Pembinaan Masyarakat Dalam Pemulasaraan Jenazah Di Desa Lontar Kecamatan Muara Jaya Kabupaten Oku

Authors

  • Faozan STAI Baturaja Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jgga.v2i2.1138

Keywords:

Pemulasaraan Jenazah, Pemberdayaan Masyarakat, Pelatihan Keagamaan, Keterampilan Sosial, Desa Lontar

Abstract

Pemulasaraan jenazah merupakan salah satu kewajiban sosial-keagamaan (fardhu kifayah) yang membutuhkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat agar dapat dilaksanakan secara tepat sesuai tuntunan agama. Permasalahan yang ditemukan di Desa Lontar Kecamatan Muara Jaya Kabupaten OKU adalah masih terbatasnya masyarakat yang memiliki kemampuan dalam melaksanakan proses penyelenggaraan jenazah secara menyeluruh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemulasaraan jenazah melalui pelatihan berbasis teori dan praktik. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung yang melibatkan masyarakat sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai tata cara penyelenggaraan jenazah serta peningkatan keterampilan dalam praktik memandikan, mengkafani, dan menshalatkan jenazah. Antusiasme peserta menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan, sedangkan keterbatasan waktu menjadi kendala yang perlu diperhatikan dalam pengembangan program lanjutan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemandirian masyarakat dalam menjalankan pelayanan sosial-keagamaan serta memperkuat kapasitas komunitas dalam menghadapi kebutuhan pemulasaraan jenazah di lingkungan desa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Banjari, M. A. (n.d.). Sabilal Muhtadin. Indonesia: Al-Haramain.

Fadriati. (2020). Model pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam sekolah dasar. Ta’dib, 23(2), 249–260. https://doi.org/10.31958/jt.v23i2.1449

Faoziyah, S. (2022). Community empowerment through religious education and Islamic social-resilience. Dinamika Ilmu, 22(2), 293–316. https://doi.org/10.21093/di.v22i2.4967

Hanif, M. I., & Mutakin, Z. (2019). Community empowerment model based on Islamic education institutions. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.35723/ajie.v3i1.47

Irama, D., & Herawati, E. (2026). Islamic value-based community empowerment through da'wah and religious education: A participatory case study in rural South Bengkulu. Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 19(2). https://doi.org/10.37812/fikroh.v19i2.2376

Kurniawan, M., & Cahyono, A. E. (2020). The community empowerment program based on local potential through tourism village. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 485, 012089. https://doi.org/10.1088/1755-1315/485/1/012089

Merriam, S. B., & Baumgartner, L. M. (2020). Learning in adulthood: A comprehensive guide (4th ed.). Jossey-Bass.

Mustari, M. (2020). The management of community education in rural area by religious education institutions. TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial, 3(1), 188–235. https://doi.org/10.15575/jt.v3i1.7573

Putnam, R. D., & Campbell, D. E. (2019). Religion and social capital in contemporary communities. Social Research, 86(1), 1–20.

Sholikhin, M. (2009). Panduan lengkap perawatan jenazah. Yogyakarta: Mutiara Media.

Ulum, M. (2020). Pemberdayaan partisipasi masyarakat dalam membangun nilai-nilai religius di desa. GUYUB: Journal of Community Engagement, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.33650/guyub.v1i1.1258

Published

2026-06-30

How to Cite

Pembinaan Masyarakat Dalam Pemulasaraan Jenazah Di Desa Lontar Kecamatan Muara Jaya Kabupaten Oku. (2026). Journal of Golden Generation Abdimas, 2(2), 178-197. https://doi.org/10.65244/jgga.v2i2.1138

Similar Articles

11-20 of 102

You may also start an advanced similarity search for this article.