Dampak Urbanisasi terhadap Kualitas Pemukiman dan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Medan

Authors

  • Mhd Mashuri Hamdani Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara image/svg+xml Author
  • Riandi Pathan Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara image/svg+xml Author
  • Muhammad Alif Universitas Islam Negeri Sumatera Utara image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggeconomic.v1i2.177

Keywords:

Urbanisasi, Kota Berkelanjutan, Medan Amplas, Permukiman, SDG 11

Abstract

Urbanisasi di Kecamatan Medan Amplas terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Fenomena ini memberi dampak positif pada perkembangan sosial ekonomi, namun juga menimbulkan masalah lingkungan seperti kepadatan organisasi, berkurangnya ruang hijau, dan masalah kebersihan serta drainase. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak urbanisasi terhadap kualitas organisasi serta identifikasi langkah menuju kota berkelanjutan di Medan Amplas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi lapangan di kawasan padat penduduk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urbanisasi tanpa perencanaan tata ruang berkelanjutan menurunkan kualitas lingkungan organisasi. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam penerapan konsep pembangunan kota berkelanjutan melalui penyediaan ruang hijau, pengelolaan sampah terpadu, dan peningkatan kesadaran lingkungan warga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Attariq, F., Erviantono, T., & Pramana, GI (2025). Membangun Keberlanjutan Kota: Penanganan Kemiskinan Perbaikan Permukiman dan Mitigasi Urban Heat Island. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora , 5 (1), 11-11.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023. BPS

Bellastuti, DB, & Fathurrahman, R. (2023). Konsepsi Good Urban Governance Sebagai Kerangka Pembangunan Kota Berkelanjutan. Dialog: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 5 (2), 600–623 .

Blowers, Andrew, et. al., 2012. “Is Sustainable Development Sustainable?”, Journal of

Integrative Environmental Sciences, 9 (1): 1-8.

Boström, Magnus, 2012. “A Missing Pillar? Challenges in Theorizing and Practicing Social Sustainability: Introduction to The Special Issue”, Sustainability: Science, Practice and Policy, 8 (1): 3-14.

Cohen, Steven A., 2015. The Sustainable City. New York: Columbia University Press.

Firman, T. (2016). Demographic patterns of Indonesia's urbanization, 2000-2010: Continuity and change at the macro level. Population, Space and Place, 23(5), e2038.

Gray, Rob, 2010. Is Accounting for Sustainability Actually Accounting for Sustainability … and How Would We Know? An Exploration of Narratives of Organisations and The Planet”, Accounting, Organizations and Society, 35 (1): 47–62.

Hidayat, N. (2020). Fenomena Migrasi Dan Urban Bias di Indonesia. JURNAL GEOGRAFI, 12 (01), 22-31.

Khan, Huma H., et al., 2020. “Challenges for Sustainable Smart City Development: A Conceptual Framework”, ERP Environment, 28 (5).

Murphy, Kevin, 2012. “The Social Pillar of Sustainable Development: A Literature Review And Framework For Policy Analysis”, Sustainability: Science, Practice and Policy, 8 (1):15-29

Prasanti, D. (2018). Studi Kualitatif tentang Penggunaan Media Komunikasi bagi Remaja Perempuan dalam Pencarian Informasi Kesehatan. JURNAL LONTAR, 6 (1), 13-21.

Ramdhani, F. (2013). Dampak Urbanisasi Bagi Perkembangan Kota Di Indonesia. Jurnal Society, 1 (1), 35-45.

Seftiani, S. (2008). Pola-pola Urbanisasi dan Dampak Sosial Ekonomi yang Ditimbulkan di Kota Studi tentang Dinamika Para Migran di wilayah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik - Universitas Gadjah Mada.

Sianturi, AR, Andari, S., Simanjuntak, PA, & Tekege, A. (2024). Dinamika Perkembangan Tata Ruang Kota Medan: Analisis Penggunaan Lahan Dan Dampaknya Terhadap Keberlanjutan Kota. Jurnal Intelek Insan Cendikia , 1 (4), 560-564.

Soetomo, S. (2009). Urbanisasi dan Morfologi: Menuju Ruang Kehidupan Yang Manusiawi.

Yogyakarta: PT. Graha Ilmu.

Syah, H. (2013). Urbanisasi dan Modernisasi (Studi Tentang Perubahan Sistem Nilai Budaya Masyarakat Urban di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan). Jurnal Toleransi, 5 (1), 1-12.

Tjiptoherijanto, P. (1999). Urbanisasi dan pengembangan kota. Jurnal Populasi, 10 (2), 57-72.

Wahyu, R., & Ismanto,S (2021). Evaluasi keterjangkauan perumahan publik di Indonesia.

Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 29(1), 67-85.

Waridin. (2002). Beberapa faktor yang mempengaruhi migrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri. Jurnal Ekonomi Pembangunan (JEP), 3 (2), 111-130.

Yazdani, Saeid, Dola K., 2013. “Sustainable City Priorities in Global North versus Global South”, Journal of Sustainable Development, 6 (7): 38-47.

Zhao, P. (2013). Too complex to be managed? New trends in peri-urbanisation and its planning in Beijing. Cities, 68-76.

Published

2025-12-29

How to Cite

Dampak Urbanisasi terhadap Kualitas Pemukiman dan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Medan. (2025). Journal of Golden Generation Economic, 1(2), 278-288. https://doi.org/10.65244/jggeconomic.v1i2.177

Similar Articles

1-10 of 55

You may also start an advanced similarity search for this article.