Pengabdian Masyarakat Melalui Metode Belajar Menyenangkan Untuk Revitalisasi Madrasah Diniyah Takmiliyah
DOI:
https://doi.org/10.65244/jgga.v2i3.1144Keywords:
Metode Belajar Menyenangkan, Revitalisasi, Madrasah Diniyah Takmiliyah, Game Edukasi, Semangat BelajarAbstract
Madrasah Diniyah Takmiliyah memiliki peran penting dalam pendidikan keagamaan anak. Namun saat ini banyak MDT mengalami penurunan jumlah santri dan semangat belajar karena metode pembelajaran yang monoton dan kurang menarik bagi anak. Pengabdian ini bertujuan merevitalisasi pembelajaran di MDT melalui penerapan metode belajar menyenangkan agar semangat dan kehadiran santri meningkat. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan guru, pendampingan, dan praktik kegiatan belajar selama 8 pertemuan. Sasaran adalah santri MDT usia 6-12 tahun. Bentuk kegiatan berupa permainan edukasi Islami, lagu hafalan, praktik kelompok, dan penggunaan media visual seperti flashcard serta puzzle. Evaluasi dilakukan melalui observasi keaktifan, dokumentasi kehadiran, dan wawancara dengan guru. Hasil menunjukkan kehadiran santri meningkat 25%. Santri lebih aktif, antusias, dan mudah memahami materi akidah, fikih, dan hafalan. Suasana kelas menjadi lebih ceria dan interaktif.
Downloads
References
Abdullah, A., & Fadhilah, N. (2024). Pengaruh pembelajaran PAI berbasis pengalaman terhadap pengamalan ibadah santri MDT. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(1), 28–40. https://doi.org/10.15575/jpai.11.1.2024.28
Anita. (t.t.). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dasar.
Anita. (2018a). Psikologi perkembangan anak usia sekolah dasar. Alfabeta.
Anita, W. (2018b). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bumi Aksara.
Arifin, M. (2018). Ilmu pendidikan Islam: Tinjauan teoritis dan praktis. Bumi Aksara.
Arikunto, S. (2018). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
Azizah, N., Kurniawan, D., & Laili, F. (2022). Efektivitas media permainan edukatif dalam meningkatkan keterlibatan santri MDT di Kabupaten Jember. Jurnal Inovasi Pendidikan Islam, 8(2), 105–118. https://doi.org/10.21043/jipi.v8i2.15432
Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience. World Development, 22(9), 1253–1268. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90011-4
Daryanto. (2016). Media pembelajaran: Peranannya sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Gava Media.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2017). Strategi belajar mengajar (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Emzir. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Rajawali Pers.
Fauziah. (2021). Game edukasi Islami untuk anak: Inovasi pembelajaran di Madrasah Diniyah. Prenada Media.
Fauziah,S. (t.t.). Inovasi Media Pembelajaran Pendidukan Agama Islam berbasis Game Edukasi.
Hamalik, O. (2016). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
hidayat, R. (2020). Metodologi pe,nelajaran aktif di madrasah.
Khoiriyah, S., & Wahyudi, A. (2024). Model pembelajaran berbasis game untuk meningkatkan motivasi belajar PAI di Madrasah Diniyah. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 82–95. https://doi.org/10.24042/atjpi.v15i1.17890
Kunandar. (2016). Guru profesional: Implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan dan sukses dalam sertifikasi guru. Rajagrafindo Persada.
Lestari, P., Hidayatullah, M., & Rozi, F. (2022). Pelatihan metode pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru MDT. Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendekia, 4(3), 195–208. https://doi.org/10.30738/cendekia.v4i3.112
maksum. (t.t.). madrasah: Sejarah dan perkembangannya (2011 ed.).
Maksum. (2011). Madrasah Diniyah: Sejarah dan perkembangannya di Indonesia. Kencana.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3, Ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Muhaimin. (2017). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam di sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi. Rajawali Press.
Mulyasa. (2013). Manajemen dan kepemimpinan kepala madrasah. Rajawali Press.
Pratama, R., & Sari, D. K. (2023). Implementasi metode pembelajaran aktif untuk meningkatkan kehadiran santri di Madrasah Diniyah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah, 7(2), 60–74. https://doi.org/10.35931/am.v7i2.2105
Rahmawati, E., & Nurhasanah, S. (2023). Problematika pembelajaran di Madrasah Diniyah pedesaan dan strategi penanganannya. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(1), 40–53. https://doi.org/10.14421/jmpi.2023.91-4
Sanjaya, W. (2015). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Press.
Sudjana. (t.t.). Penilaian hasil proses belajar mengajar.
Sudjana. (2017a). Metode pembelajaran menyenangkan untuk anak. Gramedia Pustaka Utama.
Sudjana, N. (2017b). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sumodiningrat, G. (2009). Mewujudkan Kesejahteraan Bangsa: Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat. Gramedia Pustaka Utama.
suryadi,A. (t.t.). Problematika pendidikan madrasah diniyah di indonesia.
Uno, H. B. (2016). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan. Bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mufidah Afdaliah, Muhamad Sidiq Asyhari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Abdimas agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Abdimas right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.










