Studi Kapasitas Struktur Fondasi Gedung Eksisting Terhadap Penambahan Beban Mesin

Authors

DOI:

https://doi.org/10.65244/jrph.v2i2.1108

Keywords:

bored pile, daya dukung, penurunan, fondasi, tanah

Abstract

Penambahan mesin produksi pada bangunan eksisting dapat meningkatkan beban yang diterima struktur, terutama pada sistem fondasi yang berfungsi meneruskan beban ke tanah pendukung. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi untuk memastikan bahwa fondasi eksisting masih memiliki kapasitas yang memadai terhadap penambahan beban mesin tersebut. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas daya dukung fondasi eksisting Gedung H PT. Phapros Semarang setelah adanya penambahan beban mesin produksi. Metode penelitian ini dilakukan melalui analisis kuantitatif dengan memanfaatkan data berupa hasil uji sondir (CPT) serta data sekunder berupa bore log (SPT). Analisis struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS untuk memperoleh reaksi fondasi. Selanjutnya dilakukan perhitungan kapasitas daya dukung aksial fondasi menggunakan metode Meyerhof untuk data SPT dan metode Begemann untuk data CPT, kemudian dibandingkan dengan beban yang diterima fondasi. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap penurunan (settlement) untuk mengetahui apakah deformasi yang terjadi masih dalam batas yang diizinkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai daya dukung aksial fondasi berdasarkan data CPT dengan metode Begemann sebesar 792,6 ton, sedangkan daya dukung aksial fondasi berdasarkan data SPT dengan metode Meyerhof sebesar 424,4 ton. Hasil perhitungan daya dukung lateral fondasi dengan metode Broms didapatkan sebesar 8,046 ton. Nilai penurunan kelompok tiang didapatkan sebesar 1,741 cm.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akon, A., Aprianto, & Faisal, A. (2018). Studi daya dukung lateral pada fondasi tiang grup dengan konfigurasi 2 x 2. Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura, 5(1), 1–13.

Ashraf, W. (2016). Carbonation of cement-based materials: Challenges and opportunities. Construction and Building Materials, 120, 558–570.

Bachtiar, M. A. (2020). Studi evaluasi struktur dengan penambahan lantai atas pada gedung perkuliahan di IAIN Jember berdasar faktor keamanan fondasi lama. UNEJ Repository.

Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 2827:2008 – Cara Uji Penetrasi Lapangan dengan Alat Sondir. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2017). SNI 8460:2017 – Persyaratan Perencanaan Geoteknik. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 1726:2019 – Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Nongedung. Jakarta: BSN.

Bowles, J. E. (1997). Foundation analysis and design. McGraw-Hill.

Coduto, D. P. (2001). Foundation design: principles and practices. Prentice Hall.

Computers and Structures Inc. (2023). CSI Analysis Reference Manual. Computers and Structures Inc.

Das, B. M. (2010). Principles of Geotechnical Engineering. Cengage Learning

Fahmi, K. (2022). Analisa perbandingan daya dukung fondasi tiang dengan metode Mayerhoff, Luciano Decourt, Reese and Wright, dan komponen hingga (PLAXIS). Repositori UNISSULA.

Fitriyana, L., & Satrio, E. M. (2023). Analisa konfigurasi tiang grup terhadap daya dukung dan penurunan fondasi tiang pancang pada tanah lunak. Jurnal Teknik SILITEK, 3(2), 91–98.

Hardiyatmo, H. C. (2012). Mekanika tanah 1. Gadjah Mada University Press. Journal of Geotechnical Engineering.

Lunne, T., Robertson, P. K., & Powell, J. J. M. (1997). Cone penetration testing in geotechnical practice. Blackie Academic.

Meyerhof, G. G. (1976). Bearing capacity and settlement of pile foundations.

Peck, R. B., Hanson, W. E., & Thornburn, T. H. (1974). Foundation Engineering.

Poulos, H. G., & Davis, E. H. (1980). Pile Foundation Analysis and Design. Wiley.

Robertson, P. K. (2010). Interpretation of cone penetration tests. Canadian Geotechnical Journal.

Robertson, P. K., & Cabal, K. L. (2015). Guide to Cone Penetration Testing for Geotechnical Engineering (6th ed.). Gregg Drilling & Testing.

Schmertmann, J. H. (1978). Guidelines for cone penetration test performance and design. Federal Highway Administration (FHWA).

Teng, W. C. (1962). Foundation Design. Prentice-Hall. Terzaghi, K. (1943). Theoretical soil mechanics. Wiley.

Tomlinson, M. J., & Wood, D. M. (2008). Pile Design and Construction Practice.

Wibowo, Safitri, & Deni (2020). Kajian Karbonasi Pada Beton Mutu Tinggi Memadat Mandiri Dengan Variasi Komposisi Metakaolin. Jurnal Riset Rekayasa Sipil.

Published

2026-10-23

How to Cite

Studi Kapasitas Struktur Fondasi Gedung Eksisting Terhadap Penambahan Beban Mesin. (2026). Journal of Research and Public Horizons, 2(2), 150-165. https://doi.org/10.65244/jrph.v2i2.1108

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

11-12 of 12

You may also start an advanced similarity search for this article.