Hubungan Tingkat Beban Kerja Perawat dengan Kepatuhan Pengisian Early Warning System (EWS) di RSUP Surakarta

Authors

  • Eko Yulianto Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan, Universitas Sahid Surakarta Author
  • Sutrisno Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan, Universitas Sahid Surakarta Author
  • Widiyono Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan, Universitas Sahid Surakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggh.v2i1.472

Keywords:

Workload, Early Warning System Compliance

Abstract

eban kerja yang dirasakan oleh perawat terjadi karena adanya tingkat tekanan dalam bekerja. Apabila perawat mengalami beban kerja yang tinggi, maka tingkat kepatuhan dalam pengisian early warning system di dalam rumah sakit. Objek yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah RSUP Surakarta yang difokuskan pada perawat. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui tingkat Beban Kerja Perawat dengan Kepatuhan Pengisian Early Warning System (EWS) di RSUP Surakarta, (2) mengetahui tingkat kepatuhan pengisian Early Warning System (EWS)  di RSUP Surakarta dan (3) menganalisis hubungan tingkat Beban Kerja Perawat dengan Kepatuhan Pengisian Early Warning System (EWS) di RSUP Surakarta.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional.penelitian dilakukan di RSUP Surakarta dengan subjek penelitian adalah perawat pelaksana. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 36 perawat. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner untuk mengukur tingkat beban kerja perawat dan lembar observasi untuk menilai kepatuhan pengisian Early Warning System (EWS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan uji statistik korelasi Kendall Tau untuk mengetahui hubungan antara tingkat beban kerja perawat dan kepatuhan pengisian EWS. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kepatuhan pengisian early warning system dimana nilai p-value adalah 0.035 < 0.05 dan nilai r sebesar 0.277. Maka, disimpulkan bahwa hubungan yang terbentuk antara beban kerja dengan kepatuhan pengisian early warning system memiliki kategori yang rendah. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, R. N., & Handayani, S. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stress Kerja Pada Perawat Akibat Beban Kerja Yang Tinggi : Literatur Review. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 191. https://doi.org/10.35329/jkesmas.v9i2.4733

Alfida, R., & Widodo, S. (2022). Pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja perawat ruang isolasi RSAU Dr. Esnawan antariksa halim perdanakusuma jakarta timur. Jurnal Ilmiah Manajemen Surya Pasca Scientia, 11(1), 35–44.

Cesilia, R., & Kosasih, K. (2024). Pengaruh beban kerja dan kelelahan kerja terhadap kinerja perawat. Jurnal Sosial Teknologi, 4(10), 909–922.

Ekawati, F. A., Saleh, M. J., & Astuti, A. S. (2020). Hubungan Pengetahuan Perawat Tentang NEWSS dengan Penerapannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 413–422.

Fardiana, A. (2018). Haubungan Quality Of Nursing Work Life Dengan Kinerja Perawat Di RSUD Syarifah Ambami Rota Ebu Kabupaten Bangkalan. Universitas Airlangga Surabaya.

Firsa Julia, A., Santoso, B., & Wulandari, C. (2025). Pengaruh Masa Kerja terhadap Kondisi Kerja Perawat di Rumah Sakit X. Jurnal Keperawatan Indonesia, 10(1), 45–53.

Herawati, Z., Yuswardi, Y., & Rachmah, R. (2022). Kewenangan Klinis Perawat di Rumah Sakit Umum Kota Banda Aceh. Jurnal Citra Keperawatan, 10(2), 88–94. https://doi.org/10.31964/jck.v10i2.234

Hidayah, D. N. (2018). Gambaran Quality of Work Life (QWL) pada Perawat di Salah Satu Rumah Sakit di Surakarta. In Doctoral Dissertasion, Faculty of Medicine.

Karlina, E., Fitri, & Suwarto. (2023). Pengaruh Work Family Conflict Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Perawat Wanita Pada Blud Rumah Sakit Benyamin Guluh Kabupaten Kolaka. Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Bisnis, 1(3), 2023.

