Analisis Spasial Titik Dan Jalur Evakuasi Bencana Banjir
DOI:
https://doi.org/10.65244/jfshe.v1i2.1070Keywords:
banjir, jalur evakuasi, tempat evakuasiAbstract
Banjir merupakan bencana dengan frekuensi kejadian tertinggi di Indonesia, tercatat 10.678 kejadian dalam sepuluh tahun terakhir (BNPB). Minimnya jalur evakuasi yang memadai memperparah dampaknya terhadap manusia dan lingkungan, sehingga penentuan jalur evakuasi yang aman dan efisien, didukung titik evakuasi yang jelas, menjadi krusial dalam mitigasi bencana banjir. Kajian ini menggunakan metode literatur review pada tiga lokasi studi kasus. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa jalur evakuasi umumnya dirancang berdasarkan waktu tempuh, kondisi jalan, dan kemiringan lereng, sedangkan titik evakuasi berperan sebagai titik awal (assembly point) dan titik akhir (shelter point). Sintesis ketiga studi menunjukkan bahwa optimalisasi jalur menjadi faktor penentu utama efektivitas evakuasi, sementara titik evakuasi berfungsi sebagai faktor pendukung aksesibilitas dan keamanan jalur. Temuan ini diharapkan menjadi bahan rujukan bagi pemetaan wilayah berisiko banjir dan kesiapsiagaan bencana di Indonesia.
References
Alam, M. J., Habib, M. A., & Hossain, M. A. (2021). Shelter Locations in Evacuation: A Multiple Criteria Evaluation Combined with Flood Risk and Traffic Microsimulation Modeling. International Journal of Disaster Risk Reduction, 53, 102016. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2020.102016
BNPB. (2023). Data Bencana Indonesia 2023.
Dirgantara, I., & Zalmita, N. (2023). Pemetaan Jalur Evakuasi Bencana Banjir Di Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil Menggunakan Metode Network Analyst. Jurnal Pendidikan Geosfer, 7(2), 256–266. https://doi.org/10.24815/jpg.v7i2.28458
Fernando, R., Sujatmoko, B., & Hendri, A. (2017). Perencanaan Tempat Evakuasi Bencana Banjir Berbasis Teknologi Sistem Informasi Geografis (Sig) ( Studi Kasus Kota Pekanbaru Kecamatan Rumbai ). Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Riau.
Gatot, U. (2018). Perencanaan Titik Dan Jalur Evakuasi Bencana Banjir Sungai Metro Kelurahan Sukun Kota Malang. Skripsi Perencanaan Wilaya Dan Kota Universitas Brawijaya.
Giyai, M. C., & Pamungkas, A. (2022). Penentuan Titik dan Rute Evakuasi dalam Mengurangi Risiko Bencana Banjir (Studi Kasus: Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika). Jurnal Teknik ITS, 11(3), 130–135.
Hasddin, & Tamburaka, E. (2021). Analisis Spasial Titik Dan Jalur Evakuasi Dalam Mitigasi Pengurangan Risiko Bencana Banjir Di Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 13, 2.
Kamila, F., & Ekasari, A. M. (2022). Penetapan Jalur Evakuasi Berdasarkan Multi-Risiko Bencana di Kecamatan Lembang. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning, 2(2), 408–416. https://doi.org/10.29313/bcsurp.v2i2.3454
Latue, P. C. (2023). Analisis Spasial Temporal Perubahan Tutupan Lahan di Pulau Ternate Provinsi Maluku Utara Citra Satelit Resolusi Tinggi. Jurnal Geografi, Ekologi Dan Kebencanaan.
Li, C., Jiang, C., & Chen, J. (2025). Dynamic Flood Evacuation Modelling for Coastal Cities: A Case Study of Shanghai. International Journal of Disaster Risk Reduction, 125, 105572. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2025.105572
Ma, Y., Xu, W., Qin, L., & Zhao, X. (2019). Site Selection Models in Natural Disaster Shelters: A Review. Sustainability, 11(2), 399. https://doi.org/10.3390/su11020399
Maulana, M. F., & Sari, D. N. (2024). Network Analysis for Determining The Fastest Evacuation Routes in Flood-Prone Areas of The Tuntang Watershed , Indonesia. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1314/1/012053
Priyananda, N. (2019). Analisis Penentuan Jalur Evakuasi Banjir Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Sragen.
PU, K. (2012). Pedoman Penyusunan Sistem Peringatan Dini dan Evakuasi untuk Banjir Bandang. Pedoman.
Putra, M. A. R. (2017). Pemetaan Kawasan Rawan Banjir Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Menentukan Titik dan Rute Evakuasi (Studi Kasus : Kawasan Perkotaan Pangkep, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan). Skripsi Perencanaan Wilaya Dan Kota UIN Alauddin Makassar.
Ruli, A. (2017). Analisis Spasial Bencana Tanah Longsor Menggunakan Data Foto Udara UAV.
Sahabat, F. (2018). Perencanaan Jalur Evakuas Dan Titik Evakuasi DAS Rejoso Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan. Skripsi Perencanaan Wilaya Dan Kota Universitas Brawijaya.
Sahetapy, G. B., Poli, H., & Suryono. (2016). Analisis Jalur Evakuasi Bencana Banjir Di Kota Manado. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota Universitas Sam Ratulangi.
Sandi. (2020). Aplikasi Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan Jalur Evakuasi Bencana Banjir di Kecamatan Ciledug Kota Tangerang. Skripsi Program Studi Tadaris Ilmu Pengetahuan Sosial Univresitas Islam Syarif Hidayatullah Jakarta.
Shrestha, S., Kafle, R., & Karki, P. (2023). A GIS-Based Evacuation Route Planning in Flood-Susceptible Area of Siraha Municipality, Nepal. ISPRS International Journal of Geo-Information, 12(7), 286. https://doi.org/10.3390/ijgi12070286
Usman, K. S. (2022). Pemanfaatan Sig Pada Pemetaan Titik Dan Rute Evakuasi Kawasan Rawan Banjir Di Kecamatan Pattallassang. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, UIN Alauddin Makasar.
UU RI. (2007). Undang - Undang Republik Indonesia No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Wibowo, Y. A., Ronggowulan, L., Arif, D. A., Afrizal, R., Anwar, Y., & Fathonah, A. (2019). Perencanaan Mitigasi Bencana Banjir Non-Struktural Di Daerah Aliran Sungai Comal Hilir, Jawa Tengah. JPIG (Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi), 4, 87–100.
Wijaya, K. D. (2016). Penentuan Alternatif Rute Evakuasi Banjir Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Tugas Akhir Perencanaan Wilayah Dan Kota Institur Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
Wiladi, R. (2023). Optimasi Jalur Evakuasi Banjir Menggunakan Algoritma Dijkstra dan Greedy di Kota Samarinda. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahma Nursetya Utami, Hasti Widyasamratri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
