Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil terhadap Manfaat Konsumsi Buah Delima

Authors

  • Ester Pakpahan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sehat Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggh.v2i2.996

Keywords:

Pengetahuan, Sikap, Buah delima

Abstract

Ibu hamil mengalami perubahan fisiologis selama kehamilan, salah satunya adalah perubahan kadar Haemoglobin akibat proses hemodilusi. Proses hemodilusi (pengenceran darah) yang dimulai pada minggu ke 10 dan mencapai puncak pada 32-36 minggu. Delima yang dikenal dengan nama buah Delima mengandung 42 miligram kalori, 1, 6 gram protein, 0, 1 gram lemak, 108 miligram asam folat, 27, 0 miligram kalsium, 43 miligram fosfor, 23 miligram vitamin C, 9, 6 miligram karbohidrat, dan 1, 0 miligram zat besi. Sehingga jus buah delima dapat dijadikan alternatif non farmakologi dalam pencegahan anemia. Mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Buah Delima Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Pada Ibu Hamil. Mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu hamil tentang manfaat mengonsumsi buat delima untuk peningkatan kadar haemoglobin pada ibu hamil trimester I. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang Konsumsi Buah Delima di Klinik Bidan Eka Sriwahyuni mayoritas memiliki pengetahuan kurang sebanyak 10 orang (50,0%), dan cukup 7 orang ( 35,0%),dan minoritas memiliki pengetahuan baik sebanyak 3 orang (15,0%).  Tahun 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap ibu hamil tentang Konsumsi Buah Delima mayoritas memiliki sikap Tidak setuju. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 9 orang ibu hamil yang memiliki sikap setuju sebagian besar sudah Konsumsi Buah Delima sebanyak 6 orang, dan ibu hamil yang tidak Konsumsi Buah Delima sebanyak 3 orang. Sedangkan dari 11 orang yang memiliki sikap Tidak setuju, sebanyak 10 orang tidak melakukan Konsumsi Buah Delima dan hanya 1 orang yang pernah melakukan Konsumsi Buah Delima.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayu Lestari Nurjanah, N., & Aulia Umami, D. (2023). Efektivitas Pemberian Buah Delima Terhadap Perubahan Haemoglobin Pada Ibu Hamil Effectiveness Of Feeding Beets On Changes In Haemoglobin In Pregnant Women. 13(1). http://ejournal.politeknikkesehatankartinibali.ac.id/index.php/JGKCahya, W., Listya Fitriani, A., Aldy Mandaty, F., & Karya Husada Semarang, S. (2021)

Cahya, W., Listya Fitriani, A., Aldy Mandaty, F., & Karya Husada Semarang,S. (2021).

Carolin, B. T., Syamsiah, S., & Deresiyana, D. (2021). Perbedaan pemberian jambu biji merah (psidium guajava) dan Delima (beta vulgaris) terhadap kadar Haemoglobin ibu hamil. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 5(2), 96–105. https://doi.org/10.36341/jomis.v5i2.1517

Setyiyaningsih, S., Widayati, W., & Kristiningrum, W. (2020). Keefektifan. Jus Buah Delima Dan Lemon Dalam Kenaikan Kadar Haemoglobin Pada Ibu Hamil. Jurnal Kebidanan Malahayati, 6(1), 71–76. https://doi.org /10.33024/jkm.v6i1.2350

Suhesti, C., & Yuliana, D. (n.d.). Efektivitas Jus Buah Delima, Lemon Dan Madu Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Ibu Hamil Dengan Anemia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 2024(6), 115–121

Wahyu Pujiwati, Ageng Septa Rini, Salfia Darmi Inovatif: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial 4 (3), 323-333, 2024Verantika Dewi Saraswati1, Anggie Pradana Putri2, Rina Tri Handayani31,2,3 Program Studi D3 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, Indonesia2Global Lubna Jaya, Indonesia

Published

2026-07-19

How to Cite

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil terhadap Manfaat Konsumsi Buah Delima. (2026). Journal of Golden Generation Health, 2(2), 1-16. https://doi.org/10.65244/jggh.v2i2.996

Similar Articles

11-13 of 13

You may also start an advanced similarity search for this article.