culture and Civilization, 3(2), 57–66. https://doi.org/10.30631/malay.v3i2.2863
Zubairin, A. (2023). Tafsir ilmi dan geologi; analisa usia bumi. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 8(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Golden Generation Multidisciplinary

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Multidisciplinary agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Multidisciplinary right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









