Edukasi Patologi Sosial di MTs Al-Falah Kota Dumai
DOI:
https://doi.org/10.65244/jgga.v2i3.1080Keywords:
Patologi sosial, remaja, tindakan preventif, pengabdian MasyarakatAbstract
Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai bentuk patologi sosial, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, kecanduan gawai, perundungan, dan pergaulan bebas akibat pengaruh lingkungan sosial serta kemajuan teknologi. Kondisi ini mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi mengenai patologi sosial bagi siswa kelas IX di MTs Al-Falah, Kota Dumai, sebagai langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa. Kegiatan ini menggunakan metode pendidikan partisipatif yang memadukan penyampaian materi, permainan pemecah kebekuan (ice-breaking), diskusi interaktif, dan permainan untuk meningkatkan keterlibatan peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang diikuti oleh 45 siswa, disertai dengan observasi terhadap partisipasi dan respons siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, yang ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari kisaran 60–80 pada pre-test menjadi 85–100 pada post-test. Selain itu, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, lebih aktif dalam diskusi, serta mampu mengaitkan materi dengan kondisi di lingkungan sekitar mereka. Sebagai luaran kegiatan, poster edukasi diserahkan kepada pihak sekolah sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan mengenai pencegahan patologi sosial. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai patologi sosial serta menyediakan materi edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Downloads
References
Badan Narkotika Nasional. (2025). Kepala BNN sebut penyalahgunaan narkoba usia pelajar meningkat.
Badan Narkotika Nasional. (2025). Temui Mendikdasmen, Kepala BNN RI perkuat strategi kolaborasi penanganan narkoba di kalangan pelajar. https://bnn.go.id/temui-mendikdasmen-kepala-bnn-ri-perkuat-strategi-kolaborasi-pena nganan-narkoba-di-kalangan-pelajar/
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Pemuda Indonesia 2024. Jakarta: BPS. Burlian, P. (2016). Patologi Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.
Fajarini, U. (2019). Patologi Sosial dan Dampaknya terhadap Remaja. Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender, 15(1), 1–9. DOI: https://doi.org/10.15408/harkat.v15i1.13444
https://news.detik.com/berita/d-8207172/kepala-bnn-sebut-penyalahgunaan-narkoba-u sia-pelajar-meningkat
https://pusiknas.polri.go.id/detail_artikel/data_gabungan:_jumlah_kasus_perundungan
https://www.kpai.go.id/publikasi/laporan-tahunan-kpai-jalan-terjal-perlindungan-anak
Kartono, K. (2008). Patologi Sosial 2: Kenakalan Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Kartono, K. (2011). Patologi Sosial 3: Gangguan-Gangguan Kejiwaan. Jakarta: Rajawali Pers.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2025). Laporan Tahunan KPAI, Jalan Terjal Perlindungan Anak: Ancaman Serius Generasi Emas Indonesia.
Pusiknas Bareskrim Polri. (2025). Data Gabungan: Jumlah Kasus Perundungan Naik Dua Kali Lipat.
Sumara, D. S., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Kenakalan Remaja dan Penanganannya. Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2). DOI: https://doi.org/10.24198/jppm.v4i2.14393
Supriyadi, I. (2019). Sosialisasi Kenakalan Remaja Milenial. Majalah Ilmiah Pelita Ilmu, 2(2), 5–10. DOI: https://doi.org/10.37849/mipi.v2i2.172
Syam, R., Fakhri, N. F., Jalal, N. M., Gaffar, S. B., & Evalista, M. (2024). Psikoedukasi Ketahanan Keluarga sebagai Solusi Penanganan Kenakalan Remaja di Era Digital. Jurnal Gembira PKM, 2(3), 776–783.
Zein, N. H., & Siregar, M. F. Z. (2024). Faktor-faktor Kenakalan Remaja pada Remaja Usia 13-15 Tahun. Journal of Educational Research and Humaniora (JERH), 2(2), 32–42. DOI: https://doi.org/10.51178/jerh.v2i2.2034
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fidy Maesabilla Chandra, Nelva Trimafia, Jihan Humaira, Adinda Putri Zahra, Nabila Cantika Wadani, Muhammad Fariq Maulana, Sayyidah Nida Alifah, Tri Yanti Aulia, Sandi Wishlin Guo, Christian Elbert (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Abdimas agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Abdimas right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.










