Sektor Unggulan Perekonomian Kota Jambi: Analisis LQ dan DLQ
DOI:
https://doi.org/10.65244/jggeconomic.v1i2.172Keywords:
Dynamic Location Quotienti, Location Quotient, PDRB; Sektor UnggulanAbstract
Pertumbuhan ekonomi daerah pascapandemi COVID-19 menuntut pemerintah daerah untuk mengidentifikasi sektor-sektor unggulan yang mampu mendorong pemulihan dan keberlanjutan perekonomian. Kota Jambi sebagai pusat kegiatan ekonomi Provinsi Jambi mengalami dinamika struktural ekonomi selama periode 2020–2023, sehingga diperlukan pemetaan sektor basis dan prospektif secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor basis dan non-basis, menganalisis dinamika pertumbuhan sektoral, serta menentukan sektor-sektor yang berpotensi menjadi prioritas pembangunan ekonomi Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Location Quotient (LQ) dan Dynamic Location Quotient (DLQ). Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Jambi dan Provinsi Jambi berdasarkan lapangan usaha periode 2020–2023 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor merupakan satu-satunya sektor basis di Kota Jambi dengan nilai LQ lebih dari satu, yang menandakan keunggulan komparatif sektor tersebut. Sementara itu, hasil analisis DLQ menunjukkan bahwa sebagian besar sektor ekonomi Kota Jambi bersifat prospektif, khususnya sektor-sektor jasa seperti transportasi dan pergudangan, penyediaan akomodasi dan makan minum, jasa perusahaan, serta informasi dan komunikasi. Sebaliknya, sektor pertanian, pertambangan, dan konstruksi tergolong non-prospektif karena pertumbuhannya relatif lebih lambat dibandingkan Provinsi Jambi. Temuan ini mengindikasikan adanya pergeseran struktur ekonomi Kota Jambi menuju sektor jasa pada periode pascapandemi dan menegaskan pentingnya strategi pembangunan ekonomi yang berorientasi pada penguatan sektor basis serta pengembangan sektor-sektor prospektif.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Kota Jambi. (2024). Produk Domestik Regional Bruto Kota Jambi Menurut Lapangan Usaha 2020–2023. BPS Kota Jambi.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. (2024). Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Jambi Menurut Lapangan Usaha 2020–2023. BPS Provinsi Jambi.
Gaby, B. R., Hasbi, H., Sufri, M., & Alamsyah, A. (2021). Analisis Dan Perbandingan Sektor Unggulan Di Kota Makassar Dan Kota Parepare Dan Perannya Dalam Menunjang Perekonomian Pada Provinsi Sulawesi Selatan.
Muljanto, M. A. (2021). Analisis sektor unggulan dalam pembangunan daerah di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Manajemen Keuangan Publik, 5(2), 169-181.
Muljarijadi, B. (2017). Pembangunan Ekonomi Wilayah: Pendekatan Analisis Tabel Input-Output. Unpad Press.
Sjafrizal. (2019). Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi. Padang: Universitas Andalas Press.
Tarigan, R. (2014). Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Golden Generation Economic

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Economic agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Economic right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









