Analisis Risiko Penyebaran Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Algoritma Naive Bayes

Authors

  • Nisa Cherani Sutansi Universitas Faletehan Author
  • Dede Brahma Arianto Universitas Faletehan Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggengineering.v2i2.935

Keywords:

Demam Berdarah, Naive Bayes, Machine Learning, Epidemiologi

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia dan berbagai negara tropis. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tingginya jumlah kasus serta potensi terjadinya kejadian luar biasa (KLB) menunjukkan bahwa diperlukan metode analisis yang mampu mengidentifikasi pola risiko penyebaran penyakit secara sistematis dan akurat. Seiring berkembangnya teknologi informasi, pendekatan berbasis Machine Learning mulai dimanfaatkan dalam bidang kesehatan, khususnya dalam analisis data epidemiologi. Machine Learning memungkinkan sistem komputer untuk mempelajari pola dari data historis dan menghasilkan prediksi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Salah satu algoritma yang sering digunakan adalah Naive Bayes yang bekerja berdasarkan teori probabilitas Bayes dengan asumsi bahwa setiap variabel bersifat independen. Dalam penelitian ini digunakan algoritma Naive Bayes untuk menganalisis risiko penyebaran penyakit Demam Berdarah berdasarkan beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti kondisi lingkungan, kepadatan penduduk, serta data historis kasus penyakit. Metode ini diharapkan mampu menghasilkan model klasifikasi yang dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan terkait pencegahan dan pengendalian penyakit DBD.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] World Health Organization, “Dengue and Severe Dengue,” Geneva, Switzerland, 2024.

[2] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2024.

[3] T. M. Mitchell, Machine Learning. New York, NY, USA: McGraw-Hill, 1997.

[4] J. Han, M. Kamber, and J. Pei, Data Mining: Concepts and Techniques, 3rd ed. Burlington, MA, USA: Morgan Kaufmann, 2012.

[5] E. Alpaydin, Introduction to Machine Learning, 4th ed. Cambridge, MA, USA: MIT Press, 2020.

[6] S. Raschka and V. Mirjalili, Python Machine Learning, 3rd ed. Birmingham, UK: Packt Publishing, 2019.

[7] A. Géron, Hands-On Machine Learning with Scikit-Learn, Keras, and TensorFlow, 2nd ed. Sebastopol, CA, USA: O’Reilly Media, 2019.

[8] F. Pedregosa et al., “Scikit-learn: Machine Learning in Python,” Journal of Machine Learning Research, vol. 12, pp. 2825–2830, 2011.

[9] I. H. Witten, E. Frank, M. A. Hall, and C. J. Pal, Data Mining: Practical Machine Learning Tools and Techniques, 4th ed. Burlington, MA, USA: Morgan Kaufmann, 2016.

[10] T. Hastie, R. Tibshirani, and J. Friedman, The Elements of Statistical Learning, 2nd ed. New York, NY, USA: Springer, 2009.

Published

2026-06-26

How to Cite

Analisis Risiko Penyebaran Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Algoritma Naive Bayes. (2026). Journal of Golden Generation Engineering, 2(2), 319-330. https://doi.org/10.65244/jggengineering.v2i2.935

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.