Pengaruh Terapi Familiar Auditory Sensory Training (FAST) Terhadap Tingkat Kesadaran Pasien Stroke di Ruang ICU RSUP Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.65244/jggh.v2i1.461Keywords:
Familiar Auditory Sensory Training, Level of Consciousness, StrokeAbstract
Stroke merupakan penyakit neurologis yang dapat menyebabkan penurunan tingkat kesadaran. Pasien stroke dengan penurunan kesadaran dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) dan memerlukan intervensi yang tepat untuk membantu meningkatkan kesadaran. Terapi familiar auditory sensory training (FAST) dapat digunakan sebagai terapi stimulasi untuk merangsang aktivitas otak dan meningkatkan tingkat kesadaran menggunakan rekaman suara familiar bagi pasien. Mengetahui pengaruh terapi familiar auditory sensory training (FAST) terhadap tingkat kesadaran pasien stroke di ruang ICU RSUP Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pre-experimental pretest - posttest design one group without control group. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 21 pasien stroke. Instrumen penelitian menggunakan Glascow Coma’s Scale. Pengukuran tingkat kesadaran dilakukan sebelum dan setelah diberikan intervensi terapi familiar auditory sensory training (FAST). Analisa data menggunakan analisis univariat meliputi distribusi frekuensi dan tendensi sentral serta dilakukan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil uji wilcoxon signed rank test didapatkan nilai p-value sebesar 0,041 < α 0,05 sehingga disimpulkan ada pengaruh terapi familiar auditory sensory training (FAST) terhadap tingkat kesadaran pasien stroke. Terapi familiar auditory sensory training (FAST) dapat meningkatkan tingkat kesadaran pasien stroke di ruang ICU RSUP Surakarta.
Downloads
References
Aprilianto, E., Muslim, Z., & Kurniawan, L. R. (2025). Profil pasien stroke di RS Bhayangkara Bondowoso tahun 2024. Syntax Idea, 7(03), 475–486.
Aripratiwi, C., Sutawardana, J. H., & Hakam, M. (2020). Pengaruh Familiar Auditory Sensory Training Pada Tingkat Kesadaran Pasien Stroke Di RSD dr. Soebandi Jember. JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA, 6(2). https://doi.org/10.17509/jpki.v6i2.26917
Black, J. M., & Hawks, J. H. (2023). Keperawatan Medikal Bedah: Gangguan sistem neurologis. Edisi Indonesia 9 (Y. Sofiani & C. S. Sahat, Eds.). Jakarta: Elsevier Health Sciences.
Brunner, & Suddarth. (2019). Textbook of Medical-Surgical Nursing. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.
Chanif, Nashikha, A. D., & Safitri, D. N. R. P. (2025). Peningkatan Tingkat Kesadaran pada Pasien Stroke Melalui Penerapan Familiar Auditory Sensory Training (FAST) di Intensive Care Unit (ICU). Holistic Nursing Care Approach, 5(1), 2808–2095.
Firdaus, N., Jumaiyah, W., Yunitri, N., & Nugraha, R. A. (2024). Penerapan Familiar Auditory Sensory Training (FAST) terhadap Tingkat Kesadaran Pada Pasien Stroke di Rumah Sakit Jakarta. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 4(4), 1379–1391. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i4.14152
Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Pusdatin.Kemenkes.Go.Id. Jakarta.
Mayasari, I., Silalahi, E. L., & Siswati, S. (2025). Penerapan familiar auditory sensory training (FAST) terhadap perubahan GCS pada pasien ICU di Ruang ICU RSU Haji Medan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan.
Purnama, A., & Koto, Y. (2024). Pengaruh Familiar Auditori Sensory Training (Fast) Terhadap Tingkat Kesadaran Pasien Stroke. Journal of Nursing Education & Practice, 14(3), 75–82.
Retnaningsih, D., Suara, E., & Nugraha, R. I. (2024). Aplikasi Discharge Planning Pasien Stroke. Jurnal Keperawatan, 8(12), 71–78.
Safitri, H. L., Yusriani, & Sartika. (2025). Hubungan lama menderita dengan kualitas hidup penderita stroke di Rumah Sakit TK II Pelamonia. Window Od Public Health Journal, 6(3), 483–488.
Sari, G. M. (2023). Pengaruh Stimulasi Sensori Auditory dan Tactile Terhadap Tingkat Kesadaran Pasien Cedera Kepala. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1524–1531. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.15423
Sari, G. M., & Sutrisna, M. (2025). Terapi stimulasi sensori auditory dan taktil pada pasien cedera kepala. Jambi: Sonpedia Publishing Indonesia.
Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2018). Brunner & Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing (14th ed.). Wolters Kluwer.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Taufiqurrahman, R. (2022). Analisis praktik klinik keperawatan dengan intervensi perubahan posisi miring 30 derajat dan personal hygine mandi terhadap pencegahan dekubitus pada pasien stroke hemoragik di ruang intermediet RSUD Aji Muhammad Parikesit. Universitas Muhammadiyah Kalimantan TImur.
Vivi, Agustiani, S., & Fitri, N. (2025). Relationship of age, gender, and type of stroke to quality of life of stroke patients. Jurnal Penelitian Keperawatan, 71–80.
Wulandari, Kusumajaya, H. H., & Hermain. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stroke pada lansia di panti Bhakti Kasih Siti Anna Kota Pakalpinang tahun 2024. Medic Nutricia, 21(1). https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Golden Generation Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Health agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Health right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









