PENGEMBANGAN STRATEGI PROMOSI DAN BRANDING BAGI UMKM FOTOCOPY DAN PRINT BERBASIS KEBUTUHAN KONSUMEN
DOI:
https://doi.org/10.65244/jgga.v2i1.382Keywords:
UMKM, Promosi, Branding, Kebutuhan, KonsumenAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan strategi promosi dan branding berbasis kebutuhan konsumen pada UMKM Biru Print yang bergerak di bidang jasa fotokopi dan percetakan digital di Kota Makassar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya penerapan strategi promosi dan branding yang terstruktur pada UMKM, sehingga potensi usaha belum dimanfaatkan secara optimal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan pendampingan langsung kepada pemilik usaha. Tahapan kegiatan meliputi persiapan dan observasi, pengumpulan data dan analisis, serta penyusunan rekomendasi dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pemilik usaha terhadap pentingnya promosi dan branding yang berorientasi pada kebutuhan konsumen. Selain itu, pemilik usaha mulai menyadari peran identitas usaha dan strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan bagi UMKM sektor jasa dalam mengembangkan strategi promosi dan branding secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Downloads
References
Adityas. (2020). Hambatan implementasi standar akuntansi pada usaha kecil. Jurnal Akuntansi dan Keuangan UMKM, 5(2), 45–54.
Fitrianti. (2022). Manajemen operasional UMKM sektor jasa. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 7(1), 22–31.
Hidayat. (2021). Penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM pada UMKM. Jurnal Akuntansi Terapan, 6(2), 60–69.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2018). Standar akuntansi keuangan entitas mikro, kecil, dan menengah (SAK EMKM). Ikatan Akuntan Indonesia.
Mulyani. (2020). Literasi keuangan dan pengelolaan kas pada UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 8(1), 15–24.
Prasetyo. (2021). Branding berbasis kebutuhan konsumen di era digital pada UMKM. Jurnal Pemasaran dan Bisnis, 9(2), 50–59.
Rahmawati, I., Sumarno, S., & Komala Sari, D. (2024). Digitalisasi UMKM dan peningkatan literasi keuangan pada UMKM. Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 33–41.
Sari, A., Putra, R., & Lestari, N. (2023). Analisis perilaku konsumen jasa fotokopi di lingkungan kampus. Jurnal Riset Manajemen Jasa, 4(2), 70–80.
Suhari. (2022). Pemisahan keuangan rumah tangga dan modal usaha pada UMKM. Jurnal Akuntansi Mikro, 3(1), 10–18.
Tjiptono, F. (2019). Strategi pemasaran untuk keunggulan kompetitif. Andi Offset.
Utami. (2023). Transparansi dan akuntabilitas finansial usaha mikro. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Publik, 5(1), 25–34.
Wahyuni. (2020). Pentingnya laporan keuangan untuk pengambilan keputusan strategis UMKM. Jurnal Manajemen Keuangan, 6(2), 40–49.
Yasmin, A. (2019). Analisis penerapan standar akuntansi keuangan entitas mikro, kecil, dan menengah (SAK EMKM) pada UMKM di Kabupaten Sumenep. Jurnal Ilmiah Bisnis dan Akuntansi (JIBA), 10(1), 36–45.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Golden Generation Abdimas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Abdimas agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Abdimas right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.










