Model Tata Kelola Kolaboratif untuk Wirausaha Muda di Kabupaten Bogor

Authors

  • Wahyudi Chaniago Program Studi Magister Administrasi Publik, Universitas Djuanda Author
  • Endeh Suhartini Program Studi Magister Administrasi Publik, Universitas Djuanda Author
  • Saprudin Program Studi Magister Administrasi Publik, Universitas Djuanda Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggeconomic.v2i1.647

Keywords:

Tata Kelola Kolaboratif, Kapasitas Digital, Kolaborasi Multipihak, Wirausaha Muda, Kabupaten Bogor

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana tata kelola kolaboratif dapat dibangun untuk memperkuat pengembangan wirausaha muda di Kabupaten Bogor. Kajian terdahulu umumnya menitikberatkan pada pendidikan kewirausahaan, kewirausahaan digital, atau pengembangan usaha mikro dan kecil, sedangkan model kolaborasi multipihak pada level lokal masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus di Kabupaten Bogor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 11 informan yang dipilih secara purposif dari unsur pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, pelaku usaha muda, dan akademisi, serta didukung observasi dan data program. Analisis dilakukan dengan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi sudah berlangsung, tetapi masih terfragmentasi. Teknologi komunikasi telah digunakan secara luas, namun belum tersedia platform terintegrasi yang menghubungkan para aktor. Kapasitas digital masih timpang, budaya organisasi masih dipengaruhi ego sektoral dan kekakuan birokrasi, kepercayaan antarpihak belum kokoh, dan tujuan bersama belum sepenuhnya diterjemahkan ke dalam aksi bersama. Penelitian ini menawarkan model kolaborasi yang dibangun atas lima dimensi yang saling terkait, yaitu teknologi komunikasi terintegrasi, peningkatan kapasitas digital berkelanjutan, budaya kolaboratif, kepercayaan yang terlembagakan, dan tujuan bersama yang diformalkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, A., Rahman, M., & Yusuf, H. (2023). Pendidikan kewirausahaan dan pola pikir generasi muda. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan, 11(2), 145–158. https://doi.org/10.21009/jpek.112.05

Ahmed, S., & Ahmed, R. (2021). Digital entrepreneurship in the Philippines: Opportunities and challenges. Journal of Asian Business and Economic Studies, 28(3), 210–225. https://doi.org/10.1108/JABES-01-2021-0015

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik kewirausahaan Indonesia. BPS RI.

Bauman, A., & Lucy, C. (2021). Integrating entrepreneurship into education curricula: A global perspective. Education + Training, 63(7/8), 1020–1035. https://doi.org/10.1108/ET-12-2020-0365

Ćoćkalo, D., et al. (2020). Youth entrepreneurship as a driver of economic development: A literature review. Sustainability Journal

Cueto, J., Montalbo, E., & Galang, M. (2022). Entrepreneurial challenges in developing economies: Evidence from Ethiopia. Journal of Developmental Entrepreneurship, 27(1), 2250004. https://doi.org/10.1142/S108494672250004X

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The Sage handbook of qualitative research. Sage Publications.

Kim, J., Lee, S., & Park, H. (2020). The impact of entrepreneurship education programs in South Korea. Asia Pacific Education Review, 21(2), 329–342. https://doi.org/10.1007/s12564-019-09615-4

Kvale, S. (1996). Interviews: An introduction to qualitative research interviewing. Sage Publications.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.

Marshall, C., & Rossman, G. B. (2016). Designing qualitative research. Sage Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Poon, S., & Zhang, C. (2013). Critical factors for collaborative commerce adoption. Journal of Electronic Commerce Research

Provan, K. G., & Kenis, P. (2008). Modes of network governance: Structure, management, and effectiveness. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(2), 229–252.

Rizal, M., Pratama, A., & Nugroho, Y. (2022). Digital entrepreneurship in the era of technological disruption. Jurnal Manajemen Teknologi, 21(3), 289–305. https://doi.org/10.12695/jmt.2022.21.3.5

Singgih, J. A. (2020). Peran pengusaha muda dalam perekonomian Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 20(2), 101–115. https://doi.org/10.20961/jiep.v20i2.41234

Siti, N., Raharja, S., & Putri, A. (2024). Strategi pengembangan UMKM di Indonesia dalam menghadapi era digital. Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Bisnis, 13(1), 1–15. https://doi.org/10.22146/jkeb.78901

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications. Sage Publications

Published

2026-04-11

How to Cite

Model Tata Kelola Kolaboratif untuk Wirausaha Muda di Kabupaten Bogor. (2026). Journal of Golden Generation Economic, 2(1), 611-621. https://doi.org/10.65244/jggeconomic.v2i1.647

Similar Articles

1-10 of 63

You may also start an advanced similarity search for this article.