Penanaman Pohon Pelindung sebagai Upaya Penghijauan Desa Koto Benai
DOI:
https://doi.org/10.65244/jgga.v2i3.1088Keywords:
penghijauan, penanaman pohon, lingkungan desa, Kukerta, Desa Koto BenaiAbstract
Penghijauan lingkungan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan dan pemeliharaan vegetasi. Desa Koto Benai memiliki lingkungan yang dapat dikembangkan melalui kegiatan penghijauan pada ruang publik dan kawasan sekitar sungai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan penanaman pohon pelindung sebagai upaya penghijauan Desa Koto Benai melalui kolaborasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) bersama perangkat desa. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan koordinasi, persiapan bibit dan peralatan, penentuan lokasi, penanaman, serta pemeliharaan tanaman. Penanaman dilakukan pada dua lokasi, yaitu halaman Kantor Desa Koto Benai dan kawasan bantaran Sungai Kuantan. Jenis tanaman yang digunakan antara lain pohon mangga dan lain sebagainya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program penanaman dapat dilaksanakan melalui kerja sama antara mahasiswa Kukerta dan perangkat desa. Kegiatan menghasilkan penambahan vegetasi pada lingkungan desa sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya penghijauan dan pemeliharaan lingkungan. Keberlanjutan pemeliharaan tanaman menjadi aspek penting agar pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat lingkungan dalam jangka panjang.
Downloads
References
Alry, M., & Rossanty, N. P. E. (2023). Pelestarian lingkungan dengan konsep penghijauan di Desa Kaliburu. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.55606/jurrit.v2i1.1229
Ibrahim, I., Huda, N., Johari, H. I., Sukuryadi, S., Adiansyah, J. S., Nurhayati, N., Mas’ad, M., Kamaluddin, K., Mintasrihardi, M., Junaidi, A. M., Mahsup, M., Herianto, A., Muhardini, S., Setiawan, I. I., Saleh, M., Burhanuddin, B., Sobry, M., Rejeki, S., & Hasanah, S. (2022). Gerakan penanaman pohon bersama karang taruna Desa Rempe Kecamatan Seteluk Sumbawa Barat. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2), 833–837. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i2.9031
Rohman, M., Sulaiman, M., Fadliana, A., Tjiptady, B. C., & Choirina, P. (2022). Upaya pelestarian lingkungan melalui penanaman bibit pohon di Desa Palaan, Kabupaten Malang. Jurnal Andalas: Rekayasa dan Penerapan Teknologi, 1(2), 57–60. https://doi.org/10.25077/jarpet.v1i2.12
Saragih, Y. H. J., Damanik, Y. R., Annisa, K., & Saragih, E. (2024). Penanaman pohon sebagai penghijauan lingkungan di Desa Wisata Tigaras. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei, 4(1), 43–48.
Yuyut, Y. P., Yeni, Y. N., & Sihombing, L. A. (2024). Upaya revitalisasi lingkungan melalui penanaman bibit pohon di bantaran Sungai Citarum. Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 11–23. https://doi.org/10.51339/khidmatuna.v5i1.2724
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Revalina Andini, Anisa, Davina Wahyuningsih, Putri Indrawati, Safni Suswita, Candra Hidayat, Nurul Huda, Sarifatul Fitri, Diva Lestari, Ziadi Hasnil, Nurdiansyah, Rifnaldi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Abdimas agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Abdimas right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.