Kemenkes RI. (2017). Standar Pelaksanaan EWS. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil tenaga kesehatan Indonesia tahun 2021. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.

Kumajas, F. W., Warouw, H., & Bawotong, J. (2014). HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RSUD DATOE BINANGKANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW. Salemba Medika, 2(2), 24–33.

Maranden, A. A., Irjayanti, A., & Wayangkau, E. C. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja pada Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Rakyat Makassar. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(2), 221–228. https://doi.org/10.14710/jkli.22.2.221-228

Margarine, N. T., Marni, E., & Niriyah, S. (2021). HUBUNGAN ADVERSITY QUOTIENT DENGAN KEJADIAN BURNOUT PADA PERAWAT DI RUANG INAP KELAS 3. Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal), 2(1), 49–62. https://doi.org/10.25311/jkh.vol2.iss1.564

Marpaung, D., Utami, T. A., & Surianto, F. (2023). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Kelengkapan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Berbasis Elektronik: Sebuah Studi Korelasional. Jurnal Keperawatan Cikini, 4(1), 52–61.

Mulyati, D. S., & Safitri, A. (2024). Hubungan Beban Kerja Mental dengan Tingkat Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Early Warning Score System (EWSS) di Ruang Rawat Inap. Journal of Management Nursing, 3(3), 349–359. https://doi.org/10.53801/jmn.v3i3.167

Purwaningsih, D. F. (2022). Evaluasi Penerapan Standar Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) Di Rumah Sakit Buluye Napoae Moutong. Pustaka Katulistiwa, 3(2), 26–30.

Royal College of Physicians. (2023). National Early Warning Score (NEWS2): Standardising the assessment of acute-illness severity in the NHS. London: RCP.

Sari, V. I., Utami, T. N., & Nuraini. (2023). Analisis Faktor Risiko Ergonomi Perawat Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders. Jurnal Keperawatan Priority, 6(2), 131–143.

Sugiyono. (2016). Statistik Untuk Penelitian. Bandung: CV. Alfabeta.

Sulistio, S. T. D. (2025). Pengaruh Sosialisasi Early Warning System Terhadap Kepatuhan Pengisian Early Warning System Di Ruang Rawat Inap Rsu Al-Islam Hm Mawardi. Stikes Majapahit.

Supriyadi, S., Mutmainah, M., Wiyono, S., Pambuko, E., & AlMubaroq, M. M. (2024). Gambaran pengetahuan, sikap dan keterampilan perawat di rawat inap RSUP Surakarta mengenai early warning score. Jurnal Kesehatan Tambusai.

Sutrisno, S., Pramusinto, H., & Setiyarini, S. (2022). Analisis Faktor Risiko Ketidakpatuhan Penerapan Early Warning Score Terhadap Mortalitas Pasien. Jurnal Ilmiah Keperawatan SHT, 17(2), 86–93.

Suwaryo, P. A. W., Sutopo, R., & Utoyo, B. (2019). Pengetahuan Perawat Dalam Menerapkan Early Warning Score System (EWSS) Di Ruang Perawatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 15(2), 64–73.

Widegdo, H., Marti, E., & Ratnawati, E. (2022). Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Pendokumentasian Early Warning System (Ews) Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Panti Rahayu Gunung Kidul. Jurnal Keperawatan 1 CARE, 3(2), 137–145.

Winarno, B., Pratiwi, A. M., & ... (2022). Quality of Working Life Berhubungan Dengan Quality of Life pada Perawat. Indonesian Journal of …, 5(1).

Zuhri, M., & Nurmalia, D. (2018). Pengaruh Early Warning System Terhadap Kompetensi Perawat: Literature Review. Seminar Nasional Keperawatan Departemen Ilmu Keperawatan Dengan Tema” Pengembangan Self Management Pada Pelayanan Kesehatan”, 215–220.

Published

2026-02-27

How to Cite

Hubungan Tingkat Beban Kerja Perawat dengan Kepatuhan Pengisian Early Warning System (EWS) di RSUP Surakarta. (2026). Journal of Golden Generation Health, 2(1), 191-205. https://doi.org/10.65244/jggh.v2i1.472

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.