Manajemen Risiko sebagai Strategi Penguatan UMKM Ritel Pakaian di Dukuh Kebranten
DOI:
https://doi.org/10.65244/jggeconomic.v1i2.119Keywords:
Manajemen Risiko, Ritel Pakaian, Toko BajuAbstract
Penelitian ini bertujuan menilai sejauh mana manajemen risiko diterapkan pada sebuah UMKM ritel pakaian dengan menelaah tiga aspek utama: identifikasi, pengukuran, dan pengelolaan risiko. Metode penelitian yang digunakan berbasis deskriptif kuantitatif melalui kuesioner berskala lima poin yang diisi oleh lima pengelola toko. Hasil penelitian memberi gambaran bahwa tingkat penerapan manajemen risiko berada pada kategori tinggi. Identifikasi risiko menunjukkan nilai rata-rata 4,03, terutama pada risiko persediaan, persaingan, dan ketepatan pasokan, meskipun beberapa risiko seperti gangguan sistem pembayaran dan ketidaksesuaian harga belum teridentifikasi secara optimal. Pengukuran risiko memperoleh rata-rata 4,01, didominasi pemanfaatan data penjualan dan laporan keuangan, namun belum mengakomodasi pengukuran frekuensi kejadian serta analisis risiko operasional dan pemasok secara terpadu. Pengelolaan risiko memiliki nilai tertinggi (4,45) melalui praktik seperti monitoring stok, pelatihan karyawan, dana cadangan, rencana darurat, dan digitalisasi pencatatan. Meskipun demikian, evaluasi rutin terhadap strategi dan keterlibatan pihak eksternal masih perlu ditingkatkan. Hasil ini menegaskan bahwa UMKM telah memiliki fondasi manajemen risiko yang kuat, tetapi membutuhkan penguatan dalam dokumentasi dan sistematisasi proses agar pengelolaan risiko lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Downloads
References
Afrida, P. N., & Irwayu, F. (2022). Penerapan Karakteristik Manajemen Risiko dalam Meminimalisir Risiko Kredit Macet pada Toko Baju Kredit Rumahan di Desa Alaspandan. NATUJA :Jurnal Ekonomi Syariah, 1(2), 64–74.
Hariwibowo, I. N. (2022). Identifikasi Risiko Usaha Pada UMKM Toko Batik. Jurnal Atma Inovasia (JAI), 2(3), 262–268.
Haslindah, Iriani, A. S., Ardi, M., & Zulkifli. (2020). Penerapan manajemen persediaan dalam mengantispasi kerugian barang dagangan di toko mega jilbab. Jurnal Manajemen Dan Perbankan Syariah, 2, 57–69.
Nuryanti, M., & Suparjiman. (2025). Analisis Manajemen Risiko pada UMKM Konveksi , Rancaekek , Kabupaten Bandung. PENG, 2(1), 1654–1667.
Pramesti, A., Dalimunthe, J. K., & Risdayanti, M. (2025). Pengelolaan risiko dan inovasi sistem informasi penjualan pada toko baju nayla. Universitas Dharmawangsa, 19(1), 139–148.
Richardo, N. V., & Sitokdana, M. N. N. (2021). Analisis Risiko Teknologi Informasi Pada Perusahaan Toko Surabaya Cabang Surakarta. Journal of Information System and Informatics, 3(1), 13–30.
Widyawati, C. A., & Sari, R. A. (2025). Pendekatan Mitigasi Risiko Untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional pada UKM Industri Tekstil. Jurnal Rekayasa Sistem Dan Manajemen, 2(3), 293–303.
Wulandari, F., Permana, C., & Febriyani, W. (2023). Strategi Pengembangan UMKM di Toko Baju Pantai Batukaras Pangandaran Berbasis Ekonomi Kreatif. Journal of Sharia Tourism and Hospitality, 1(1), 70–81.
Zakaria, F., & Alfiana. (2025). Analisis Manajemen Risiko pada UMKM Toko Emas Kurnia. PENG, 2(1), 1574–1583.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Golden Generation Economic

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Economic agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Economic right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









