ANALISIS TINGKAT LITERASI KEAMANAN SIBER DALAM MENGURANGI RISIKO KEBOCORAN DATA
DOI:
https://doi.org/10.65244/jfep.v1i2.905Keywords:
Literasi, Keamanan, Digital, SiberAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keamanan siber di Indonesia serta hubungannya dengan risiko kebocoran data, dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur (library research) yang dipadukan dengan teknik perbandingan, triangulasi, dan analisis konten. Temuan menunjukkan bahwa ancaman siber di Indonesia telah mencapai tingkat kritis, dengan 3,64 miliar serangan tercatat hanya dalam tujuh bulan pertama 2025. Melalui kajian literatur dan analisis data sekunder yang telah dilakukan, peneliti menemukan bahwa faktor manusia (human factor) merupakan salah satu faktor utama kegagalan keamanan digital. Salah satu contohnya adalah kasus serangan siber terhadap Pusat Data Nasional (PDN) pada tahun 2024, di mana salah satu faktor utama terjadinya peretasan adalah faktor human error. Data menunjukkan bahwa hanya 42,7% masyarakat yang memahami cara mengelola informasi pribadi dengan aman, sementara pilar Keamanan Digital (Digital Safety) secara konsisten memperoleh skor terendah (3,12 dari 5) dalam Indeks Literasi Digital Nasional. Ditemukan bahwa setiap 10% peningkatan literasi privasi digital mampu mengurangi risiko dampak sosial akibat kebocoran data sebesar 7%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi melalui pendidikan formal, pelatihan berbasis simulasi, serta implementasi regulasi UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) secara tegas sangat krusial untuk memitigasi risiko kebocoran data.
Downloads
References
Ajhari, A. A., Manaon, M. A., Priambodo, D. F., Bidang, D., Siber, K., Siber, B., Bidang, D., Siber, K., & Siber, B. (2022). Security Awareness Framework untuk Usaha Mikro , Kecil dan Menengah di Indonesia. (1), 1–7.
Bua, I. T., & Idris, N. I. (2025). Analisis Kebijakan Keamanan Siber di Indonesia : Studi Kasus Kebocoran Data Nasional pada Tahun 2024. 2, 100–114.
Hakim, A. S., Mustaqim, P. J., & Karom, A. N. (2025). The Role of Digital Education in Protecting User Privacy and Preventing Social Impact. 4(2), 162–174.
Hartanto, M. B., Nugroho, Y. C., Fahurian, F., & Yunita, H. D. (2026). Jurnal Pengabdian Ilmu Komputer Universitas Lampung. 04(01), 9–16.
redaksi siberkreasi. (2023, February 11). Status Literasi Digital Indonesia Tahun 2022 Naik. Siberkreasi. https://gnld.siberkreasi.id/status-literasi-digital-indonesia-pada-tahun-2022-naik-termasuk-kategori-sedang/
Salwa, N. D. K. (2024, November 18). Tantangan & Hambatan Besar yang Dihadapi CSIRT-BSSN Indonesia. CSIRT Indonesia. https://csirt.or.id/pengetahuan-dasar/tantangan-csirt-bssn
Sanjaya, S., Fitriati, L. R., Hakim, M. A., Yasin, M. Y., & Maesaroh, S. S. (2024). Analisis Literasi Keamanan Digital Bagi Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya : 4, 8205–8216.
Saputra, T., Yuharian, R. A., Akbar, M. I., & Elfina, A. (2026). Analisis Kronologi dan Penanganan Insiden Ransomware pada PDNS 2 Sebagai Evaluasi Strategi Keamanan Data Pemerintah Indonesia. 3(8), 2305–2309.
Simanjuntak, P. H. (2024). Perlindungan Hukum Terhadap Data Pribadi pada Era Digital di Indonesia : Studi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dan General Data Protection Regulation ( GDPR ). 6(2), 105–124. https://doi.org/10.17933/mti.v9i1.118
Tempo.co. (2025, August 8). BSSN Catat 3,64 Miliar Serangan Siber di Indonesia Setengah Tahun Ini. TEMPO. https://www.tempo.co/digital/bssn-catat-3-64-miliar-serangan-siber-di-indonesia-setengah-tahun-ini-2056396
Tommy, S., Irwan, M., & Nasution, P. (2025). Evaluasi Manajemen Risiko Keamanan Siber pada Infrastruktur Digital Pemerintah : Studi Kasus Pusat Data Nasional ( PDN ). 3(6), 330–346.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zaky Athaillah Hibrizi Nst, Muhammad Irwan Padli Nasution (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
